
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dakwah Islam di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, berjalan dalam keterbatasan. Namun semangat para dai muda Muhammadiyah tak pernah padam. Di tengah kondisi alam yang menantang dan akses yang terbatas, mereka terus berikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam di tengah komunitas mualaf dengan cara yang bijak, membumi, dan penuh keteladanan.
Para dai yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus melanjutkan kegiatan dakwah dan pendampingan mualaf di beberapa titik pemukiman di Kepulauan Mentawai. Salah satu di antaranya adalah Muhammad Agus, mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang tengah menjalankan tugas pengabdian dakwah di wilayah tersebut.
Menurut Agus, medan dakwah di Mentawai tidaklah mudah. Akses menuju perkampungan mualaf masih sulit ditempuh, terlebih ketika hujan atau badai datang secara tiba-tiba. Jalan yang rusak dan minimnya sarana transportasi membuat perjalanan dakwah sering kali harus dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan perahu kecil.
“Kami di sini tidak hanya berdakwah di masjid, tetapi juga mendatangi rumah-rumah warga mualaf. Kadang perjalanan bisa berjam-jam karena medan dan cuaca,” ungkap Agus pada Rabu (5/11/2025). Selain faktor geografis, keterbatasan sumber daya manusia juga menjadi tantangan tersendiri. Jumlah dai masih terbatas, sementara umat Islam, terutama para mualaf, membutuhkan pendampingan yang intensif.

Dakwah Islam di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, berjalan dalam keterbatasan. Namun semangat para dai muda Muhammadiyah tak pernah padam. Di tengah kondisi alam yang menantang dan akses yang terbatas, mereka terus berikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam di tengah komunitas mualaf dengan cara yang bijak, membumi, dan penuh keteladanan. (Humas)
Meski begitu, para mubaligh muda binaan Pondok Shabran tetap berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga menjadi sahabat dan penolong bagi para mualaf dalam menjalani kehidupan baru mereka sebagai muslim.
Kegiatan dakwah yang dijalankan cukup beragam, mulai dari pengajian rutin mualaf, bimbingan membaca Al-Qur’an, hingga safari dakwah yang digelar setiap bulan. “Kalau jamaah sulit hadir karena bekerja di kebun atau melaut, kami manfaatkan waktu setelah shalat untuk menyampaikan kultum singkat,” tutur Agus.
Bersama masyarakat setempat, para dai juga menginisiasi program pemberdayaan ekonomi melalui usaha KripikMu. Program ini menjadi upaya nyata untuk membantu para mualaf dan warga sekitar agar mandiri secara ekonomi, sekaligus menegaskan bahwa dakwah tidak hanya berhenti di mimbar, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial dan kesejahteraan umat.
“Dakwah di sini lebih banyak dilakukan lewat keteladanan dan kebersamaan. Kami belajar, mendengar, dan tumbuh bersama masyarakat,” imbuhnya. Kehadiran para dai Pondok Shabran UMS di bawah koordinasi LDK PP Muhammadiyah menjadi bukti bahwa semangat Islam berkemajuan dapat tumbuh di mana pun.
Dengan kesabaran, keramahan, dan kepedulian, cahaya dakwah terus menyala di ujung barat Nusantara, menerangi hati, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan keimanan para mualaf di tengah keberagaman.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





