
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Grha Wisata Niaga Sriwedari sebagai tempat penyelenggaraan Muhammadiyah Solo Expo 2024 mengenalkan produk, kerajinan, karya kreativitas dari berbagai sekolah Muhammadiyah yang ada di kota Solo. Acara ini diselenggarakan pada Minggu-Selasa (17-19/11/2024), dari pukul 09.00- 21.00 WIB, dengan menampilkan berbagai acara salah satunya yaitu pertunjukan pentas seni dan kreasi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang diisi oleh penampilan dari berbagai sekolah yang andil dalam Muhammadiyah Solo Expo.
Hal menarik yang membuat pengunjung antusias yakni penampilan oleh SMK Muhammadiyah 5 Solo. Sekolah ini menghadirkan peragaan busana yang sangat spektakuler dan menarik mata para pengunjung. Berbagai kostum kreatif dan inovatif dipamerkan, dengan tidak menghilangkan nilai- nilai kebudayaan Indonesia di semua tema kostum yang ditampilkan. Pengunjung dimanjakan dengan aksesoris dan kemegahan para murid yang memperagakan busana di atas panggung. Masih bertemakan “Kepemimpinan”, pameran kostum ini menampilkan lebih dari 10 kostum yang dibuat oleh MBC (Mulia Batik Contemporary) mempersembahkan berbagai tema, seperti wayang anoman, rahwana, lembu sura, merak, dan masih banyak lagi.
Kostum-kostum tersebut dirancang dengan detail yang memukau, menampilkan keterampilan tinggi dan pemanfaatan teknologi terkini, seperti teknik pencetakan 3D dan bahan ramah lingkungan tentunya menghemat biaya. Muhammadiyahsolo.com mewawancarai Aulia, kelas X jurusan Tata Busana yang juga tergabung di MBC SMK Muhammadiyah 5 Solo. “Kostum yang dipakai ini dipilihkan oleh guru Kak, jadi kita tinggal pakai kebetulan yang saya pakai ini tema merak, dan yang lainnya dipakai oleh teman,” jelasnya.
Lumayan Berat
“Lumayan berat juga tetapi kita senang soalnya banyak sekali yang antusias buat foto sama kita di sini tadi. Kostumnya ini juga bukan sekadar buat sekolah saja, tapi juga disewakan untuk karnaval-karnaval juga biayanya sekitar 300-700-an ribu tergantung kostum mana yang mau disewa. Butuh waktu lumayan lama juga untuk membuat satu tapi karena merangkainya bersama teman- teman jadi terasa tidak lama,” ujarnya.
Bahan yang digunakan seperti kain jarik sebagai aksesoris sayap, dan penyangga seperti kawat dan bahan insole sepatu, serta mahkota dari barang tak terpakai namun oleh tangan siswa tata busana SMK Muhammadiyah 5 ini Solo bisa disulap menjadi kostum yang begitu megah.
Desain yang mengutamakan kenyamanan saat dipakai dan estetika visual. Menarik minat pengunjung dari dewasa hingga anak- anak. Kostum-kostum dengan desain yang mengangkat budaya lokal dan futuristik tampil mencuri perhatian. Misalnya, ada kostum yang terinspirasi dari bahan tak terpakai yang dipadukan dengan elemen modern, serta kostum-kostum yang mengusung tema keberlanjutan menggunakan bahan-bahan daur ulang.Harapanya, semoga dengan adanya peragaan ini banyak yang tertarik untuk masuk ke sekolah unggulan ini. (Reporter Magang: Augie Citra Widiana)
PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...
Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...
Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...
Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak
SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...
Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...
SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...
Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...
SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...
62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...
Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...
Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....
Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...






