Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Geografi UMS Kelola Kampung Wakaf Air, Hadirkan Inovasi Air Minum Higienis di Sragen

Yusuf/Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 7 Agustus 2025 15:50 WIB
Geografi UMS Kelola Kampung Wakaf Air, Hadirkan Inovasi Air Minum Higienis di Sragen
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) dan peluncuran program Kampung Wakaf Air di Dusun Dlisen, Kadipiro, Sambirejo, Sragen. (Humas)

SRAGEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) dan peluncuran program Kampung Wakaf Air di Dusun Dlisen, Kadipiro, Sambirejo, Sragen.

Program ini tak hanya menjawab krisis air bersih di daerah pegunungan, tetapi juga memperkenalkan inovasi pengelolaan air berbasis teknologi dan pemberdayaan warga. Program ini diinisiasi oleh Fakultas Geografi UMS dan mendapatkan pendanaan dari Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS.

Fakultas Geografi UMS juga menggandeng Lazismu Sragen, PCM Sambirejo, dan Paguyuban Ambiya’30, dengan memperkenalkan sistem air bersih mandiri berbasis wakaf produktif. “Inovasi utama terletak pada penggunaan sistem ozoniser dan tangki stainless, yang berfungsi mensterilkan air secara aman dan ramah lingkungan tanpa bahan kimia berbahaya,” ungkap Ketua Pelaksana, Jumadi, saat ditemui pada Kamis (7/8/2025).

Lebih Efisien

Jumadi mengatakan teknologi itu dipilih lantaran lebih efisien dan mampu menjaga kualitas air dari kontaminasi bakteri. Program ini pun menjadi solusi nyata bagi warga Dusun Dlisen dengan topografi ledok (cekung) yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air minum layak yang tidak memungkinkan PDAM menjangkau wilayah tersebut.

Program ini dimulai dengan riset kualitas air oleh tim dosen dan mahasiswa. Salah satu sumber air dinyatakan layak konsumsi setelah melalui uji laboratorium, lalu dipetakan dan dirancang distribusinya. Infrastruktur awal pun dibangun dengan pendanaan dari Lazismu Sragen serta gotong royong masyarakat setempat.

Serah terima fasilitas air minum dilakukan bersama warga dan mitra pendukung program pada Rabu (30/7/2025). Air yang dihasilkan dikemas dengan merek lokal “Enbia”, menandai langkah awal lahirnya produk air minum higienis berbasis komunitas. “Kami ingin Kampung Wakaf Air ini tidak hanya menyediakan air bersih, tetapi juga menjadi model kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat,” ungkap Jumadi.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) dan peluncuran program Kampung Wakaf Air di Dusun Dlisen, Kadipiro, Sambirejo, Sragen.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) dan peluncuran program Kampung Wakaf Air di Dusun Dlisen, Kadipiro, Sambirejo, Sragen. (Humas)

Ia juga menambahkan, pendekatan spiritual turut diperkuat dengan mengaitkan program ini pada semangat berbagi dalam bentuk wakaf produktif. Jumadi yang juga sebagai Dekan Fakultas Geografi UMS menyebut, program itu melibatkan mahasiswa secara aktif dalam pemetaan dan implementasi, menjadikan pengabdian ini sekaligus sebagai ruang belajar langsung di tengah masyarakat.

Bahkan, sistem pengelolaan air juga dirancang berkelanjutan melalui paguyuban warga yang dibina PCM dan Lazismu. Seiring berjalannya waktu, Kampung Wakaf Air mulai menunjukkan dampak sosial-ekologis. Masyarakat menjadi lebih sadar menjaga sumber air dan semangat gotong royong pun tumbuh dalam pengelolaan sistem air mandiri (PAMMU).

“Fakultas Geografi UMS menyatakan kesiapannya mengembangkan model ini ke wilayah lain yang mengalami krisis serupa. Saat ini, daerah seperti Wonogiri dan Boyolali sudah mulai menjalin komunikasi awal untuk penerapan program serupa,” ucapnya.

Kampung Wakaf Air menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus, lembaga zakat, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret atas masalah mendasar seperti air bersih. UMS kembali membuktikan perannya sebagai “Kampus Berdampak” yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara nyata dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...