
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Prestasi membanggakan kembali hadir dari alumni Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Saminur Fauzan, yang saat ini melanjutkan studi Master by Research di International Islamic University Malaysia (IIUM).
Ia menekankan peluang beasiswa riset masih sangat terbuka luas, hanya saja masih banyak mahasiswa yang belum mendapatkan informasi terkait kesempatan tersebut. Fauzan menceritakan awal mula ia mendapatkan kesempatan studi melalui jalur Master by Research atau studi lanjut S2 jalur riset.
“Awalnya saya mencari di LinkedIn, melihat berbagai peluang master riset. Setelah menemukan yang sesuai bidang, saya mencoba mendaftar, melalui seleksi berkas hingga wawancara. Alhamdulillah akhirnya diterima,” jelasnya, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, program Master by Research memiliki keuntungan berbeda dibanding studi berbasis coursework yang umum ditemui di Indonesia. Mahasiswa akan terlibat langsung dalam proyek penelitian nyata sesuai minatnya. “Belajarnya learning by doing. Kami fokus pada apa yang kita suka karena riset bisa dipilih sendiri,” imbuhnya.
Jalan Pintas Menuju Doktor
Selain itu, jalur riset juga membuka peluang besar untuk upgrade langsung ke jenjang doktor tanpa harus menyelesaikan S2 penuh. “Di Malaysia dan Inggris itu bisa 1 tahun master lalu upgrade ke PhD dua tahun. Sangat prestis dan banyak dibutuhkan di dunia profesional,” katanya.
Saat ini, Fauzan menjalankan penelitian multidisiplin terkait Malnutrition Sarcopenia Syndrome yang menyerang lansia dengan usia di atas 60 tahun. Ia menggagas protokol layanan terintegrasi yang melibatkan tenaga gizi, dokter, dan fisioterapis agar deteksi dan manajemen intervensi dapat dilakukan cepat dan tepat.
“Selama ini malnutrisi dan sarcopenia hanya ditangani terpisah. Padahal keduanya sangat berkaitan, dan bila tidak ditangani dapat meningkatkan risiko kematian serta memperpanjang masa perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.
Penelitian tersebut juga ditargetkan memiliki banyak luaran, seperti patent, dua artikel Scopus, hingga rekomendasi kebijakan kesehatan bagi Kementerian Kesehatan Malaysia dan panduan layanan rumah sakit. Riset ini disebut menjadi penelitian pertama di Asia Tenggara untuk penyakit yang semakin mendapat perhatian global tersebut.

Prestasi membanggakan kembali hadir dari alumni Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Saminur Fauzan, yang saat ini melanjutkan studi Master by Research di International Islamic University Malaysia (IIUM). (Humas)
Bagi Fauzan, pengalaman sebagai Graduate Research Assistant menjadi nilai profesional yang sangat berharga. Bahkan ia menyebut industri luar negeri membuka kebutuhan peneliti lintas disiplin yang jauh lebih besar dibanding di Indonesia.
“Di luar negeri, lulusan Master by Research dan PhD bisa masuk industri, menjadi penasehat, chairman, hingga tim ahli. Karena industri di sana banyak yang menciptakan dan meneliti sesuatu yang baru,” jelasnya.
Fauzan memiliki harapan besar atas riset yang ia jalani saat ini. Selain bermanfaat bagi dunia kesehatan di Malaysia, ia ingin hasil penelitiannya dapat dibawa pulang untuk memperbaiki layanan kesehatan lansia di Indonesia. “Populasi lansia terus meningkat. Penelitian ini diharapkan bisa digunakan di berbagai negara termasuk Indonesia, bahkan menjadi bagian dari konsensus global,” tuturnya.
Sebagai alumni UMS, ia ingin terus berkiprah dan membawa nama baik bangsa. “Semoga bisa memberi manfaat luas, membuat kebijakan positif untuk kesejahteraan lansia, dan menjadi kebanggaan diaspora Indonesia serta alumni UMS,” ujarnya.
UMS Lantik 30 Dokter Baru, Siap Layani Pasien dengan Senyum dan Sabar
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Profesi Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah profesi dokter ke-57, Rabu (4/3/2026), di Hotel...
Menyibak Tren Olahraga, Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa...
Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses...
Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang
Ramadan selalu membawa perubahan ritme. Masjid lebih hidup, silaturahmi lebih hangat, dan malam terasa lebih panjang. Namun, di banyak rumah, perubahan itu juga berarti satu...
Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Luncurkan Buku Ajar untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Inovasi intervensi non-farmakologis kembali lahir dari dunia akademis. Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Prima Trisna Aji, resmi meluncurkan buku ajar berjudul...
Virus Nipah Viral, Perlukah Masyarakat Indonesia Khawatir?
Belakangan ini, virus Nipah kembali menjadi perbincangan publik. Berbagai pemberitaan dan unggahan di media sosial menyebut virus ini sebagai penyakit berbahaya dengan tingkat kematian tinggi....
Ketika Influencer Menjadi Dokter Dadakan
Di beranda ponsel kita, influencer dengan kulit bening dan badan ideal menawarkan “jalan pintas” seperti: kapsul penurun berat badan yang “aman karena herbal”, gummy peningkat...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Raih Dua Penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali meraih prestasi dengan memperoleh dua penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta dalam Pertemuan Penguatan Komitmen Mutu Layanan dan Kerja...
Hari Kusta Sedunia, FK UMS Ajak Warga Ubah Stigma Menuju Empati
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi dengan kasus penyakit kusta dengan total 12.798 kasus baru terutama pada daerah-daerah tropis. Menjawab hal tersebut, Fakultas Kedokteran (FK)...
Dinkes Solo-SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Sinergi Bangun Fondasi Generasi Emas 2045
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kesehatan merupakan aset paling berharga bagi sebuah bangsa, terutama dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. Menyadari hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo...
UMS Perkuat Panularan Peduli TBC dan Berketahanan Iklim dengan Energi Bersih
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan terobosan baru dalam upaya pencegahan Tuberkulosis (TBC) dan adaptasi iklim dengan memasang sistem panel surya di Rusunawa I Begalon...
Pelayanan Inklusif dan Standar Tinggi, RS UMS A.R. Fachrudin Siap Layani Warga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) AR Fachrudin terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi bagi seluruh...





