
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pagi itu, Kantin Danau Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi lautan warna dan senyum. Lebih dari 114 peserta dari komunitas anak muda, kelompok perempuan, PKK, lintas iman, penyandang disabilitas, serta mitra JISRA seperti Imparsial dan Peace Generation Regional Solo, berkumpul untuk mengikuti Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman yang juga menjadi puncak Program JISRA Eco Bhinneka Solo.
Acara dibuka dengan Tari Gambyong yang anggun, disusul peluncuran Buku Saku Eco Bhinneka Solo, dan simbolisasi tindak lanjut program lewat penyerahan bibit pohon serta peluncuran maskot Eco Bhinneka Solo, “Elo” – lambang persahabatan lintas iman dan cinta lingkungan.
Direktur Eco Bhinneka, Hening Parlan, menegaskan pihaknya tidak hanya menanam pohon, tapi menanam harapan, toleransi, dan kerja sama. “Lingkungan yang lestari harus berjalan beriringan dengan hubungan manusia yang rukun.”
Ubah Masa Depan
Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, menambahkan generasi muda punya kekuatan untuk mengubah masa depan. “Kolaborasi lintas iman dan aksi lingkungan adalah langkah kita menuju Indonesia yang damai dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta, Bagus, menegaskan Muhammadiyah siap menjadi mitra strategis untuk memastikan semangat keberagaman dan kepedulian lingkungan. “Ini menjadi gerakan yang berkesinambungan di masyarakat.”
Pengurus Sederek Eco Bhinneka Solo juga menyampaikan komitmennya. “Program ini bukan akhir, tapi awal dari aksi bersama. Kami akan meneruskan edukasi, aksi lingkungan, dan dialog lintas iman di kampung-kampung kota,” ujar salah satu koordinatornya.
Suara dari Peserta
Siska (17), pelajar SMA dan pengurus Forum OSIS Solo, mengaku mendapat pengalaman berharga. “Awalnya saya hanya ingin belajar soal lingkungan, tapi pulang membawa banyak teman dari berbagai agama.” Sementara Tio (30), pemuda difabel, merasa diakui. “Keberagaman bukan hambatan, tapi kekuatan.”
Dampak dan Tindak Lanjut dari agenda Jambore ini memperkuat jejaring lintas iman di Solo, menumbuhkan kesadaran kolektif akan harmoni sosial dan kelestarian alam, serta memicu aksi nyata seperti penanaman pohon dan pengelolaan sampah kreatif. Ke depan, Sederek Eco Bhinneka akan memastikan pesan Tanam Damai, Panen Harmoni terus hidup di hati warga.
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...






