Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Inovasi Budidaya Kepiting, Riset Dosen UMS Gagas ‘Crab House Vertikal’

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 7 Oktober 2025 16:06 WIB
Inovasi Budidaya Kepiting, Riset Dosen UMS Gagas ‘Crab House Vertikal’
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Inovasi lahir dari keberanian untuk melihat peluang di balik keterbatasan. Hal itulah yang diwujudkan Doan Perdana, dosen Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berhasil meraih Hibah Riset RIIM Kompetisi Gelombang 9 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Inovasi lahir dari keberanian untuk melihat peluang di balik keterbatasan. Hal itulah yang diwujudkan Doan Perdana, dosen Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berhasil meraih Hibah Riset RIIM Kompetisi Gelombang 9 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Riset yang didanai hingga Rp1,419 miliar ini akan berjalan selama tiga tahun dan menargetkan lahirnya sistem budidaya kepiting modern yang efektif, efisien, serta berkelanjutan. Gagasan ini bermula pada diskusi Doan bersama tim peneliti BRIN pada Desember 2024.

Mereka membicarakan cara meningkatkan produktivitas budidaya kepiting, salah satu komoditas laut bernilai tinggi dengan kandungan protein melimpah. Selama ini, budidaya kepiting umumnya membutuhkan area luas di tambak atau pantai. Namun, Doan justru menggagas pendekatan berbeda agar kepiting bisa dibudidayakan dalam ruang terbatas.

“Dari situlah lahir konsep Vertical Crab House, budidaya kepiting dengan sistem apartemen dalam rak-rak bertingkat. Dengan cara ini, siapa pun, bahkan yang memiliki lahan sempit, bisa membudidayakan kepiting,” jelas Doan, Senin (4/10/2025).

Internet of Things

Inovasi ini tidak hanya berhenti pada metode fisik. Riset dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau kualitas air, pH, kadar oksigen, hingga kondisi lingkungan secara real time.

Data tersebut kemudian diolah menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) berbasis machine learning untuk menghasilkan rekomendasi terkait kondisi ideal pemeliharaan, termasuk jumlah dan pola pemberian pakan.

“Tujuannya adalah menghadirkan sistem monitoring dan rekomendasi yang membuat budidaya kepiting lebih presisi. Dengan begitu, tingkat keberhasilan panen meningkat, kualitas kepiting terjaga, dan prosesnya bisa direplikasi di berbagai tempat,” tambahnya.

Selain nilai ekonomi, riset ini selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Kepiting dipandang sebagai komoditas strategis yang mendukung program makan bergizi gratis dan peningkatan protein masyarakat. “Penelitian ini kami rancang agar tidak hanya berhenti pada jurnal ilmiah, tapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat dan mendukung program nasional,” tegas Doan.

Inovasi lahir dari keberanian untuk melihat peluang di balik keterbatasan. Hal itulah yang diwujudkan Doan Perdana, dosen Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berhasil meraih Hibah Riset RIIM Kompetisi Gelombang 9 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Inovasi lahir dari keberanian untuk melihat peluang di balik keterbatasan. Hal itulah yang diwujudkan Doan Perdana, dosen Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berhasil meraih Hibah Riset RIIM Kompetisi Gelombang 9 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Humas)

Riset ini tidak ia lakukan seorang diri. Doan berkolaborasi dengan dosen dari Prodi Teknik Elektro, Teknik Industri, hingga Akuntansi. Risetnya juga menggandeng mitra dari pusat penelitian BRIN di Jepara serta mitra industri budidaya kepiting di Surabaya.

Tidak hanya itu, mahasiswa turut dilibatkan sejak awal, baik dalam desain perangkat keras IoT, aplikasi sistem, maupun aspek teknis lapangan. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mendapat pengalaman praktis yang bisa jadi topik skripsi atau pengembangan riset lanjutan. Ini bagian dari komitmen kami menyiapkan SDM unggul,” ungkap Doan.

Riset ini akan dijalankan secara bertahap. Tahun pertama fokus pada desain sistem monitoring berbasis IoT dan pengumpulan data. Tahun kedua mengembangkan sistem rekomendasi berbasis AI. Pada tahun ketiga, integrasi keduanya diharapkan melahirkan model budidaya kepiting modern yang siap diimplementasikan masyarakat.

Dengan capaian ini, Doan menegaskan bahwa riset bukan hanya tentang pengembangan ilmu, tetapi juga kebermanfaatan sosial. “Kami ingin riset ini menjadi jembatan antara kampus, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan solusi nyata. Harapannya, UMS dapat terus berkontribusi untuk Indonesia yang lebih mandiri dalam pangan dan teknologi,” ujarnya.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...