Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Hari Keluarga Sedunia: Keluarga Jadi Kunci Cegah Krisis Sosial dan Lingkungan

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 15 Mei 2025 11:29 WIB
Hari Keluarga Sedunia: Keluarga Jadi Kunci Cegah Krisis Sosial dan Lingkungan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi keluarga. (Pinterest)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Guru Besar Psikologi Keluarga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Sri Lestari, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah krisis sosial dan lingkungan yang kini tengah mengancam generasi muda dan masa depan bumi. Wejangan itu disampaikan dalam rangka Hari Keluarga Sedunia yang jatuh pada 15 Mei.

Menurut Sri Lestari, banyak persoalan sosial seperti kekerasan dalam rumah tangga, perundungan di sekolah, pernikahan dini, hingga kejahatan seksual pada anak, berakar dari lemahnya peran keluarga dalam mendampingi dan membentuk karakter anak. “Jika keluarga mampu menjalankan fungsinya dengan baik, banyak masalah sosial bisa dicegah sejak awal,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Ia menekankan keluarga adalah fondasi peradaban dan tempat pertama anak mengenal nilai-nilai kemanusiaan. Dosen Fakultas Psikologi UMS itu juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi keluarga modern akibat kemajuan teknologi. Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol membuat kualitas komunikasi antar anggota keluarga semakin menurun.

Sibuk dengan Gadget

Dia menjelaskan banyak keluarga duduk bersama tapi tidak saling bicara karena sibuk dengan gadget masing-masing. Ini menyebabkan keterasingan emosional dalam rumah sendiri. Hal ini berpengaruh pada meningkatnya kasus keterlambatan bicara pada anak, kurangnya empati, serta menjadikan anak sebagai penonton pasif dalam hidupnya.

“Komunikasi bukan sekadar keberadaan fisik, tetapi melibatkan perhatian dan emosi. Anak-anak tidak cukup hanya diberi makan dan pendidikan formal, tetapi juga membutuhkan kasih sayang dan kehadiran emosional dari orang tua,” kata Sri Lestari.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan keluarga yang sehat secara psikologis akan melahirkan generasi yang kuat, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Hal ini juga berlaku dalam konteks kepedulian lingkungan.

Menanggapi tema global Hari Keluarga Sedunia tahun ini yang menyoroti keberlanjutan keluarga dan bumi, Sri menyebut krisis lingkungan juga dapat diatasi melalui edukasi yang dimulai dari rumah. “Kesadaran untuk menjaga bumi harus ditanamkan sejak dini dalam keluarga. Anak-anak perlu dibiasakan mencintai alam, memilah sampah, dan mengurangi penggunaan plastik,” ungkapnya.

Guru Besar Psikologi Keluarga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Sri Lestari,.
Guru Besar Psikologi Keluarga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Sri Lestari,. (Humas)

Ia menggarisbawahi kebiasaan kecil di rumah dapat berdampak besar bagi lingkungan global, serta mengingatkan bahwa perubahan iklim dan kerusakan alam yang terjadi saat ini adalah akibat dari pola hidup yang tidak bertanggung jawab.

Jika keluarga tidak lagi mengenalkan anak pada interaksi dengan alam, generasi mendatang bisa kehilangan kedekatan emosional dengan bumi. “Jangan sampai anak-anak kita hanya mengenal sawah, burung, atau suara kodok dari layar digital,” ucap Sri Lestari.

Karena itu, ia mendorong setiap keluarga untuk membuat program kecil yang menumbuhkan cinta lingkungan, seperti berkebun, mendaur ulang sampah, atau membuat jadwal bermain di alam terbuka bersama anak.

Guru Besar Bidang Psikologi Keluarga itu juga menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, institusi pendidikan, dan pemerintah dalam membangun ekosistem keluarga yang sehat dan berdaya. Menurutnya, penguatan keluarga adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. “Kalau kita ingin membangun bangsa yang maju dan beradab, mulai dulu dari memperkuat keluarga,” tegasnya. Ia mengajak semua pihak menjadikan Hari Keluarga Sedunia sebagai momentum refleksi dan aksi bersama memperbaiki kualitas kehidupan keluarga Indonesia

Berita Terbaru

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...