Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dosen Teknik Mesin UMS Berdayakan Petani Jamur Tiram Krajan lewat Inovasi Baglog Mandiri

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 16 September 2025 11:45 WIB
Dosen Teknik Mesin UMS Berdayakan Petani Jamur Tiram Krajan lewat Inovasi Baglog Mandiri
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama kelompok pembudidaya jamur tiram Krajatani di Desa Krajan, Kecamatan Weru, Sukoharjo. (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama kelompok pembudidaya jamur tiram Krajatani di Desa Krajan, Kecamatan Weru, Sukoharjo.

Ketua tim pengabdian, Dessy Ade Pratiwi, mengungkapkan program ini merupakan bagian dari hibah pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan fokus penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi baglog atau media tanam jamur tiram.

“Desa Krajan dipilih karena sejak awal masyarakatnya sudah membudidayakan jamur tiram. Namun, media tanam atau baglog yang digunakan masih dibeli dari pihak luar dengan harga relatif mahal. Padahal, minat pembeli jamur tiram di kawasan ini sangat tinggi, bahkan sering kali stok jamur tidak mampu memenuhi permintaan pasar,” ungkap Dessy, Senin (15/9/2025).

Kondisi petani jamur tiram di Desa Krajan juga masih minim pengetahuan mengenai pengelolaan jamur. Selama ini, mereka hanya berfokus pada memanen tanpa memahami perawatan yang tepat. Peralatan yang digunakan pun masih sederhana, sehingga hasil budidaya kurang maksimal.

“Melihat potensi pasar yang besar tetapi produksi jamur tiram terbatas, tim dosen UMS menghadirkan gagasan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk membantu petani membuat media tanam secara mandiri,” ujarnya.

Tim dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama kelompok pembudidaya jamur tiram Krajatani di Desa Krajan, Kecamatan Weru, Sukoharjo.

Tim dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bersama kelompok pembudidaya jamur tiram Krajatani di Desa Krajan, Kecamatan Weru, Sukoharjo. (Humas)

Hal ini juga menjawab kebutuhan masyarakat Kecamatan Weru dan sekitarnya yang sangat tinggi terhadap jamur tiram. “Terutama karena banyak pedagang mengolah jamur menjadi berbagai produk makanan,” papar dosen Teknik Mesin UMS itu.

Dalam pengabdian ini, tim dosen UMS memperkenalkan rancangan mesin pencampur bahan baglog semi otomatis yang dirancang untuk skala usaha mikro. Mesin ini mampu mempercepat proses pencampuran bahan seperti serbuk kayu, dedak, dan kapur atau dolomit dengan hasil lebih konsisten.

Anggota kelompok Krajatani juga mendapat pelatihan intensif terkait teknik sterilisasi baglog menggunakan drum uap, proses inokulasi bibit jamur secara higienis, serta manajemen produksi yang efisien.

“Melalui hibah dari Kemdiktisaintek, kami ingin menghadirkan inovasi yang bisa langsung diterapkan oleh masyarakat desa, dengan pemberian tiga mesin yaitu mesin mixer bahan, mesin press baglog, dan mesin sterilisasi. Harapannya, petani bisa mandiri dalam pembuatan baglog tanpa harus bergantung pada pemasok,” jelas Dessy.

Setelah pendampingan dan penerapan mesin, kelompok Krajatani berhasil meningkatkan produktivitas. Dampaknya, hasil panen jamur tiram semakin meningkat dan pendapatan petani ikut terdongkrak. “Sekarang, dengan bantuan mesin dan pelatihan dari UMS, kami petani jamur tiram jadi bisa memproduksi baglog sendiri tanpa harus menunggu pasokan dari luar kota,” ungkap Suyatno, ketua kelompok Krajatani.

Program ini menunjukkan sinergi nyata antara dunia akademik dan masyarakat desa dalam menciptakan solusi berbasis kebutuhan lokal. Tim dosen UMS berharap pengabdian ini dapat direplikasi di desa-desa lain yang memiliki potensi serupa. “Pengabdian ini bukan sekadar transfer teknologi, tapi juga membangun semangat kemandirian dan inovasi di tingkat akar rumput,” ujar Dessy.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...