Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

BEM UMS Tagih Tindak Lanjut Kasus Kekerasan Seksual di Sragen

Mafaza Haikal Ahmad, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 27 Juni 2025 00:25 WIB
BEM UMS Tagih Tindak Lanjut Kasus Kekerasan Seksual di Sragen
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM UMS) melakukan kunjungan lapangan serta aksi advokasi terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (23/6/2025). (Humas)

SRAGEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM UMS) melakukan kunjungan lapangan serta aksi advokasi terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kasus dugaan kehamilan yang dialami seorang siswi sekolah dasar akibat perbuatan ayah tirinya. Dari hasil penelusuran BEM UMS, korban yang diketahui berinisial FY berusia 13 tahun sebelumnya tinggal serumah dengan pelaku selama waktu yang cukup panjang sebelum pelaku akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian Sragen.

Saat ini, korban telah dipindahkan ke Balai Desa Ngepringan untuk mendapatkan perlindungan dari pihak pemerintah desa. Melalui keterangan resminya, BEM UMS mengecam keras kekerasan seksual terhadap anak yang dinilai sebagai kejahatan berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM UMS) melakukan kunjungan lapangan serta aksi advokasi terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (23/6/2025).

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM UMS) melakukan kunjungan lapangan serta aksi advokasi terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (23/6/2025). (Humas)

Mereka menyayangkan respons aparat yang dianggap belum sigap menangani situasi korban. “Respons hukum yang lambat menambah tekanan psikologis terhadap korban. Kami menilai aparat seharusnya bergerak cepat karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur,” demikian keterangan BEM.

BEM UMS menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penanganan kasus kekerasan seksual, dan meminta agar keselamatan serta pemulihan korban dijadikan prioritas. Mereka juga mendorong keterlibatan aktif dari lembaga terkait, termasuk Dinas Sosial, Unit PPA, dan Pemda untuk mendukung proses pemulihan korban baik secara mental, kesehatan, maupun pendidikan.

Peran Mahasiswa dalam Isu Sosial

Langkah nyata yang dilakukan BEM UMS menunjukkan posisi kampus sebagai bagian dari masyarakat sipil yang turut serta menangani persoalan sosial. Universitas Muhammadiyah Surakarta menampilkan diri bukan hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai ruang moral dan advokatif yang mampu merespons penderitaan masyarakat.

Gerakan mahasiswa ini memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Islam, seperti amar makruf nahi mungkar, dihidupkan dalam konteks kekinian. Mahasiswa tak hanya menimba ilmu dalam kelas, melainkan turut menunjukkan keberpihakan terhadap kelompok rentan, seperti anak dan perempuan.

Komitmen Jangka Panjang BEM UMS

BEM UMS menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi advokasi, agar keadilan dapat diwujudkan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dan perempuan serta tidak membiarkan kasus serupa dibiarkan berlalu begitu saja.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami hadir untuk menyuarakan yang lemah, dan memastikan keadilan ditegakkan,” ujar perwakilan BEM UMS. Tindakan BEM UMS ini mendapat apresiasi sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam upaya mendorong keadilan sosial dan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual.

Berita Terbaru

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...

UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer

SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...

PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji

GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati  jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...

Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...

Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...

Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...

Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...