Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 8 Agustus 2026 06:30 WIB
Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat menyampaikan amanahnya pada pembukaan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Edutorium UMS, Jumat (7/8/2026}. [istimewa].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar harus menjadi ruang musyawarah yang melahirkan keputusan terbaik, memperkuat ikatan persaudaraan, serta merumuskan arah gerakan organisasi dalam menjawab tantangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Haedar saat membuka Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026).  Menurut Haedar, forum muktamar merupakan momentum strategis bagi Nasyiatul Aisyiyah untuk membahas berbagai persoalan organisasi, merumuskan program, sekaligus memproyeksikan peran organisasi pada masa mendatang.

“Tentang masalah, tantangan, program, dan proyeksi Nasyiatul Aisyiyah ke depan. Silakan untuk bermusyawarah dengan kecerdasan dan ilmu yang mencukupi,” tuturnya.  Ia menegaskan, tradisi musyawarah harus menjadi roh dalam setiap Muktamar Muhammadiyah maupun organisasi otonomnya. Musyawarah tidak hanya dimaksudkan untuk menghasilkan keputusan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebijaksanaan bersama.

“Jadikan forum-forum Muktamar kita sungguh-sungguh untuk wasyawirhum fil amri sebagaimana semangat bermusyawarah. Itulah yang menjadi jiwa muktamar-muktamar kita yang berjalan baik,” ujarnya.  Selain sebagai forum pengambilan keputusan, Haedar menilai muktamar juga harus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarkader. Menurutnya, persaudaraan yang dibangun atas dasar nilai dan komitmen ideologi Muhammadiyah merupakan fondasi penting dalam menjaga kekuatan organisasi.

Di tengah keragaman pandangan yang tumbuh di lingkungan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, maupun organisasi otonom lainnya, Haedar mengingatkan bahwa seluruh perbedaan tersebut harus dipersatukan oleh kasih sayang dan semangat kolektivitas.  “Kita disatukan. Dan itulah kekuatan kolektif kita. Keragaman dan perbedaan, insyaallah tidak akan membuat Muhammadiyah dan seluruh komponennya retak, karena ada kekuatan kasih sayang atas nama Allah untuk menjadikan organisasi kita sebagai wahana perjuangan dakwah dan tajdid,” tegasnya.

Komitmen Nilai-Nilai Dasar

Haedar juga mengajak seluruh peserta Muktamar untuk menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah yang telah diwariskan sejak awal berdirinya Persyarikatan. Menurutnya, seluruh amal usaha dan gerakan Muhammadiyah dibangun di atas komitmen menjalankan nilai ibadah sekaligus nilai-nilai organisasi yang telah teruji oleh perjalanan sejarah. Ke depan, Haedar berharap Muktamar mampu menghasilkan keputusan yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi proyeksi arah gerakan Nasyiatul Aisyiyah di tengah perubahan zaman.

“Proyeksi ke depan itu tidak linier karena di tengah-tengah kita ada perubahan zaman yang terjadi. Jadi proyeksikan ke depan Nasyiatul Aisyiyah mau seperti apa, berperan apa dalam kehidupan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta,” pesannya.

Menutup amanatnya, Haedar mengingatkan agar seluruh proses muktamar dijalani dengan semangat persaudaraan dan kegembiraan. Dinamika musyawarah, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam organisasi, namun tidak boleh mengurangi kebersamaan sebagai satu keluarga besar Muhammadiyah.

“Tetap mengedepankan kegembiraan, kebahagiaan, dan kebersamaan. Tidak usah tegang-tegangan,” imbuhnya.  Bagi Haedar, semangat musyawarah yang dilandasi ilmu, persaudaraan, dan kasih sayang akan menjadi modal utama bagi Nasyiatul Aisyiyah untuk melahirkan keputusan-keputusan terbaik serta memperkuat perannya dalam dakwah, pemberdayaan perempuan muda, dan kemajuan bangsa.

Berita Terbaru

288 Siswa SMP Muhammadiyah Al-Kautsar Jajal VR dan Roblox UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) dan platform...

RS UMS A.R. Fachrudin Layani Kesehatan Peserta Refleksi Milad ke-68 UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menerjunkan tim medis untuk memberikan layanan kesehatan kepada peserta Refleksi Hari Jadi ke-68 Universitas...

Ustaz Pujiono Bekali Kontingen HW Boyolali untuk Mahrojan Penghela di Pemalang

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Boyolali melepas 20 peserta kontingen Mahrojan Penghela yang akan berlaga di Pemalang pada 23–25 Oktober 2026. Pelepasan...

Milad ke-61, KOKAM Solo Tanamkan Keberanian Lewat Refleksi Sejarah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Solo akan menggelar kajian peringatan Milad ke-61 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) sekaligus nonton bareng film Kedung...

Desa Cerdas IMM Abduh UMS Perkuat Pendidikan dan Lingkungan

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (FAI UMS) menggelar Pengabdian dan Pemberdayaan Organisasi (PPO)...

RS UMS A.R. Fachrudin Ajukan Verifikasi Ambulans Gawat Darurat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit UMS A.R. Fachrudin mengajukan verifikasi rekomendasi Ambulans Gawat Darurat kepada Dinas Kesehatan Kota Solo, Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

FGM Boyolali Perkuat Dakwah dan Penerimaan Siswa Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, mengajak guru dan pengelola sekolah Muhammadiyah meninggalkan jejak kebaikan selama mengemban amanah. Ia juga mendorong...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

MI Muhammadiyah 01 Manyaran Karanggede Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasinan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami krisis air bersih, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, Kab. Boyolali menyalurkan bantuan air bersih...

UMS Peringkat 1 PTS dan 5 Nasional dalam THE WUR 2027

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) dan peringkat kelima secara nasional dalam Times Higher Education (THE) World University...