Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

SD Muhammadiyah PK Solo Gelar Simulasi Mitigasi Bencana Bersama MDMC

Nikmah Hidayati, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 14 September 2024 13:37 WIB
SD Muhammadiyah PK Solo Gelar Simulasi Mitigasi Bencana Bersama MDMC
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat meletakkan tas di atas kepala untuk berlindung diri saat simulasi bencana gempa bumi, Jumat (13/9/2024).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo ikuti simulasi mitigasi bencana gempa bumi dan kebakaran di sekolah. Kegiatan yang diikuti oleh 454 murid dan 40 guru serta tenaga kependidikan ini bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Solo, Jumat (13/9/2024).

Bencana gempa bumi dan kebakaran terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi oleh manusia. Sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana perlu dilaksanakan untuk menghindari kerugian yang ditimbulkan, mengurangi rasa ketidaknyamanan hajat hidup orang banyak, dan memperkecil risiko jatuhnya korban jiwa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Sarpras SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Muhamad Arifin, menyampaikan tujuan dari kegiatan simulasi mitigasi bencana untuk melatih kesiapsiagaan para murid, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah dalam mengambil sikap dan tindakan ketika menghadapi bencana gempa bumi dan kebakaran.

“Warga sekolah diharapkan tidak panik dan tetap mengikuti arahan apabila terjadi bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial. Kami juga ingin memberikan pengetahuan dan pemahaman cara mengantisipasi ancaman potensi gempa megathrust yang akhir-akhir ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” terangnya.

Sempat Kaget

Materi yang disampaikan tim MDMC meliputi penanganan kebakaran, gempa bumi, beserta proses evakuasi, dan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Penyampaian materi dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori kelas bawah (I, II, dan III) bertempat di hall utama sekolah, kelas atas (IV, V, dan VI) berada di serambi Masjid Kottabarat, serta guru dan tenaga kependidikan bertempat di ruang meeting.

Instruktur MDMC Solo, Mugiyanto, menyampaikan bencana itu terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga. Simulasi bencana penting dilakukan untuk memberi pengetahuan dan meningkatkan kewaspadaan tentang bahaya bencana.

Baca juga: Siswa Kelas II SD Muh PK Outing Class di Air Mancur

“Kenali dulu apa itu bencana. Jika itu tidak merugikan dan tidak menggangu hajat hidup orang banyak, maka itu belum dikategorikan sebuah bencana. Waspadalah jika terjadi bencana gempa bumi, lindungi kepala kita menggunakan tangan atau tas yang kita bawa, berlindung di bawah meja, hindari kaca yang mudah pecah, jika dirasa aman segera cari lokasi titik kumpul yang terbuka,” pesannya kepada para murid.

Materi PPGD diisi oleh perawat ICU RS PKU Muhammadiyah Solo, Adriansyah dan diikuti oleh guru pendamping serta tenaga kependidikan SD Muhammadiyah PK Solo.   Adriansyah menyampaikan lima hal yang harus disiapkan untuk antisipasi bencana. Pertama, sekolah harus membentuk tim khusus pembagian tugas antisipasi bencana. Kedua, mendeteksi dini bencana yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah dengan melakukan pendataan. Ketiga, miliki kemampuan untuk mengontrol diri saat terjadi bencana di antaranya tidak mudah panik dan mampu memilah prioritas yang perlu diselamatkan. Keempat, belajar pertolongan pertama pada korban (pijat jantung). Kelima, rancangan praktik mengevakuasi korban bencana.

Tak hanya pemaparan materi, peserta juga praktik penanganan pertolongan pertama pada korban bencana, proses evakuasi menggunakan tandu, sampai kemudian diangkut ambulans ke rumah sakit. Sedangkan tiap kategori kelas bawah dan atas juga diminta mempraktikkan cara memadamkan api ringan serta simulasi evakuasi apabila terjadi gempa bumi.  Salah satu murid kelas II, Genio Azzaheer Istiyawan,  sempat merasa kaget ketika sirene dinyalakan tanda simulasi gempa mulai dipraktikkan.

“Seru, serasa benar-benar terjadi peristiwa gempa hari ini. Awalnya kami merasa panik saat sirene mulai dibunyikan. Ustazah meminta kita untuk tetap tenang, segera berlindung di bawah meja. Setelah sirine tanda gempa berhenti, kami diminta turun ke titik kumpul dengan berjalan menunduk secara bergantian sambil menutup kepala menggunakan tas sekolah,” ucapnya mengenang simulasi bencana.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...

Nilai TKA SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melampaui Rata-Rata Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 54 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, mengikuti kegiatan akhirusanah di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (13/6/2026). Dari...

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Surakarta menggelar PK Fest 2026, Sabtu (13/6/2026), di kompleks sekolah. PK Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari perlombaan...

Tanam Pohon Jadi Penutup Supercamp PPL-2 SD Muhammadiyah PK Banyudono

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Leadership (PPL)-2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi ditutup di kawasan Refresh River Tubing Janti, Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026)....

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru Bahasa Inggris SMP Imam Syuhodo Lulus S2

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil...

Atasi Sampah Sekolah, Tim UMS Ciptakan Sistem Digital Berbasis IoT untuk Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA) untuk mendorong terbentuknya...

AI Ubah Pembelajaran Matematika, Akademisi UMS Tekankan Peran Baru Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk Pembelajaran Matematika Era AI: Peluang,...

Jeda PSAT, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Beragam Profesi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 167 murid kelas I dan II mengikuti pelatihan...

Menuju Satu Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Hadirkan PK Fest 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menyiapkan gelaran PK Fest 2026 sebagai ajang pameran inovasi, kreativitas, dan inspirasi siswa. Kegiatan yang...

MTs Muhammadiyah Surakarta Lepas 43 Lulusan, Hafalan Tertinggi Capai 25 Juz

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta melepas 43 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Wisuda Tahfidz. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Pilah Sampah dan CTPS di TK Aisyiyah Sindon

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di...

Akhirussanah SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Diwarnai Wisuda Tahfidz Juz 30 Perdana

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 14 Danukusuman menggelar Wisuda Tahfidz Juz 30 perdana bersamaan dengan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di...