Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasiswa UMS Dorong Pelestarian Budaya melalui Program “Polisi Anak Purba” di SDN Krikilan 1, Sragen

Fika Annisa S., Editor: Sholahuddin
Sabtu, 9 Agustus 2025 20:58 WIB
Mahasiswa UMS Dorong Pelestarian Budaya melalui Program “Polisi Anak Purba” di SDN Krikilan 1, Sragen
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) saat di Museum Manusia Purba Sangiran, Sragen. (Humas).

SRAGEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencetak prestasi membanggakan dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Tim lintas program studi yang diketuai oleh Iswanti (Pendidikan Geografi 2022), dengan anggota Unsa Laini Rahmawati (Pendidikan Geografi 2022), Isnaeni Hasna Hanisah (Ekonomi Pembangunan 2024), Annisa Rahmawati (PGSD 2023), dan Genta Pandu Wicaksana Naufal Ristofandi (PGSD 2023), berhasil mendapatkan hibah pendanaan dengan program bertajuk “Jejak Sangiran di Tangan Gen Alpha: Polisi Anak Purba sebagai Agen Muda Pelestari Cagar Budaya.”

Di bawah bimbingan Siti Azizah Susilawati, dosen Pendidikan Geografi UMS, tim ini merancang program inovatif yang mengangkat pentingnya pelestarian cagar budaya di kalangan siswa sekolah dasar, khususnya di sekitar Situs Manusia Purba Sangiran, Sragen. “Wilayah tersebut merupakan salah satu situs arkeologi paling penting di dunia dan menyimpan potensi besar dalam edukasi sejarah serta pembangunan karakter berbasis kearifan lokal,” ungkap Siti Azizah saat ditemui kontributor Muhammadiyahsolo.com, Sabtu (9/8/2025).

Program ini dilaksanakan di SD Negeri Krikilan 1, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Sekolah tersebut berada di wilayah yang menjadi jantung Situs Manusia Purba Sangiran, salah satu situs arkeologi paling penting di dunia.  Sasaran utama dalam program ini adalah siswa sekolah dasar yang tinggal di kawasan Sangiran yang selama ini belum menunjukkan kepedulian atau kesadaran penuh dalam menjaga cagar budaya. Sebagai langkah strategis, tim menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan ramah Gen Alpha.

“Salah satunya melalui teknologi Augmented Reality (AR) yang memungkinkan siswa dapat mempelajari fosil dan artefak secara virtual dalam bentuk 3D interaktif. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap sejarah dan budaya secara visual dan kontekstual,” paparnya.  Program ini, lanjutnya, akan terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan edukatif yang saling terintegrasi. Pertama, Kelas Jejak Purba akan menyajikan pembelajaran berbasis cerita interaktif, video dokumenter, dan kuis sejarah yang dikemas menarik agar siswa mudah memahami kehidupan masa prasejarah. Kemudian, melalui Ekspedisi Jejak Fosil, siswa akan diajak menjelajahi kawasan sekitar situs Sangiran, mengamati struktur geologi dan menggambar temuan yang mereka lihat sebagai bentuk refleksi visual.

Pembelajaran Berbasis Edukatif

Sesi berikutnya adalah Akademi Polisi Anak Purba, yang merupakan kegiatan pembelajaran berbasis permainan edukatif yang menyisipkan nilai konservasi dan tanggung jawab sosial. Melalui serangkaian tantangan kreatif dan aktivitas kolaboratif, sesi ini juga menjadi ajang seleksi bagi siswa-siswa terpilih yang akan dinobatkan sebagai Polisi Anak Purba. “Mereka nantinya akan bertugas sebagai duta muda pelestari budaya di sekolah dan lingkungannya. Selanjutnya, siswa akan dilibatkan dalam Posko Jaga Warisan, yakni aksi kampanye mini di lingkungan sekolah dan desa,” tambahnya.

Polisi Anak Purba juga akan membuat poster, melakukan gotong royong, dan memberikan edukasi kepada teman sebaya tentang pentingnya menjaga cagar budaya. Puncaknya, kegiatan akan ditutup dengan Festival Polisi Anak Purba, sebagai ajang apresiasi karya siswa yang juga akan melibatkan pihak sekolah, masyarakat, serta pengelola museum. Ketua tim, Iswanti, menyampaikan bahwa keterlibatan siswa sebagai “Polisi Anak Purba” adalah pendekatan simbolik untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap pelestarian warisan budaya sejak usia dini.  “Mereka tinggal di kawasan bersejarah dunia, tetapi belum tentu memahami nilainya. Kami ingin menjembatani hal itu dengan pendekatan yang menyenangkan dan dekat dengan dunia mereka,” ujarnya.

Dengan keberhasilan mendapatkan pendanaan, tim memulai tahap persiapan implementasi program, termasuk koordinasi teknis dengan pihak sekolah dan museum. Dia berharap program ini akan menjadi percontohan praktik baik dalam mengintegrasikan teknologi, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya lokal melalui pendidikan dasar.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...