
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi memperpanjang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi momentum penting bagi UMS untuk melanjutkan kolaborasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Wonogiri.
Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menyampaikan dalam sambutannya bahwa perpanjangan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen UMS untuk melanjutkan prinsip “lari jauh” dalam memberikan banyak dampak bagi masyarakat.
Ia menjelaskan “lari jauh” memiliki arti pembangunan jangka panjang yang dilakukan bersama-sama dengan mitra. “UMS ingin lari jauh, bukan lari cepat. Lari jauh itu harus dilakukan bersama-sama. Keberhasilan UMS tidak mungkin tercapai tanpa sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Wonogiri,” ungkap Harun, Kamis (16/10/2025).
Ia melanjutkan, UMS masuk ke dalam 10 besar peringkat berdasarkan THE (Times Higher Education) World University Rankings sekaligus menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik. Ia mengungkap salah satu faktornya adalah UMS memiliki 80 program studi termasuk 12 program pasca sarjana.
Pengembangan Jaringan
Harun juga memaparkan mengenai pengembangan jaringan Institusi Muhammadiyah. UMS menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Antarbangsa Malaysia (UMAM) yang sedang proses transformasi di Kementrian Malaysia. Saat ini, Universitas Muhammadiyah Indonesia (UNISMA) Bekasi juga telah berdiri sejak 28 Agustus 2025.
“Saat ini saya ditugasi oleh Badan Pembina (BP) untuk menjadi Ketua Presiden Akuisisi UNISMA. Jadi muhammadiyah saat ini, di samping punya untuk di luar negeri, namanya UMAM, Universitas Antarabangsa di Malaysia. Saat ini Muhammadiyah juga telah mendirikan Universitas baru, yakni UNISMA yang berdiri sejak 28 Agustus kemarin,” jelasnya.
Perpanjangan kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen dalam membangun kesejahteraan masyarakat bersama. Harun menegaskan komitmen UMS dalam pendidikan, tidak hanya melakukan pembelajaran teori dalam kelas, tetapi juga belajar bersama dengan terjun secara langsung bersama masyarakat. “Tidak hanya melakukan learning to know di kelas, tetapi juga learning to do dan learning to live together bersama masyarakat,” tegas Rektor UMS itu.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, memaparkan profil Wonogiri. Kabupaten Wonogiri terdiri dari 25 kecamatan, 251 desa, dan 43 kelurahan dengan total penduduk 1.054.623 jiwa. Setyo mengungkap angka kemiskinan di Wonogiri mengalami penurunan sebanyak 1,1%. “Berdasarkan survei sosial ekonomi nasional angka kemiskinan kami ini sudah turun satu, menjadi satu digit di 9,59, tentunya ini merupakan satu peningkatan yang luar biasa karena turun 1,1,” jelasnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi memperpanjang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi momentum penting bagi UMS untuk melanjutkan kolaborasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Wonogiri. (Humas)
Ia juga memaparkan saat ini pemerintah Kabupaten Wonogiri telah menjalankan berbagai program unggulan, diantaranya pendidikan gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta beasiswa bagi pemuda berprestasi.
Program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi telah berjalan sejak 2024 dengan meng-cover 818 mahasiswa. “Jadi dengan adanya efisiensi ini alokasi beasiswa kami turunkan menjadi Rp7,5 miliar yang akan mencakup sekitar 605 mahasiswa,” ungkapnya.
Dalam sesi wawancara, Bupati Wonogiri menyatakan bukti nyata dari kolaborasi bersama UMS adalah masyarakat menjadi terdukasi melalui penelitian-penelitian yang dilakukan mahasiswa maupun dosen. “Masyarakat kami menjadi teredukasi dengan adanya kerja sama ini. Mahasiswa dan staff pengajar melakukan penelitian yang memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat sehingga bisa tumbuh berkembang, terutama dalam bidang ekonomi dan pendidikan,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, bukti nyata adanya kerjasama ini adalah adanya program pendampingan UMKM, UMS telah memberikan pendampingan dalam hal packaging dan penyajian produk. Hal ini sangat berdampak bagi pelaku UMKM Kabupaten Wonogiri.
Dengan perpanjangan MoU yang dilaksanakan pada Rabu, (15/10/2025) itu, UMS dan Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, demi kemajuan bersama dan kesejahteraan masyarakat Wonogiri.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





