Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Makna Cinta dan Kesetaraan: Buku “Marwah Cinta” Resmi Diluncurkan

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 10 Maret 2025 15:55 WIB
Makna Cinta dan Kesetaraan: Buku “Marwah Cinta” Resmi Diluncurkan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dewan Pakar Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (IKA UMS) & Founder Matahati Consulting, Tutut Handayani, meluncurkan buku dengan judul Marwah Cinta, Sabtu (8/3/2025). Peluncuran buku bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional 2025. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dewan Pakar Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (IKA UMS) & Founder Matahati Consulting, Tutut Handayani, meluncurkan buku dengan judul Marwah Cinta, Sabtu (8/3/2025). Peluncuran buku bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional 2025 yang mengangkat tema “Accelerate Action” (Mempercepat Aksi).

Buku ini mengajak pembaca untuk memahami cinta bukan sekadar romantisme, tetapi keikhlasan dalam menjalankan fitrah manusia. Buku setebal 450 halaman ini menawarkan perspektif multidimensional mengenai cinta dengan merangkai argumentasi logis, kedalaman hati (qolbu), dan pemaknaan alam semesta.

Menurut Tutut Handayani, cinta dalam konteks perempuan bukan sekadar urusan emosi, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual. “Buku ini saya persembahkan kepada perempuan Indonesia sebagai teman refleksi dalam perjalanan hidup. Cinta bukan sebatas rasa, tetapi juga nilai moralitas yang mengangkat martabat manusia,” ujarnya, Senin(10/3/2025).

Melalui buku ini, Tutut mengajak pembaca untuk melihat konsep kesetaraan gender dari sudut pandang yang lebih luas. Kesetaraan bukanlah ajang kompetisi antara laki-laki dan perempuan, melainkan pembagian peran dan tanggung jawab yang adil.

Dualisme Peran

Dalam realitas kehidupan, perempuan seringkali dihadapkan pada dualisme peran, antara karier dan keluarga. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam keluarga agar peran perempuan tidak dipandang sebelah mata.

“Perempuan sering diidentikkan sebagai penjaga rumah dan anak-anak. Namun, ketika perempuan berhasil dalam karier dan pendidikan, penting adanya dukungan serta kolaborasi keluarga dalam berbagi peran dan tanggung jawab,” tambahnya.

Buku Marwah Cinta juga menyoroti bagaimana kesadaran manusia dalam melepaskan ego dapat menjadi kunci dalam membangun hubungan yang harmonis. Keikhlasan dan tanggung jawab dalam mencintai menjadi landasan utama, bukan sekadar mengikuti egoisme diri. “Cinta sejati adalah manifestasi kasih sayang yang tulus, ikhlas, dan bertanggung jawab,” ungkap Tutut.

Sebagai bagian dari refleksi Hari Perempuan Internasional, buku ini mengajak perempuan Indonesia untuk menemukan jati diri dan memahami fitrah manusia dalam menyelesaikan kodrat dan takdirnya. Perbedaan antara laki-laki dan perempuan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk disyukuri sebagai Maha Karya Tuhan yang penuh hikmah.

Dengan bahasa yang filosofis dan edukatif, Marwah Cinta menghadirkan dialektika cinta yang mendalam, memberikan wawasan baru tentang bagaimana perempuan dapat menjalani kehidupan dengan keseimbangan antara perasaan, tanggung jawab, dan nilai spiritualitas.

Peluncuran buku diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak perempuan untuk memahami hakikat cinta yang sesungguhnya. “Perempuan adalah kesempurnaan jagad, bukan hanya karena keindahan fisiknya, tetapi karena akhlak dan budi luhurnya,” ujarnya. Buku Marwah Cinta kini telah tersedia dan dapat menjadi bacaan reflektif bagi siapa saja yang ingin memahami cinta dalam esensi yang lebih mendalam.

Berita Terbaru

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...

Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...

Leave a comment