Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Mendorong Ranting Berkemajuan untuk Gelorakan Dakwah

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 5 Agustus 2025 10:56 WIB
Mendorong Ranting Berkemajuan untuk Gelorakan Dakwah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Dwi Jatmiko. (Humas)

SOLO – Ranting itu penting, cabang wajib berkembang, masjid makmur memakmurkan. Sukses dunia akhirat. Hal itu diungkapkan Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Dwi Jatmiko.

Dia menyampaikannya saat memberikan pengajian Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di Masjid An Ni’mah Kemlayan Solo. Pengajian bertema “Berorganisasi dan Berjamaah” itu tetap semangat meski hujan turun cukup lebat, Senin (4/8/2025). “Berkememajuan ranting itu penting. Mari gelorakan GJDJ (Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah),” ungkapnya.

Menurutnya dalam QS Al-Baqarah Ayat 25 disebutkan bahwa “sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.”

“Jadi sebagai gerakan Islam berkemajuan, Muhammadiyah rujukan utamanya harus al-Quran dan as-Sunnah. Mari jemaah untuk lebih aktif memakmurkan ranting sebagai ujung tombak terdepan perkembangan Muhammadiyah,” jelasnya.

Tidak Hanya Ritual

Lebih lanjut, ia mengatakan KH Ahmad Dahlan tidak hanya menekankan ibadah ritual atau spiritual, tapi juga mengajarkan hidup dengan akal budi yang cerdas dan welas asih kepada sesame. Selain itu juga mengajarkan jiwa pengabdian yang tulus untuk umat dan bangsa.

Jatmiko berharap, siapapun orang yang bergabung organisasi Muhammadiyah adalah orang yang beruntung. “Beruntung karena berada di dalam Muhammadiyah, organisasi yang didirikan oleh Kiai Haji Dahlan ini tidak hanya banyak berbicara, tetapi bertindak nyata melalui berbagai amal usaha seperti sekolah, rumah sakit dan lain sebagainya,’ harapnya.

Hadirnya Muhammadiyah adalah bentuk dakwah nyata yang membawa manfaat besar bagi umat. “Tetaplah menanam, meski hari ini kita belum melihat buahnya. Pengurus Muhammadiyah jangan pedhot oyot alias putus dari akarnya. Umat adalah akar rumput yang menopang pohon, ranting, cabang, daerah hingga pusat,” tuturnya.

Berita Terbaru

Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...

Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...

Iman dan Takwa Jadi Kunci Keberkahan Kampung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan kajian bertema “Kunci Kampung yang Berkah dan Bahagia” dalam Salat Subuh...

Doa sebagai Penyembuh: Sembuhkanlah Sakitmu dengan Dahsyatnya Kekuatan Doa

Di tengah dunia yang semakin bising, manusia modern sesungguhnya sedang memikul banyak luka yang tidak selalu tampak oleh mata. Ada tubuh yang sakit karena kelelahan,...

Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam...

Tafsir atau Tafsir-Tafsir-an? Bahaya Belajar Agama Tanpa Guru di Era Digital

Ada satu perubahan yang pelan-pelan terjadi dalam cara manusia memahami agama—dan sering kali luput disadari. Hari ini, belajar agama terasa semakin mudah. Cukup membuka TikTok,...

Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...

Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...

Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an

Pendidikan  kesabaran  (ṣabr)  sebagai  salah  satu  nilai  fundamental  dalam  Al-Qur’an  sangat penting   untuk   pengembangan   karakter   manusia,   terutama   dalam   konteks   pendidikan. Pendidikan  karakter  sebaiknya  diterapkan  sejak ...

Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?

Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...

Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....

Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an

Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...