
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Peluang tenaga kesehatan Indonesia untuk berkarier di Jepang terus meningkat seiring kebutuhan industri kesehatan negeri Sakura yang kian tinggi. Merespons tren tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat jejaring global melalui kolaborasi dengan LPK Shinka dan Kenshokai Hamasaki yang membahas pelatihan, magang, hingga penempatan kerja lulusan di Jepang.
Dekan FIK UMS, Umi Budi Rahayu, menegaskan UMS siap menyiapkan calon tenaga kesehatan yang memenuhi standar internasional. Ia menyampaikan fakultas membuka peluang luas untuk memperluas skema kerja sama dengan kedua lembaga pelatihan tersebut.
“FIK UMS memiliki potensi besar untuk mengirim lulusan ke Jepang. Kami siap memfasilitasi kebutuhan pelatihan dan pemberangkatan tenaga kesehatan,” terang Dekan saat diwawancarai pada Jumat, (5/12/2025).
Perwakilan LPK Shinka, Habib, menjelaskan bahwa kolaborasi yang telah berjalan sebelumnya terbukti menghasilkan dampak nyata. Tujuh alumni UMS mengikuti program pada tahun lalu, dan tiga di antaranya sudah bekerja di Jepang.
Pelatihan dilakukan selama enam bulan, dilanjutkan tes dan masa tunggu izin serta visa. Seluruh jurusan dapat mengikuti program ini, meski bidang kesehatan tetap menjadi peserta utama. Dukungan juga datang dari Kenshokai Hamasaki yang diwakili Ishikawa.
Dalam diskusi bersama Wakil Dekan I FIK UMS yang telah berlangsung pada Selasa, (2/12/2025), turut dibahas sebaran alumni yang kini bekerja di Tokyo, Osaka, dan Hiroshima. Seluruh tenaga kerja ditempatkan melalui koordinasi BP2MI, dengan kemampuan bahasa Jepang sebagai syarat mutlak.
Jalur G to G
Skema penempatan mencakup jalur G to G dengan kuota sekitar 300 peserta, serta jalur non-G to G tanpa batas kuota. Habib melaporkan tingkat kelulusan sekitar 14%. “Peserta yang lolos perusahaan akan mendapatkan program lanjutan sebelum berangkat, termasuk pelatihan bahasa Jepang dari rumah disertai kompensasi,” kata Habib.
Dalam pertemuan tersebut, FIK UMS dan LPK Shinka juga menyusun rencana pembukaan kelas pengenalan bahasa Jepang sebanyak 10 kali pertemuan dan kelas intensif pada periode Maret dan Agustus. Kelas dibuka dengan minimal 15 peserta. Pelatihan dasar diberikan gratis, sedangkan program penuh dikenakan biaya Rp20.500.000.
Dekan FIK UMS menegaskan bahwa peluang kerja sama akan semakin besar apabila minat mahasiswa semakin tinggi. Fakultas akan melakukan sosialisasi ke tingkat program studi, termasuk bagi mahasiswa profesi ners setelah menyelesaikan UKOM dan Sumprof.
Sebagai tindak lanjut kolaborasi, LPK Shinka akan mengisi sesi sosialisasi pada Pelepasan Wisuda FIK UMS pada 19 Desember mendatang di Auditorium Moh. Djazman. Rekrutmen bagi mahasiswa Fisioterapi juga dijadwalkan pada 22 Desember, didahului presentasi program.
Melalui penguatan jejaring internasional ini, FIK UMS berharap semakin banyak lulusan yang berkesempatan bekerja di Jepang, dengan estimasi pendapatan Rp20–30 juta per bulan dan peluang peningkatan status visa setelah tiga tahun. Fakultas menegaskan komitmennya untuk membantu mahasiswa memenuhi standar global melalui penguatan kompetensi bahasa dan kesiapan kerja internasional.
Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...
IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...
Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...
Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...
Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...
Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...
KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...
Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...
Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...
Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....






