Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Paten! Dosen Farmasi UMS Masuk Daftar Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 23 September 2025 13:13 WIB
Paten! Dosen Farmasi UMS Masuk Daftar Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sanower Hossain, Associate Professor di Fakultas Farmasi UMS, masuk dalam daftar Top 2% Scientists in the World 2025 versi Stanford University. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sanower Hossain, Associate Professor di Fakultas Farmasi UMS, masuk dalam daftar Top 2% Scientists in the World 2025 versi Stanford University.

Penghargaan prestisius ini menempatkan Sanower di jajaran ilmuwan dengan pengaruh terbesar di bidang penelitian, khususnya mikrobiologi, berdasarkan dampak sitasi dan kontribusi ilmiah. Konsistensi publikasi di jurnal bereputasi, kiprahnya di dewan editorial internasional, serta jejaring riset global juga menjadi faktor penting yang membawanya ke pengakuan tingkat dunia.

“Alhamdulillah, ini adalah sebuah kehormatan. Pencapaian ini bukan hanya pengakuan bagi saya pribadi, tetapi juga kebanggaan untuk Universitas Muhammadiyah Surakarta,” ungkap Sanower, Senin (22/9/2025).

Sejak bergabung di UMS pada Juni lalu, Sanower merasakan dukungan penuh dari kampus. Ia bahkan diberi kepercayaan untuk membentuk kelompok riset baru di bidang advanced drug delivery yang dipimpinnya secara langsung.

“UMS memberi ruang kepemimpinan riset dan mendorong kolaborasi internasional. Ini menjadi modal besar untuk membawa universitas menuju visi World Class University 2029,” katanya. Sanower berpesan kepada mahasiswa agar tidak hanya mengejar publikasi, tetapi juga menjadikan riset sebagai solusi nyata bagi permasalahan kesehatan.

“Jadilah ambisius, tetapi konsisten. Hubungkan teori dengan aplikasi, bangun jejaring global, dan kerjakan riset dengan disiplin. Dengan begitu, mahasiswa UMS bisa berkontribusi di tingkat internasional,” pesannya.

Perjalanan Studi Sanower

Sanower menceritakan perjalanan studinya. Studi sarjananya ditempuh di bidang bioteknologi dan rekayasa genetika dari Universitas Sains & Teknologi Mawlana Bhashani (MBSTU), Bangladesh, dilanjutkan dengan gelar magister di bidang yang sama di Universitas Islam Malaysia (IIUM).

Ia kemudian melanjutkan studi doktoral di bidang farmakologi di IIUM, dengan fokus pada penghantaran obat tingkat lanjut menggunakan biodegradable polymers untuk pengobatan infeksi tulang (osteomielitis). Risetnya berlanjut pada green synthesis zinc oxide nanoparticles yang memiliki aplikasi di bidang biomedis maupun lingkungan.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada pembimbing PhD saya dulu, Associate Professor Mohd. Affendi Bin Mohd Shafri dan Profesor Farahidah Mohamed dari IIUM, atas bimbingan mereka yang tak ternilai sepanjang perjalanan penelitian saya dan atas inspirasi yang telah saya berikan untuk berjuang menjadi ilmuwan yang diakui secara global,” ungkapnya.

Sanower juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pembimbing pascadoktoralnya dulu, Jun Haslinda Shariffuddin dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah, Malaysia, karena telah memberikan kesempatan penelitian yang berharga dan dukungan berkelanjutan selama perjalanan pascadoktoral.

Menurut Sanower, ada tiga faktor yang berperan besar dalam keberhasilan penelitiannya. Pertama, pendekatan interdisipliner yang menghubungkan bioteknologi, farmakologi, dan nanoteknologi. Kedua, kerja tim dengan mahasiswa dan kolaborator internasional.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sanower Hossain, Associate Professor di Fakultas Farmasi UMS, masuk dalam daftar Top 2% Scientists in the World 2025 versi Stanford University.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sanower Hossain, Associate Professor di Fakultas Farmasi UMS, masuk dalam daftar Top 2% Scientists in the World 2025 versi Stanford University. (Humas)

Ketiga, konsistensi dalam menerbitkan karya ilmiah berkualitas meskipun menghadapi keterbatasan pendanaan maupun fasilitas. “Ketekunan dalam menulis dan mempublikasikan riset yang bermakna, meskipun penuh tantangan, adalah kunci yang membawa saya sampai ke titik ini,” jelasnya.

Penelitian utama Sanower saat ini berfokus pada ‘drug delivery dan nanomedicine’, dengan mengembangkan sistem penghantaran antibiotik berbasis polimer biodegradable serta eksplorasi nanopartikel ramah lingkungan. Salah satu riset yang paling berkesan baginya adalah pemanfaatan limbah nanas untuk sintesis nanopartikel zinc oxide.

“Riset ini berkesan karena menggabungkan inovasi biomedis dengan pengelolaan limbah berkelanjutan,” ujarnya. Selain itu, karyanya di bidang kanker kolorektal telah memperoleh lebih dari 588 di Scopus dan 926 di Google Scholar.

Meski meraih prestasi besar, perjalanan riset Sanower tidak lepas dari tantangan, mulai dari keterbatasan dana, mahalnya bahan laboratorium, hingga persaingan ketat publikasi di jurnal internasional. Namun, menurutnya, tantangan justru memperkuat tekad untuk menghasilkan penelitian transformatif.

Ke depan, ia berencana mengembangkan produk komersial dari riset unggulannya, seperti green nanobit embedded hydrogel dressing untuk melawan resistensi antibiotik serta mucoadhesive hydrogels berbasis tanaman untuk terapi kanker kolorektal. Sanower juga menyampaikan harapannya agar Indonesia semakin kuat dalam riset berkelanjutan.

Ia mencatat Indonesia kini berada di peringkat 55 dalam indeks inovasi riset global. “Saya yakin Indonesia bisa menembus 10% besar dunia. UMS memiliki peran strategis untuk mendorong riset transnasional, memberdayakan peneliti muda, dan membangun kolaborasi global di bidang kesehatan serta lingkungan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...