Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Wamendikdasmen Bahas Peran Pondok Shabran UMS dalam Cetak Intelektual Muslim

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 12 Maret 2025 14:40 WIB
Wamendikdasmen Bahas Peran Pondok Shabran UMS dalam Cetak Intelektual Muslim
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, menyambangi Pondok Shabran UMS. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan perannya sebagai kawah candradimuka bagi intelektual Muslim. Dengan mengintegrasikan pendidikan tinggi dan pendidikan berbasis pesantren, Pondok Shabran menjadi wadah strategis dalam membentuk kader-kader Muslim yang memiliki kompetensi akademik, kepemimpinan, serta spiritualitas yang kuat.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, alumni Fakultas Agama Islam (FAI) UMS yang lulus pada tahun 2002 itu menegaskan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran memiliki kontribusi besar dalam mencetak intelektual Muslim yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan pemahaman Islam yang mendalam.

“UMS dengan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran telah membangun ekosistem pendidikan yang unik, di mana mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar dalam membangun peradaban,” ujarnya Selasa, (11/3/2025).

Memasuki lingkungan UMS dan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran, Fajar menemukan ekosistem akademik yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Budaya diskusi yang kuat dan dorongan untuk berpikir kritis membawanya aktif dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Laboratorium Karakter

Selain IMM, Fajar aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas, hingga BEM Universitas. Ia percaya bahwa kepemimpinan mahasiswa adalah laboratorium untuk membentuk karakter, wawasan, dan jaringan sosial yang akan bermanfaat di masa depan.

“Keunggulan dari Pondok Shabran ini terletak pada sistem pendidikannya yang holistik. Mahasiswa mendapatkan pembelajaran berbasis kurikulum universitas, sekaligus pendalaman ilmu keislaman yang komprehensif,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini dapat memberikan keuntungan besar bagi para santri dalam mengembangkan pola pikir kritis yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Selain itu, lingkungan yang kondusif serta bimbingan dari para ulama dan akademisi berpengalaman menjadikan Pondok Shabran sebagai tempat ideal bagi calon intelektual Muslim.

Sebagai bagian dari UMS, Pondok Hajjah Nuriyah Sobron juga memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan jaringan intelektual. Mahasiswa didorong untuk aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan sosial, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, menyambangi Pondok Shabran UMS.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, menyambangi Pondok Shabran UMS. (Humas)

“Di Pondok Shabran, mahasiswa dibimbing untuk menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan jiwa kepemimpinan yang tinggi,” tambah Wamendikdasmen.

Alasan untuk memilih kuliah di UMS dan bergabung dengan Pondok Hajjah Nuriyah Sobron sangat jelas. Selain memiliki reputasi akademik yang kuat, UMS juga menawarkan lingkungan pendidikan yang berbasis nilai-nilai Islam dengan sistem pembelajaran yang terintegrasi.

Bagi dia, mahasiswa yang menempuh pendidikan di UMS sekaligus mondok di Shabran akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, baik secara akademik maupun spiritual. Keuntungan lainnya adalah akses ke berbagai fasilitas pendidikan yang lengkap, serta komunitas akademik yang suportif dalam pengembangan diri.

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, Pondok Hajjah Shabran terus berkomitmen untuk mencetak intelektual Muslim yang siap menghadapi tantangan global. “UMS melalui pondok ini tidak hanya mendidik mahasiswa menjadi lulusan yang kompetitif, tetapi juga individu yang memiliki visi keislaman yang kokoh dalam membangun masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...