Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Habib Umar bin Hafidz di UMS Tegaskan Harta Dunia Tak Jamin Selamat, Ajak Amalkan Zikir Pelindung Ekonomi

Hana Jihan Fadhila, Editor: Sholahuddin
Kamis, 16 Oktober 2025 16:44 WIB
Habib Umar bin Hafidz di UMS Tegaskan Harta Dunia Tak Jamin Selamat,  Ajak Amalkan Zikir Pelindung Ekonomi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Suasana Tabligh Akbar Spesial bersama Al Habib Umar bin Hafidz di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (13/10/2025). Acara yang terselenggara sebagai rangkaian International Islamic. [Istimewa].

COLOMADU, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ulama asal Tarim, Yaman, Al Habib Umar bin Hafidz, menegaskan bahwa harta dan jabatan duniawi tidak menjamin keselamatan di akhirat. Pesan tersebut disampaikan dalam Tabligh Akbar Spesial yang menjadi bagian dari International Islamic Education Fair (IIEF) 2025 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (13/10/2025).

Dalam tausiahnya, Habib Umar membahas hakikat kerugian sejati (khusranul mubin). Menurutnya, kerugian hakiki di akhirat bukan kehilangan harta, melainkan kehilangan diri dan keluarga akibat kelalaian dalam menyucikan diri serta menelantarkan pendidikan agama. “Katakanlah, orang-orang yang rugi di hari kiamat bukan yang kehilangan hartanya, melainkan dirinya yang disiksa di neraka. Itulah kerugian yang nyata,” ujarnya.

Merujuk pada Surah Al-Asr, Habib Umar menekankan empat pilar utama agar terhindar dari kerugian abadi, yakni iman, amal saleh, saling menasihati dalam kebenaran (tawashau bil haq), dan saling menasihati dalam kesabaran (tawashau bis shabr). Ia menegaskan, tanpa empat hal itu, manusia tetap merugi meskipun memiliki kekuasaan atau kekayaan. “Tidak bisa terhindar dari kerugian jika tidak memiliki sifat ini, sekalipun dia presiden, menteri, atau miliarder,” tuturnya.

Lebih lanjut, Habib Umar menjelaskan bahwa amal saleh mencakup pelaksanaan salat lima waktu, zakat, berbakti kepada orang tua, serta menjauhi perbuatan nista. Wasiat kebenaran, lanjutnya, diwujudkan melalui keteguhan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan para ulama Ahlul Haq.

Sebagai amalan pelindung rezeki, Habib Umar memberikan ijazah khusus dengan menganjurkan zikir La ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin sebanyak 100 kali setiap hari. “Barang siapa yang membacanya 100 kali setiap hari, akan dilindungi dari krisis ekonomi dan kefakiran,” jelasnya.

Acara ditutup dengan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas umat Islam.

Berita Terbaru

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...

Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...

Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...

Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...

Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...

Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...

Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri

NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...

Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...

Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan

KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....