Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran UMS Terangi Dakwah di Komunitas Mualaf Mentawai

Najihus/Fika, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 7 November 2025 13:59 WIB
Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran UMS Terangi Dakwah di Komunitas Mualaf Mentawai
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dakwah Islam di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, berjalan dalam keterbatasan. Namun semangat para dai muda Muhammadiyah tak pernah padam. Di tengah kondisi alam yang menantang dan akses yang terbatas, mereka terus berikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam di tengah komunitas mualaf dengan cara yang bijak, membumi, dan penuh keteladanan. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dakwah Islam di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, berjalan dalam keterbatasan. Namun semangat para dai muda Muhammadiyah tak pernah padam. Di tengah kondisi alam yang menantang dan akses yang terbatas, mereka terus berikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam di tengah komunitas mualaf dengan cara yang bijak, membumi, dan penuh keteladanan.

Para dai yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus melanjutkan kegiatan dakwah dan pendampingan mualaf di beberapa titik pemukiman di Kepulauan Mentawai. Salah satu di antaranya adalah Muhammad Agus, mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang tengah menjalankan tugas pengabdian dakwah di wilayah tersebut.

Menurut Agus, medan dakwah di Mentawai tidaklah mudah. Akses menuju perkampungan mualaf masih sulit ditempuh, terlebih ketika hujan atau badai datang secara tiba-tiba. Jalan yang rusak dan minimnya sarana transportasi membuat perjalanan dakwah sering kali harus dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan perahu kecil.

“Kami di sini tidak hanya berdakwah di masjid, tetapi juga mendatangi rumah-rumah warga mualaf. Kadang perjalanan bisa berjam-jam karena medan dan cuaca,” ungkap Agus pada Rabu (5/11/2025). Selain faktor geografis, keterbatasan sumber daya manusia juga menjadi tantangan tersendiri. Jumlah dai masih terbatas, sementara umat Islam, terutama para mualaf, membutuhkan pendampingan yang intensif.

Dakwah Islam di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, berjalan dalam keterbatasan. Namun semangat para dai muda Muhammadiyah tak pernah padam. Di tengah kondisi alam yang menantang dan akses yang terbatas, mereka terus berikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam di tengah komunitas mualaf dengan cara yang bijak, membumi, dan penuh keteladanan.

Dakwah Islam di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, berjalan dalam keterbatasan. Namun semangat para dai muda Muhammadiyah tak pernah padam. Di tengah kondisi alam yang menantang dan akses yang terbatas, mereka terus berikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam di tengah komunitas mualaf dengan cara yang bijak, membumi, dan penuh keteladanan. (Humas)

Meski begitu, para mubaligh muda binaan Pondok Shabran tetap berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga menjadi sahabat dan penolong bagi para mualaf dalam menjalani kehidupan baru mereka sebagai muslim.

Kegiatan dakwah yang dijalankan cukup beragam, mulai dari pengajian rutin mualaf, bimbingan membaca Al-Qur’an, hingga safari dakwah yang digelar setiap bulan. “Kalau jamaah sulit hadir karena bekerja di kebun atau melaut, kami manfaatkan waktu setelah shalat untuk menyampaikan kultum singkat,” tutur Agus.

Bersama masyarakat setempat, para dai juga menginisiasi program pemberdayaan ekonomi melalui usaha KripikMu. Program ini menjadi upaya nyata untuk membantu para mualaf dan warga sekitar agar mandiri secara ekonomi, sekaligus menegaskan bahwa dakwah tidak hanya berhenti di mimbar, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial dan kesejahteraan umat.

“Dakwah di sini lebih banyak dilakukan lewat keteladanan dan kebersamaan. Kami belajar, mendengar, dan tumbuh bersama masyarakat,” imbuhnya. Kehadiran para dai Pondok Shabran UMS di bawah koordinasi LDK PP Muhammadiyah menjadi bukti bahwa semangat Islam berkemajuan dapat tumbuh di mana pun.

Dengan kesabaran, keramahan, dan kepedulian, cahaya dakwah terus menyala di ujung barat Nusantara, menerangi hati, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan keimanan para mualaf di tengah keberagaman.

Berita Terbaru

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...