Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Geber Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

Adi, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 25 November 2025 13:19 WIB
UMS Geber Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), menyelenggarakan  Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten, Sabtu, (22/11/2025) di Kantor PPDK Klaten. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), menyelenggarakan  Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten, Sabtu, (22/11/2025) di Kantor PPDK Klaten.

Kegiatan itu sebagai rangkaian dari program peningkatan kapasitas pengrajin batik difabel, Acara merupakan tindak lanjut dari workshop sebelumnya, dan merupakan rangkaian kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Kerja sama tersebut terlaksana dalam Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang berjudul ‘Penerapan Instalasi Alat Bantu Ramah Disabilitas Sebagai Sarana Meningkatkan Produktivitas Pengrajin Difabel untuk Mendukung Produk Unggulan Batik Shibori dan Batik Ciprat yang Ramah Lingkungan.’

Ketua tim pengabdian, Dyah Widi Astuti. menyebut kegiatan kali ini menjadi keberlanjutan dari program. “Bila workshop sebelumnya membekali pengrajin dengan keterampilan memperkenalkan produk, kegiatan kali ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan oleh penyandang disabilitas,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Narasumber dari Teknik Industri UMS, Indah Pratiwi, memberikan penjelasan mendetail mengenai dua inovasi alat yang dirancang khusus untuk mendukung proses produksi batik:

  1. Alat Lorod yang membantu penghilangan malam dengan lebih cepat dan aman.
  2. Alat Jemur berbasis katrol yang memudahkan pengrajin menaikkan dan menurunkan kain tanpa membutuhkan kekuatan fisik berlebih, sehingga lebih inklusif bagi pengrajin dengan mobilitas terbatas.

Indah juga menjelaskan prinsip kerja, keselamatan penggunaan, serta manfaat ergonomi yang menjadi dasar pengembangan kedua alat tersebut. “Kami ingin menghadirkan alat yang bukan hanya canggih, tetapi juga benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengrajin di lapangan. Fokusnya adalah keamanan, efisiensi, dan kemudahan operasional bagi penyandang disabilitas,” jelas Indah.

Para pengrajin difabel juga mencoba langsung menggunakan kedua alat tersebut dengan pendampingan tim teknis. Praktik dilakukan dengan pendekatan step-by-step atau langkah demi langkah sehingga seluruh peserta dapat memahami fungsi dan alur kerja alat secara utuh.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), menyelenggarakan  Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten, Sabtu, (22/11/2025) di Kantor PPDK Klaten.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), menyelenggarakan  Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten, Sabtu, (22/11/2025) di Kantor PPDK Klaten. (Humas)

Pengrajin memberikan respons sangat positif, terutama karena kedua alat dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan yaitu untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, mempercepat proses produksi dan mengurangi beban fisik terutama dalam proses penjemuran kain.

Untuk memastikan keberlanjutan penggunaan alat, kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi berupa umpan balik langsung. Beberapa masukan didapatkan meliputi;

  1. Penyesuaian stabilitas rak jemur agar tidak bergoyang saat hanya sedikit kain yang dijemur
  2. Pembersihan malam dari alat lorod agar tidak tersumbat.

Hasil evaluasi akan digunakan tim Pengabdian Masyarakat untuk melakukan penyempurnaan alat, sehingga dapat menjadi perangkat yang benar-benar membantu aktivitas produksi pengrajin batik disabilitas di Klaten.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Dyah Widi Astuti menegaskan UMS bersama PPDK Klaten komitmen untuk mendukung pemberdayaan pengrajin difabel, memberikan akses pada teknologi yang inklusi, dan membangun ekosistem produksi batik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kami memastikan bahwa setiap kegiatan tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut pada pendampingan dan penyempurnaan alat agar benar-benar bermanfaat bagi para pengrajin,” ujarnya. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas produksi batik lokal, tetapi juga memperluas kesempatan ekonomi bagi pengrajin difabel di wilayah Klaten.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...