
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan 44 tenaga perawat profesional melalui Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS, Rabu (13/5/2026), di Hotel Mercure Solo.
Kegiatan ini dihadiri Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, jajaran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), pimpinan FIK UMS, mitra rumah sakit, serta orang tua mahasiswa.
Ketua Program Studi Profesi Ners FIK UMS, Kartinah, menyampaikan 44 mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 30 dinyatakan lulus berdasarkan Surat Keputusan Rektor UMS Nomor 67/KEP-R/2026. “Mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 30 dinyatakan lulus setelah menempuh 36 SKS yang seluruhnya merupakan praktik klinik di rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan lainnya,” jelasnya.
Capaian akademik Angkatan 30 terbilang membanggakan. Sebanyak 96 persen mahasiswa dinyatakan lulus Uji Kompetensi (UKOM) CBT dan OSCE. Rata-rata IPK mencapai 3,79 dengan IPK tertinggi sempurna 4,00. Hingga kini, total alumni Program Profesi Ners FIK UMS telah mencapai 1.804 orang.
Perwakilan DPW PPNI Jawa Tengah, Arwani, menegaskan sumpah profesi Ners bukan sekadar seremoni, tetapi momentum spiritual dan penguatan komitmen profesi. Ia mengaitkan pelaksanaan sumpah dengan momentum Hari Perawat Internasional bertema “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives.” “Perawat adalah profesi yang ada di seluruh dunia. Pengakuan global ini harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan kualitas diri,” ungkapnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan 44 tenaga perawat profesional melalui Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS, Rabu (13/5/2026), di Hotel Mercure Solo. (Humas)
Arwani juga memperkenalkan akronim “BISA” sebagai bekal lulusan, yakni Bismillah, Ikhlas, Sabar, dan Alhamdulillah. “Letakkan adab dan etika di atas ilmu. Karena sering kali masalah di lapangan bukan pada kompetensi, tetapi pada sikap dan adab,” tegasnya.
Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menegaskan profesi perawat harus dijalankan sebagai bagian dari pengabdian sekaligus ibadah. “Bekerja itu bukan hanya duniawi, tetapi juga bernilai transendental, mengharap ridha Allah Swt.,” ujarnya.
Harun memaparkan penguatan jejaring internasional UMS di bidang kesehatan, termasuk kerja sama dengan berbagai institusi di Rusia, Uzbekistan, hingga Selandia Baru, serta peluang pengembangan karier lulusan di Jepang, Taiwan, Hongkong, dan negara mitra lainnya. Ia juga menekankan konsep “4B” bagi lulusan, yakni Berbakti kepada orang tua, Be Champion, Be Different, dan Be Pelopor.
Perwakilan mahasiswa Profesi Ners Angkatan 30, Heningdyah Sekar Trifa, menggambarkan perjuangan panjang selama menjalani pendidikan profesi dengan penuh semangat. “Kami lebih sering melihat matahari terbit di rumah sakit daripada di rumah sendiri,” ujarnya disambut tawa hadirin.
“Semoga kami tidak hanya dikenang sebagai mahasiswa remedial, tetapi sebagai alumni yang mengharumkan nama UMS,” ucapnya.
Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...
Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...
Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....
BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...
Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UMS Skrining Keseimbangan Lansia
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk...
118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7,...
Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...
Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...
UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...
Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...
Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...
UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...






