Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Advokasi ke DPRD, Mahasiswa UMS Dorong Efektivitas Perda Kawasan Tanpa Rokok

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 15 Juli 2025 17:57 WIB
Advokasi ke DPRD, Mahasiswa UMS Dorong Efektivitas Perda Kawasan Tanpa Rokok
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 36 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan keberanian bersuara demi udara bersih dan kota yang lebih sehat dengan melakukan advokasi legislatif langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 36 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan keberanian bersuara demi udara bersih dan kota yang lebih sehat dengan melakukan advokasi legislatif langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik advokasi kebijakan yang mereka jalani sebagai mahasiswa dengan peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK). Didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Dwi Linna Suswardany, beserta tim laboran dan asisten praktik, para mahasiswa menyampaikan hasil kajian mereka tentang pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Solo.

Kajian tersebut mereka kemas dalam bentuk Policy Brief (Ringkasan Kebijakan) yang dirancang dengan bahasa dan format khusus agar dapat diterima dan dipahami secara optimal oleh anggota legislatif. “Isu Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dipilih sebagai tema advokasi karena relevansinya yang tinggi dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat,” kata Dwi Linna saat ditemui pada Selasa (15/7/2025).

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO tahun 2022, Dwi Linna menyebut Indonesia menempati peringkat kedelapan dunia dalam jumlah perokok, dengan lebih dari 7 juta kematian akibat rokok setiap tahun, termasuk 1,6 juta kematian dari paparan asap rokok.

Masih Terjadi Pelanggaran

Meskipun Kota Solo telah memiliki regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang KTR, hasil observasi mahasiswa menunjukkan bahwa pelanggaran masih terjadi di berbagai titik. “Ini menandakan pentingnya advokasi berkelanjutan agar kebijakan yang ada dapat diimplementasikan secara lebih efektif dan berdampak,” imbuhnya.

Dalam kurikulum nasional Program Studi atau Fakultas Kesehatan Masyarakat, mahasiswa memang dibekali pemahaman tentang pencegahan adiksi, termasuk adiksi rokok, serta prinsip pengembangan program berbasis pengurangan risiko. Oleh karena itu, tema KTR menjadi ideal untuk melatih keterampilan advokasi, pemetaan kepentingan, dan komunikasi lintas sektor.

Kegiatan ini juga mendukung visi UMS sebagai kampus penggerak dan berdampak, khususnya dalam program “Mahasiswa Berdampak” yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat dan bangsa. Melalui advokasi langsung, mahasiswa dilatih untuk menjadi komunikator, advokat, sekaligus pemimpin masa depan dalam kesehatan masyarakat.

Linna menambahkan bahwa metode pembelajaran advokasi langsung ini telah diterapkan selama empat tahun terakhir, dengan isu yang berganti setiap tahunnya seperti KTR dan disabilitas. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga keberanian dan karakter sebagai agen perubahan yang berpikir kritis dan berbasis bukti,” ujarnya.

Sebanyak 36 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan keberanian bersuara demi udara bersih dan kota yang lebih sehat dengan melakukan advokasi legislatif langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo.

Sebanyak 36 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan keberanian bersuara demi udara bersih dan kota yang lebih sehat dengan melakukan advokasi legislatif langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo. (Humas)

Salah satu peserta dari kelompok yang terpilih dengan presentasi terbaik, Khansa Nabila yang sekaligus demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Kesehatan Masyarakat UMS menyampaikan manfaat dari audiensi yang mereka lakukan. “Diskusi itu menambah insight dan memancing critical thinking mahasiswa,” ungkap Khansa Nabila.

Kegiatan yang telah terlaksana pada Jumat (4/7/2025) itu diterima anggota Komisi II DPRD Kota Solo, Herson Rikumahu. Dalam forum audiensi tersebut, delapan kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil analisis mereka secara bergantian.

Herson menyimak secara cermat setiap pemaparan dan menunjukkan antusiasme tinggi dengan membuka ruang diskusi terbuka yang menggugah nalar dan memperkaya perspektif peserta. Proses yang dijalani mahasiswa Kesmas UMS tidak berhenti pada tahap presentasi.

Sejak awal, mereka telah melakukan analisis terhadap Perda dan Perwali, dan regulasi pendukung lainnya. Mereka juga turun ke lapangan melakukan observasi serta mewawancarai para pemangku kepentingan sebagai bagian dari pendekatan advokasi berbasis data dan partisipatif.

Advokasi ke DPRD Kota Solo ini menjadi bukti bahwa suara mahasiswa, jika disampaikan dengan data dan pendekatan yang tepat, mampu membuka ruang dialog yang bermakna dengan para pengambil kebijakan demi masa depan kota yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Berita Terbaru

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...