Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Vasektomi Dianggap Sederhanakan Masalah, Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 9 Mei 2025 08:36 WIB
Vasektomi Dianggap Sederhanakan Masalah, Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Calon Guru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) gelombang 2 tahun 2024 menggelar workshop kepenulisan bertajuk ‘Meaningful Writing Through Journaling.’ Kegiatan ini berlangsung di Ganesa Library, Jalan Raya Songgo Langit No. 30, Gentan, Baki, Sukoharjo. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kemiskinan menjadi permasalahan panjang yang dihadapi Indonesia. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk memutuskan rantai kemiskinan dan mensejahterakan rakyatnya.

Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi pun memikirkan berbagai langkah untuk dapat mengendalikan angka kelahiran dan kemiskinan. Dedi Mulyadi mengusulkan vasektomi atau keluarga berencana (KB) pria sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos) dan beasiswa. Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi dengan memotong dan menyegel saluran sperma untuk mencegah pembuahan.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Anton Agus Setyawan, memandang Dedi Mulyadi menggunakan pendekatan teori pertumbuhan populasi oleh Robert Malthus. Teori itu menyebut pertumbuhan penduduk terjadi secara geometri artinya secara cepat. Sementara pertumbuhan sumber daya terutama pangan tumbuh secara aritmetik.

Jadi apabila penduduk tumbuh dengan cepat, akan ada rebutan sumber daya terutama pangan. Tetapi Anton menyebut teori Robert Malthus tersebut mengabaikan hal-hal seperti inovasi dan teknologi yang tetap dapat meningkatkan produktivitas pangan. “Secara teoritis vasektomi bisa untuk mengendalikan jumlah penduduk dalam rangka mengurangi angka kemiskinan,” kata Anton, Rabu (7/5/2025).

Anton juga setuju dengan netizen yang menyatakan langkah vasektomi adalah sebatas menyederhanakan masalah kemiskinan sebab masalah kemiskinan adalah masalah multidimensi. Namun dia tidak setuju apabila vasektomi dijadikan syarat untuk mendapatkan bansos atau beasiswa bagi rakyat miskin.

Lebih Manusiawi

Menurutnya, daripada dengan pendekatan yang sifatnya memaksa dalam rangka untuk untuk membatasi jumlah penduduk, lebih baik menggunakan pendekatan atas kerelaan hati rakyat miskin itu sendiri.

“Tapi apabila ini kemudian menjadi syarat untuk sebuah bantuan sosial saya kira kurang bijaksana. Pemerintah provinsi Jawa Barat bisa memilih kebijakan lain yang menurut saya lebih manusiawi dan lebih partisipatif,” sarannya.

Artinya melibatkan pilihan dari kelompok rakyat miskin itu sendiri. Alternatif lain bisa dilakukan dengan memberikan sosialisasi kesadaran secara intens tentang pentingnya vasektomi baik dari sisi positif ataupun sisi negatif.

Anton menyebut, pemberian bansos itu relevan dengan konsep di agama Islam untuk memberikan bantuan kepada fakir, orang tua, dan orang berkebutuhan khusus. Sedangkan cara mengatasi kemiskinan salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan.

“Itu saya kira satu-satunya kunci sehingga para kelompok miskin menjadi lebih berdaya, lebih punya kemampuan, keterampilan, dan daya juang untuk menjadi mandiri,” ungkap Anton.

Prof. Anton Agus Setyawan, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Prof. Anton Agus Setyawan, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dia berpandangan untuk bansos bisa diarahkan pada pemberian beasiswa untuk masyarakat tidak mampu, membangun sekolah-sekolah di daerah terpencil, dan mendidik guru agar lebih profesional.

“Ini bukan pekerjaan yang gampang tetapi itu salah satu solusi untuk mengatasi kemiskinan dalam jangka panjang. Itu harus dilakukan,” tekan Dekan FEB UMS itu.

Diskusi vasektomi bagi pria banyak mendapatkan respon positif dari netizen media sosial lantaran membandingkan dengan Cina yang pernah mengatur penduduknya dengan cukup memiliki satu anak dan mampu menjadi negara maju.

Namun Ekonom UMS itu menyangkal bahwa kemajuan di Cina terjadi karena penduduknya yang berkurang, melainkan karena usahanya untuk melakukan transformasi riset di sektor industri, pertanian, pertambangan, dan sektor lainnya. “Cina pernah merasakan jumlah penduduk yang begitu besar. Tapi salah apabila menganggap Cina itu hebat dan maju karena penduduknya kemudian sedikit,” ujarnya.

Dari sisi kemampuan reformasi pendidikan di Cina, Negeri Tirai Bambu itu menugaskan cendekiawannya berkuliah di Amerika dan Eropa dengan dukungan beasiswa. Mereka mendapatkan tugas belajar untuk menyerap ilmunya dan ketika mereka kembali, ada jaminan mereka akan bekerja dan diberi dana riset.

Sekitar tahun 2008 saat di University of Manchester, Anton bercerita dirinya menemui banyak warga negara Cina yang sedang belajar di bidang STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika), dan ilmu-ilmu dasar. Hingga pada sekitar tahun 2018an Cina mampu menguasai teknologi-teknologi terbaru dan mampu menyaingi Amerika.

“Jadi Cina hebat bukan karena berhasil mengurangi penduduknya, tetapi mereka menata dengan benar dengan mulai melakukan inovasi, menata perekonomiannya, menata regulasi, membuat stabil kondisi sosial ekonomi,” tukasnya.

Berita Terbaru

UMS Hidupkan Business Center Mendungan Lewat 58 Mart

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meresmikan Shelter Kuliner Sehat 58 Mart di kawasan Business Center UMS Mendungan, Jumat (30/10/2026). Fasilitas ini menghadirkan 10 tenant...

SoulMed Diluncurkan, RS UMS Dukung Medical Wellness Tourism Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin mendukung pengembangan ekosistem kesehatan digital melalui partisipasi dalam peluncuran awal aplikasi SoulMed. Kegiatan yang...

Panahan Solo Raih Dua Emas Pertama di Porprov Jateng 2026

KENDAL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim panahan Kota Solo meraih dua medali emas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 Semarang...

Dosen UMS Dampingi Atlet Indonesia Raih Emas Asian Para Games

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azlan Khoirur Rozikin, turut berkontribusi dalam keberhasilan atlet Indonesia meraih...

Sambut Milad ke-61 Kokam, Pemuda Muhammadiyah Solo Putar Film Kedung Kopi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menggelar refleksi Milad ke-61 Kokam bertajuk “Jejak Darah di Kedung...

Tiga AUM Muhammadiyah di Bolon Ajak Warga Berdoa Memohon Hujan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni MIM Digdaya Bolon, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan, dan TK Aisyiyah Bolon, bersama warga menggelar Salat Istiska...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...

Ribuan Anggota Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tablig Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan...

Wali Kota Solo Siapkan Program Air Bersih Gratis PDAM untuk Rumah Ibadah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Wali Kota Solo, Respati Ardi menyiapkan program air bersih gratis dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening atau PDAM bagi seluruh rumah...

Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...

Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...