Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Launching Program BEM Berdampak UMS: Sinergi Mitigasi Bencana dan Edukasi Stunting di Sewu

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 8 Oktober 2025 19:33 WIB
Launching Program BEM Berdampak UMS: Sinergi Mitigasi Bencana dan Edukasi Stunting di Sewu
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) resmi meluncurkan program Mahasiswa Berdampak di Kelurahan Sewu, Jebres, Kota Solo. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) resmi meluncurkan program Mahasiswa Berdampak di Kelurahan Sewu, Jebres, Kota Solo.

Linggar Ardi Prakoso, salah satu perwakilan mahasiswa BEM Berdampak UMS mengungkapkan program yang diberi nama “Transformasi Komunitas Tangguh melalui Edukasi Bencana dan Warisan Kuliner” ini menjadi bagian dari implementasi Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM), yang didukung pendanaan Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek.

“Program Mahasiswa Berdampak sendiri dirancang untuk menjembatani kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam pengembangan teknologi serta inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran program ini juga menjadi langkah konsolidasi gerakan pengabdian dalam skala nasional, sekaligus mengasah kepekaan sosial mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan bangsa,” ungkap Linggar, Minggu (5/10/2025).

Pada pelaksanaannya, program ini dipimpin tim dosen UMS, dengan Siti Azizah Susilawati sebagai ketua, didampingi Muhammad Al Fatih Hendrawan dan Ika Candra Sayekti. Sementara mahasiswa UMS, khususnya fungsionaris BEM Universitas dan Fakultas, berperan langsung sebagai inisiator di lapangan.

“Program ini mengintegrasikan dua fokus utama, yaitu edukasi mitigasi bencana dan pencegahan stunting. Warga Sewu diberikan pemahaman tentang tanda-tanda banjir, strategi pencegahan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. Selain itu, warga juga mendapatkan sosialisasi gizi seimbang untuk mencegah stunting, termasuk praktik pembuatan makanan bergizi yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Linggar.

Stunting, lanjutnya, dijelaskan sebagai kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang umumnya terjadi pada 1.000 hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini berdampak jangka panjang terhadap kesehatan, kecerdasan, hingga kerentanan penyakit di masa depan.

Dampak Positif

Ia berharap program ini mampu memberi dampak positif yang berkelanjutan. “Kami berharap program ini mampu melahirkan masyarakat yang lebih tangguh menghadapi bencana sekaligus lebih sehat dalam mencegah stunting. Terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan dan hibah yang diberikan, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan maksimal,” tuturnya.

Launching program ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan diisi dengan diskusi, praktik, dan simulasi sederhana yang memudahkan warga memahami materi yang disampaikan.

Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, Karang Taruna, UMKM, dan masyarakat menjadi bukti nyata sinergi lintas elemen dalam mewujudkan pengabdian yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar program, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi model pengabdian yang mengakar, berdaya, dan berdampak bagi masyarakat.

“Dengan adanya program BEM Berdampak UMS ini, Kelurahan Sewu diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi risiko bencana, sehat dalam mencegah stunting, serta berdaya dalam mengembangkan potensi kuliner lokal,” tegas mahasiswa UMS itu.

Peluncuran program yang dilaksanakan pada Jumat (3/10/2025) itu, BEM UMS juga melibatkan Karang Taruna Kelurahan Sewu yang diketuai Yolanda R.A. serta UMKM Kelurahan Sewu yang diketuai Sri Sulistyarini. Kehadiran berbagai elemen ini memperkuat semangat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pelaku UMKM.

Sulis menyampaikan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa di tengah warga. “Kami sangat senang mahasiswa hadir langsung mendampingi warga. Melalui program ini, kami tidak hanya mendapat ilmu kebencanaan, tapi juga edukasi gizi dan inovasi kuliner. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Berita Terbaru

44 Ners Baru UMS Diambil Sumpah, IPK Rata-rata 3,79 dan Peluang Karier hingga Jepang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan 44 tenaga perawat profesional melalui Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK)...

Inovasi Karpet RABA UMS Raih Dua Penghargaan di JISF 2026, Bantu Stimulasi Fokus Anak ADHD

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih dua penghargaan internasional dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026, yakni Gold Medal Awards dan...

PMB 2026, Pendaftar UMS dari Kalimantan dan Sulawesi Meningkat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pendaftar calon mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari luar Pulau Jawa mulai menunjukkan peningkatan pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga...

UMS Jajaki Kerja Sama dengan 4 Kampus di Uzbekistan, Fokus Kembangkan Fakultas Kedokteran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui serangkaian kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi di Uzbekistan. Fokus utama kolaborasi diarahkan pada bidang...

Tawarkan Konsep RME, Erham Budi Wiranto Raih Gelar Doktor ke-66 PAI UMS dengan IPK 3,93

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erham Budi Wiranto berhasil meraih gelar doktor ke-66 dari Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah...

Perkuat Sinergi Madrasah-Kampus, UMS Kirim Mahasiswa PKL Kemuhammadiyahan ke MTs Muhammadiyah Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta secara resmi menerima mahasiswa Praktik Kuliah Lapangan (PKL) Kemuhammadiyahan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam acara serah terima yang...

Hukum, Demokrasi, dan HAM di Era Algoritma, UMS Kumpulkan Pakar Dunia dalam Short Course Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan International Short Course 2026 bertema “Law, Politics, and Governance in the...

IYSA Sambut Tawaran UMS, Siap Jadi Jembatan Mahasiswa ke Ajang Ilmiah Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) sebagai langkah memperkuat rekognisi institusi di tingkat global dan...

Dukung Kampus Hijau, FT UMS Resmikan Water Station di Tiga Titik Strategis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan fasilitas Water Station, Senin (27/4/2026), di Hall Gedung H. Inisiatif ini menjadi langkah konkret...

Inovasi Green Cosmetic UMS, Sampo Antiketombe Jeruk Nipis Raih Titel di JISF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Medal dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 yang digelar pada 24–27 April 2026...

Hardiknas 2026, Rektor UMS Dorong Budaya Belajar Sepanjang Hayat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Gedung Induk Siti Walidah, Sabtu (2/5/2026). Upacara berlangsung khidmat...

Bahan Ajar IPAS Pesona Jepara, Inovasi Disertasi Doktor UMS Padukan Budaya Lokal dan STEAM

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erna Zumrotun, mahasiswa program Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan...