Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Akademisi UMS dan UII Bersinergi Olah Sampah Organik di Bantul

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 15 November 2024 22:50 WIB
Akademisi UMS dan UII Bersinergi Olah Sampah Organik di Bantul
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebagai bagian program pengabdian masyarakat yang bertujuan mendukung pengembangan Kawasan Karangkitri sebagai desa wisata berkelanjutan, sebuah pelatihan mengenai pengolahan sampah organik digelar di Kampung Mataraman, Jl. Ringroad Selatan No. 93, Bantul, Jogja. (Humas)

JOGJA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebagai bagian program pengabdian masyarakat yang bertujuan mendukung pengembangan Kawasan Karangkitri sebagai desa wisata berkelanjutan, sebuah pelatihan mengenai pengolahan sampah organik digelar di Kampung Mataraman, Jl. Ringroad Selatan No. 93, Bantul, Jogja.

Acara dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri dari perwakilan pihak Desa Panggungharjo, warga setempat, unit pengelolaan sampah “KUPAS”, serta para pegiat bank sampah. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan Desa Panggungharjo di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, yang dipimpin Wisnu Setiawan, dosen Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik, sekaligus mengoptimalkan potensi wisata alam di kawasan Karangkitri melalui prinsip-prinsip keberlanjutan,” ungkap Wisnu, Jumat, (15/11/2024).

Pelatihan tersebut menghadirkan dua pemateri yang memiliki keahlian di bidang pengolahan sampah dan teknologi tepat guna. Pemateri pertama, Hijrah Purnama Putra, dosen Prodi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia (UII), menyampaikan materi tentang “Pengolahan Sampah Organik”.

Metode Praktis

Dalam penjelasannya, Hijrah memberikan berbagai metode praktis yang dapat diterapkan oleh masyarakat, seperti pembuatan pupuk kompos dari sampah organik. Dengan cara ini, sampah yang biasanya terbuang dapat dimanfaatkan kembali untuk meningkatkan kualitas tanah dan mendukung pertanian lokal.

Pemateri kedua, Agus Haitami, Konsultan Teknologi Tepat Guna dari UD Juru Martani Rekayasa Sarana, memberikan materi mengenai “Pembuatan Kompos Blok”. Agus memberikan pelatihan secara langsung tentang cara membuat kompos dalam bentuk blok yang lebih praktis dan mudah digunakan.

“Metode ini tepat untuk digunakan oleh rumah tangga maupun UMKM, sehingga sampah organik dapat mempunyai nilai ekonomis lebih dan ramah lingkungan. Inovasi ini sekaligus menjawab keresahan peserta pelatihan bahwa pengolahan sampah organik tidak menarik bagi masyarakat secara umum karena sampah organik biasanya tidak mempunyai nilai ekonomis yang menjanjikan,” paparnya.

Pelatihan yang digelar pada Rabu, (13/11/2024) dipandu Afif Ari Wibowo, dosen Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang bertindak sebagai moderator. Setelah penjelasan materi, moderator memberikan kesempatan sesi tanya jawab antara. Sesi diskusi ini menjadi ajang bertukar informasi antara pemateri dan peserta, serta membuka peluang kolaborasi lebih lanjut di masa depan.

Sebagai bagian program pengabdian masyarakat yang bertujuan mendukung pengembangan Kawasan Karangkitri sebagai desa wisata berkelanjutan, sebuah pelatihan mengenai pengolahan sampah organik digelar di Kampung Mataraman, Jl. Ringroad Selatan No. 93, Bantul, Jogja.

Sebagai bagian program pengabdian masyarakat yang bertujuan mendukung pengembangan Kawasan Karangkitri sebagai desa wisata berkelanjutan, sebuah pelatihan mengenai pengolahan sampah organik digelar di Kampung Mataraman, Jl. Ringroad Selatan No. 93, Bantul, Jogja. (Humas)

Acara ini disambut antusias warga Desa Panggungharjo. Mereka terlihat aktif bertanya kepada pemateri dan antusias mengikuti praktik langsung dalam pembuatan kompos blok. Beberapa peserta mengungkapkan rasa puas mereka setelah pelatihan, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang akan langsung diterapkan di rumah masing-masing.

Salah seorang peserta, Siswoyo selaku manager dari Unit Pengelolaan Sampah “KUPAS” menyampaikan kegiatan pelatihan seperti ini sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dia mengatakan kebanyakan pelatihan hanya sebatas sosialisasi dan pemberian fasilitas, belum banyak yang sampai pada pendampingan.

Dia berharap kegiatan pelatihan serta pengabdian ini dapat dilanjutkan dan sampai pada tahap pendampingan. “Kegiatan pelatihan ini berperan penting dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang mencakup pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang teredukasi tentang pengelolaan sampah, diharapkan lingkungan desa yang lebih nyaman dan berkelanjutan dapat tercapai,” terangnya.

Acara ditutup dengan harapan bahwa seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong terciptanya lebih banyak inovasi dalam pengelolaan sampah di tingkat desa. Ke depannya, pelatihan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan, seiring dengan semakin berkembangnya Desa Panggungharjo sebagai desa wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...