Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Outbound Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Tingkatkan Kolaborasi dan Motivasi

Nikmah Hidayati, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 18 Oktober 2024 11:07 WIB
Outbound Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Tingkatkan Kolaborasi dan Motivasi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 83 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo ikuti kegiatan fieldtrip sebagai sarana peningkatan kolaborasi dan motivasi di Wisata Ledok Sambi, Kec. Pakem, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10/10/2024). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 83 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo ikuti kegiatan fieldtrip sebagai sarana peningkatan kolaborasi dan motivasi di Wisata Ledok Sambi, Kec. Pakem, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10/10/2024).

Koordinator tim kelas IV, Andi Arfianto, menyampaikan kegiatan fieldtrip kali ini dikemas dalam bentuk outbound dengan tujuan membangun kolaborasi untuk menghadirkan energi positif sebagai upaya memperkuat karakter para murid.

“Kegiatan outbound merupakan salah satu wadah bagi kita untuk melakukan kegiatan penyegaran atau refreshing di luar rutinitas harian para murid. Selain sebagai kegiatan penyegaran, outbound juga akan memberi ruang belajar bagi setiap murid untuk menggali nilai-nilai positif yang ditawarkan,” terangnya.

Dengan mengangkat tema “Kolaborasi Wujudkan Pelajar Berkemajuan yang Memiliki Motivasi Tinggi dan Berkarakter,” kegiatan fieldtrip kali ini didampingi oleh enam guru dan delapan tim fasilitator Ledok Sambi.

Enam Jenis Outbound

Kegiatan outbound dimulai dengan ice breaking dilanjutkan dengan pembagian kelompok. Delapan kelompok yang terpilih akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kelompok putra dan putri. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 sampai 11 murid dan setiap kelompok akan dipandu satu fasilitator dan satu guru pendamping.

Ada enam jenis outbound yang diikuti oleh setiap kelompok. Pertama, outbound mendayung. Dalam setiap babaknya, outbound ini memerlukan dua kelompok sekaligus. Setiap dua kelompok akan berlomba-lomba mendayung kayak hingga mencapai garis finish. Permainan ini membutuhkan semangat kolaborasi dan kekompakan tim saat bertanding mengahadapi tim lawan.

Sebanyak 83 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo ikuti kegiatan fieldtrip sebagai sarana peningkatan kolaborasi dan motivasi di Wisata Ledok Sambi, Kec. Pakem, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10/10/2024).

Sebanyak 83 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo ikuti kegiatan fieldtrip sebagai sarana peningkatan kolaborasi dan motivasi di Wisata Ledok Sambi, Kec. Pakem, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10/10/2024). (Humas)

Kedua, outbound meluncur dengan bambu di atas kolam air. Setiap peserta dalam kelompok perlu mencoba outbound seru dan cukup menegangkan ini. Sebab, meluncur dengan menggunakan bambu yang digantung tepat di atas kolam air dapat membangun jiwa yang berani dalam menghadapi rintangan.

Ketiga, outbound tembak-tembakan menggunakan water gel gun. Pada setiap sesi, permainan ini dilakukan oleh dua kelompok. Mereka akan bersaing untuk mengalahkan tim lawan. Jenis permainan ini layaknya simulasi misi militer. Sangat seru dan mampu melatih kefokusan, ketangkasan, serta membentuk kolaborasi yang kuat antaranggota dalam setiap kelompok.

Keempat, outbound menanam padi. Khusus pada outbound ini, para murid mendapatkan ilmu menanam padi secara langsung dari seorang petani di kawasan wisata Ledok Sambi tersebut. Setiap individu dalam kelompok akan diminta untuk terjun langsung ke dalam sepetak sawah dan praktik menanam padi bersama. Outbound ini bertujuan untuk melatih kesabaran dan empati kepada para petani atas jerih payahnya dalam menanam padi.

Kelima, outbound berjalan di atas sebatang besi dan meluncur dengan menggunakan seutas tali. Selain bertujuan untuk melatih keberanian, permainan ini juga membutuhkan kefokusan dan kekuatan dalam menjaga keseimbangan.

Keenam, outbound edukasi pencarian angka. Sistem permainan ini dilakukan oleh dua kelompok secara bersamaan. Masing-masing kelompok membentuk baris berbanjar. Secara berurutan, setiap anggota dalam kelompok berlari untuk mencari dan menginjak angka yang disebutkan oleh fasilitator. Outbound ini bertujuan untuk melatih kolaborasi dan ketangkasan para murid.

Salah satu murid baru di kelas IV, Saafia Kamila Sisna, merasa sangat senang dapat mengikuti seluruh rangkaian outbound acara fieldtrip kali ini. “Ini fieldtrip pertama yang aku ikuti bersama teman-teman kelas IV SD Muhammadiyah PK Kottabarat. Sangat seru, kegiatan outbound ini membuatku lebih dekat mengenal karakteristik teman-teman di sekolah,” ucapnya dengan nada ceria.

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....