Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Soroti Pentingnya Jaga Kebersihan Hati dan Niat Ikhlas di Lingkungan Kerja

Adi Humas, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 12 Januari 2026 16:01 WIB
UMS Soroti Pentingnya Jaga Kebersihan Hati dan Niat Ikhlas di Lingkungan Kerja
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menggelar kegiatan Tausiyah Qiyamul Lail yang ke-198 dengan tema “Menjaga Kebersihan Hati dan Meluruskan Niat di Lingkungan Kerja yang Toxic.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, (9/1/2026), diikuti civitas academica UMS dari berbagai unit kerja. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menggelar kegiatan Tausiyah Qiyamul Lail yang ke-198 dengan tema “Menjaga Kebersihan Hati dan Meluruskan Niat di Lingkungan Kerja yang Toxic.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, (9/1/2026), diikuti civitas academica UMS dari berbagai unit kerja.

Tausiyah ini disampaikan Morita Sari, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan spiritual di tengah dinamika dan tekanan lingkungan kerja. Dalam pemaparannya, perempuan berprofesi dokter gigi itu mengajak peserta untuk melakukan refleksi diri terhadap perjalanan hidup selama tahun 2025.

Ia menyoroti perbedaan mendasar antara sekadar bertahan hidup dan benar-benar menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran iman. “Did you really live 2025 or you just survive it? Karena surviving itu berbeda dengan living. Surviving adalah bangun dengan dosa yang sama, kebiasaan yang sama, dan jarak yang sama dengan Allah SWT,” ungkapnya. Sabtu, (10/1/2026).

Ia menjelaskan lingkungan kerja yang toxic dapat mempengaruhi kondisi mental dan emosional seseorang, ditandai dengan kurangnya empati, beban kerja yang tidak seimbang, minimnya profesionalisme, serta hubungan kerja yang tidak sehat.

Menurutnya, seorang Muslim tidak hanya dituntut untuk bertahan dalam kondisi tersebut, tetapi juga menjaga agar dirinya tidak menjadi bagian dari toksisitas itu sendiri. “Lingkungan kerja yang toksik terkadang tidak kita sadari, bahkan bisa jadi diri kita sendiri tanpa sadar sudah menjadi toksik bagi orang lain,” ujarnya.

Kebersihan Hati

Lebih lanjut, Morita menekankan kebersihan hati merupakan kunci utama dalam menjaga ketulusan niat. Ia mengutip Surah Al-A’raf ayat 26 tentang pakaian takwa sebagai simbol penjagaan hati dan keikhlasan batin.

Selain itu, ia juga mengingatkan hadis Nabi Muhammad Saw. tentang hati sebagai penentu baik dan buruknya seluruh perbuatan manusia. “Hati adalah pusat dari segala perbuatan kita. Jika hati itu baik, maka baiklah seluruh tubuh dan amal perbuatan kita,” tuturnya.

Dalam konteks menghadapi lingkungan kerja yang penuh tekanan, peserta diajak untuk meluruskan niat bekerja semata-mata karena Allah Swt., bukan sekadar mengejar pengakuan manusia. Ia mengutip Surah Al-Bayyinah ayat 5 dan Surah Al-An’am ayat 162 sebagai landasan bahwa seluruh aktivitas, termasuk bekerja, harus diniatkan sebagai ibadah.

“Niat yang ikhlas akan menjaga kita tetap lurus, meskipun berada di lingkungan yang penuh intrik dan kelelahan,” katanya. Tausiyah tersebut juga menyinggung pentingnya pengendalian emosi, khususnya kemarahan, yang kerap muncul akibat tekanan kerja.

Dengan merujuk pada hadis Nabi tentang larangan marah, ia juga mengingatkan bahwa kemampuan mengelola emosi merupakan bagian dari upaya menjaga qalbu yang salim atau hati yang bersih. “Marah itu diciptakan Allah, tetapi bagaimana kita merespons marah itulah yang akan dinilai,” ujarnya.

Menutup tausiyah, Morita mengajak seluruh sivitas akademika UMS untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang sehat, saling menguatkan, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan hati dan meluruskan niat bukanlah perkara mudah, namun dengan ikhtiar, doa, dan kesabaran, hal tersebut dapat diwujudkan. “Tujuan utama kita bukan dunia, melainkan akhirat. Mari kita perbaiki hati dan niat kita, serta menciptakan lingkungan kerja UMS yang kondusif, islami, dan penuh empati,” ujarnya.

Berita Terbaru

Bangun Generasi Berakhlak, Dai Pondok Shabran UMS Inisiasi Semarak Ramadan di Kalimantan Barat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan nilai keimanan para santri. Hal ini dilakukan oleh Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran Universitas...

UMS Berikan Bingkisan untuk Ratusan Tenaga Outsourcing dan Tenaga Harian Lepas

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengajian Ramadan dan pembagian bingkisan bagi tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas (THL) di Masjid Pesma Kampus 4 UMS,...

Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo

WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Kunjungi UMS, Mendiktisaintek Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus PTMA

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut diterima Rektor...

3 Dosen FHIP UMS Sabet Dana Penelitian Multitahun 2026, Angkat Isu ESG

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan tiga dosennya yang memperoleh Pendanaan Penelitian Multitahun (On...

Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-AS-Israel terhadap Ekonomi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Guru...

Pondok Shabran UMS Gandeng Warga Semarakkan Festival Ramadhan 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Festival Ramadhan 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, (7-8/3/2026) berlangsung meriah dan sangat khidmat. Mengusung tema “Bersama Ramadhan, Menyemai Kebaikan, Menuai Kebahagiaan.” Kegiatan...

Cegah Bullying, UMS Jalin Kerja Sama dengan Sekolah di Selangor Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Agama Menengah Tengku Ampuan Jamaah Sungai Besar, Selangor, Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of...

Kolaborasi Muhammadiyah Lintas Negara: UM PKU Surakarta dan PCIM Jepang Teken MoU

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar...

UMS Buka Prodi AI, Jadi Daya Tarik Baru Calon Mahasiswa 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2026 mulai menghadirkan program studi baru Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Program studi...

Prodi Kesehatan dan Teknologi UMS Jadi Primadona, Jumlah PMB 2026 Tembus 9.786 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2026. Hingga awal Maret, jumlah...