Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Cegah Penanganan Fatal, Tim Medis UMS Lengkapi Laga Pencak Silat POMNAS 2025

Maysali, Editor: Sholahuddin
Kamis, 25 September 2025 21:52 WIB
Cegah Penanganan Fatal, Tim Medis UMS Lengkapi Laga Pencak Silat POMNAS 2025
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim medis UMS saat menangai atlet pencak silat yang mengalami cedera. (Humas).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Untuk mengutamakan penanganan kegawatdaruratan cedera dalam pertandingan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 khususnya cabang olah raga pencak silat, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah (UMS) mengerahkan bantuan tim medis. Tim medis terdiri dari mahasiswa profesi Fisioterapis dan profesi Ners, juga dokter dari MMC UMS.

Mahasiswa diperkenankan untuk mendaftar menjadi bagian dari tim medis melalui formulir pendaftaran hingga kuota terpenuhi. Tim medis berjaga dari awal pertandingan hingga akhir pertandingan.  Salah satu anggota tim medis, mahasiswa profesi Fisioterapis UMS, Muhammad Raihan Maulidan, menyampaikan bahwa dalam suatu pertandingan, cedera tidak dapat dihindari.

“Keberadaan tim medis dalam pertandingan itu tinggi sekali [penting]. Kalau misalnya  ada cedera-cedera itu cepat bisa kita tangani jadi kalau misal ada yang terindikasi patah tulang ataupun lainnya bisa segera dirujuk ke rumah sakit,” ungkap Muhammad Raihan Maulidan, Rabu (24/9/2025).

Jika tidak ada tim medis, lanjutnya, akan memungkinkan adanya penanganan yang lambat bahkan salah sehingga berakibat fatal.  Muhammad menyebutkan pada pencak silat, terkadang pesilat mengalami cedera seperti benturan-benturan di mulut, dada, atau bagian tubuh lainnya. Dia mengungkapkan, pada sesi pertama terdapat dugaan (suspect) pesilat mengalami dislokasi siku, tetapi penangan awal sudah dilakukan dengan bended lalu dirujuk ke rumah sakit.

Menekan Ego

Baginya, tantangan terbesar saat menjadi tim medis adalah harus bisa menekan ego dan berkoordinasi karena beberapa yang ikut seperti dokter, dokter spesialis, dan sebagainya. “Menyatukan persepsi itu yang agak susah. Dan tantangannya lagi, misalnya, atlet itu cedera dia harus bisa main dua hari lagi itu, tantangan banget,” ungkap Muhammad.

Beberapa peralatan medis yang disediakan di antaranya alat pacu jantung untuk menangani pasien yang henti jantung, oksigen, pereda nyeri, ice bag, dan lain-lainnya. Tiga unit mobil ambulans juga disigiakan untuk membantu proses rujuk menuju rumah sakit.  Mahasiswi profesi Ners UMS Nuriyatul Fitriyah, menerangkan keterlibatan mahasiswa profesi Ners UMS dalam hal ini lebih pada penanganan kegawatdaruratan.

Tim medis harus siaga untuk menangani tindakan seperti menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan dalam tindakan. “Posisi perawat itu sendiri memang harus bekerja sama aja dengan dokter dan fisioterapis, cuma nanti kalau dokter minta pertolongan oksigen, kita bawakan,” kata Nuriyatul. Nuriyatul mengaku menjadi anggota tim medis POMNAS XIX cabor pencak silat secara sukarela untuk mengisi kesehariannya sembari menunggu pelatihan dan ujian kompetensi.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...