Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lepas Sukarelawan Kesehatan ke Lokasi Bencana di Sumatra

Thontowi Jauhari, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 3 Januari 2026 17:35 WIB
RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lepas Sukarelawan Kesehatan ke Lokasi Bencana di Sumatra
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Jajaran direksi RS PKU 'Aisyiyah Boyolali saat melepas dua sukarelawan kesehatan menuju lokasi bencana di Sumatra, Jumat (2/1/2025). {Humas].

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali melepas dua sukarelawan kesehatan, dokter Della Bintari Pratiwi dan Argian Prihatnala, untuk bertugas di daerah terdampak banjir di Sumatra, Jumat (2/1/2026). Keduanya akan bergabung dalam satu Tim Kesehatan bersama RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta.

Tim sukarelawan dijadwalkan berangkat ke lokasi bencana melalui Bandara Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (3/1/2026) dan akan melaksanakan tugas kemanusiaan selama dua pekan, mulai 4 Januari hingga 17 Januari 2026, di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.  Direktur RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali, dokter Zahrosofi Ahmadah, dalam sambutan pelepasan sukarelawan berpesan agar penugasan tersebut diniatkan sebagai ibadah.  “Ibadah bukan hanya ritual seperti salat, puasa, atau haji. Ibadah memiliki makna yang luas, yakni seluruh aktivitas yang diwujudkan sebagai bentuk ketaatan total kepada Allah dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.  Acara pelepasan sukarelawan tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan, Thontowi Jauhari, serta Kepala Bidang Administrasi dan SDI (Sumber Daya Insani), Purwani.

Menurut Zahrosofi, membantu meringankan penderitaan para korban bencana merupakan bentuk ibadah kemanusiaan yang bernilai tinggi, bahkan dapat dimaknai sebagai jihad kemanusiaan. “Oleh karena itu, kami berharap dr. Della dan Mas Yayo menjalani tugas ini dengan penuh keikhlasan. Tanpa keikhlasan, pekerjaan berat akan terasa semakin berat. Dengan keikhlasan, pekerjaan seberat apa pun akan menjadi ringan. Seberat apa pun tugas sukarelawan, penderitaan korban bencana jauh lebih berat,” tuturnya.

Ia juga berharap keberkahan dari pengabdian para sukarelawan dapat mengalir kepada RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali sehingga rumah sakit ini semakin menjadi unggul dan berkemajuan.  Menjadi relawan kemanusiaan, jelasnya, merupakan bagian dari sikap takwa, yakni ketaatan kepada Allah. Manusia diperintahkan untuk saling menolong dan menebarkan kasih sayang. Orang-orang bertakwa dijanjikan kemudahan oleh Allah, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Sementara itu, dalam kata pamitannya, Della Bintari Pratiwi mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan pimpinan rumah sakit.  “Bagi saya, ini adalah panggilan profesi. Saya telah lama menginginkan menjadi sukarelawan kesehatan di daerah bencana untuk mengamalkan ilmu kedokteran yang saya miliki. Ketika ditawari untuk berangkat ke Sumatra, saya langsung mengiyakan tanpa berpikir panjang,” ujarnya. Saat ditanya mengenai beratnya tugas sebagai sukarelawan kesehatan di daerah bencana, Della menjawab singkat, “Itu justru tantangan. Saya menyukai tantangan.”

MDMC Kerahkan Sukarelawan

Muhammadiyah melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengerahkan ratusan sukarelawan untuk memberikan layanan darurat bagi para penyintas banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Bencana tersebut dipicu hujan ekstrem akibat Siklon Seyar yang terjadi sejak 25 November 2025, sehingga menyebabkan kerusakan luas serta korban jiwa. MDMC telah mengirimkan tim asistensi tanggap darurat dan mengoordinasikan pengerahan tim-tim profesional dari regional Sumatra dan wilayah Jawa, termasuk Tim Kesehatan, sesuai kebutuhan daerah terdampak.

Menurut Purwani, yang juga merupakan anggota Tim Kesehatan Emergency Medical Team (EMT) PP Muhammadiyah, seluruh Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (RSMA) di Indonesia dikerahkan untuk mengirimkan tim medis.  “Pada prinsipnya, setiap RSMA diminta mengirimkan satu tim. Namun karena keterbatasan personel, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali mengirim dua sukarelawan yang bergabung dengan RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada Sabtu (3/1/2026), terdapat tiga tim yang diberangkatkan, yakni tim dari RS PKU Muhammadiyah UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, Brebes dan Tim gabungan dari RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali dan RS Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta. Pengiriman tim medis dari RSMA dijadwalkan secara bergilir hingga Februari 2026.

Berita Terbaru

Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...

Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...

Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...

Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....

BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...

Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...

Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...

Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...

UMS Bekali Pemuda Karang Taruna Jajar Keterampilan Las Listrik

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali pemuda Karang Taruna RW VIII Kampung Kraton Ulo, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Surakarta,...

Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Peran Pers Berkemajuan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pers harus ditempatkan sebagai pilar keempat demokrasi. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam...

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Terima Sertifikat Wartawan Utama Khusus dari Dewan Pers

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir sampaikan Orasi Ilmiah dalam rangka Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026 dan penyerahan kartu dan sertifikat...

Masjid Nurul Hidayah Mojo Solo Torehkan Prestasi di CRM Award Jateng

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Masjid Nurul Hidayah Mojo, Kota Solo, meraih Juara Harapan 1 Masjid Unggulan Jawa Tengah dalam Lomba Expo dan Cabang Ranting Masjid (CRM)...