PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih Online ke-195 dengan tema “Hukum Perayaan Ulang Tahun, Milad, dan Sejenisnya” pada Selasa, (14/10/2025). Kajian rutin ini menghadirkan narasumber Yayuli selaku kepala Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS dan salah satu dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS.
Dalam pemaparannya, dosen yang kerap disebut KH. Jazuli al-Demaky itu menjelaskan prinsip-prinsip dasar dalam muamalah yang menjadi fondasi dalam memahami hukum suatu perbuatan, termasuk perayaan ulang tahun (ultah) maupun milad. “Dalam muamalah, segala bentuk aktivitas pada dasarnya adalah mubah (boleh) selama tidak ada dalil yang mengharamkannya,” jelasnya, Selasa.
Ia menegaskan empat prinsip utama dalam muamalah, yaitu:
- Segala bentuk muamalah pada dasarnya mubah.
- Harus dilakukan secara sukarela, tanpa unsur paksaan.
- Mengandung kemanfaatan dan menghindari kemudharatan.
- Berlandaskan nilai keadilan dan tidak menimbulkan kezaliman.
Lebih lanjut, Jazuli menyoroti perbedaan antara perayaan ulang tahun secara umum dan milad yang memiliki nilai syiar dan dakwah. Ia merujuk pada QS. Ali Imran ayat 104, bahwa kata “ummatun” dalam ayat tersebut mengandung makna adanya kesamaan ideologi, visi, misi, dan tujuan dalam melakukan suatu kegiatan bersama.
Hal ini, menurutnya, dapat menjadi dasar kebolehan bagi suatu organisasi Islam untuk mengadakan peringatan milad sebagai bentuk syiar dan penguatan identitas perjuangan. Selain itu, ia juga mengutip QS. Al-A’raf ayat 199, yang mengandung pesan agar setiap amal perbuatan dilakukan dengan kebaikan, manfaat, dan menjauhi keburukan.
“Apabila milad diselenggarakan dengan semangat syiar dakwah, memperkuat ukhuwah, dan menambah kemanfaatan, maka hal tersebut diperbolehkan,” terangnya. Namun, ia mengingatkan bahwa bentuk-bentuk perayaan yang mengandung unsur kemusyrikan, menyerupai tradisi non-Islam, atau menimbulkan keburukan perlu dihindari.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih Online ke-195 dengan tema “Hukum Perayaan Ulang Tahun, Milad, dan Sejenisnya” pada Selasa, (14/10/2025). Kajian rutin ini menghadirkan narasumber Yayuli selaku kepala Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS dan salah satu dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. (Humas)
Salah satunya adalah tradisi meniup lilin yang memiliki akar mitologis dari kepercayaan Yunani Kuno, yaitu pemujaan terhadap Dewi Artemis, di mana asap lilin dianggap sebagai penghantar doa kepada dewi tersebut.
“Hal seperti ini tidak dianjurkan karena menyerupai suatu kaum, sebagaimana sabda Nabi, Man tasyabbaha bi qawmin fahuwa minhum, yang artinya barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka,” jelasnya.
Menutup kajian, Jazuli menegaskan bahwa peringatan Milad Muhammadiyah maupun Milad UMS termasuk kegiatan yang diperbolehkan karena sarat dengan nilai dakwah dan sejarah perjuangan. “Kegiatan seperti ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap para tokoh dan pendiri yang telah berjuang dalam mendirikan persyarikatan serta lembaga pendidikan Islam,” ujarnya.
Kajian Tarjih Online UMS sendiri menjadi agenda rutin yang digelar setiap pekan dengan tema-tema aktual seputar fiqih, aqidah, dan kehidupan sosial modern. Kegiatan ini terbuka bagi sivitas akademika UMS dan masyarakat umum.
Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...
IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...
Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...
Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...
Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...
Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...
KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...
Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...
Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...
Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....







