
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Budaya menghargai prestasi. Prestasi apapun yang diperoleh siswa, guru, karyawan sekolah harus selalu mendapat apresiasi dari warga sekolah, sehingga muncul semangat berprestasi dan budaya membicarakan prestasi di sekolah jadi kebahagiaan bersama.
Di era disruptif seperti saat ini, setiap sekolah harus memiliki branding yang khas. Branding sekolah sangat penting, karena nantinya akan menjadi kekuatan dan pembeda dari masing-masing sekolah. Sekolah yang memiliki branding yang khas, nantinya dapat menarik minat masyarakat untuk masuk ke sekolah.
Demikian pernyataan Wakil Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo bidang Humas, Dwi Jatmiko, saat apel pagi di lapangan sekolah, Kamis (16/5/2024) pagi pukul 06.45 WIB. “SD Muhammadiyah 1 Surakarta terkenal dengan SD Muh 1 Solo, dengan brand-nya Sekolah Karakter Nasional, Sekolah Sehat, Kantin Sehat Ramah Anak tingkat nasional, Sekolah Penggerak, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Adiwiyata, Sekolah Budaya, Sekolah Religius dan Sekolah Bersejarah yang berdiri sejak 1935,” terangnya melalui siaran pers yang diterima muhammadiyahsolo.com, Kamis (17/5/2024).
Jatmiko mengingatkan, semua orang adalah pemasar jasa pendidikan. Maka, kegiatan terdokumentasi setiap kegiatan sekolah itu sangat penting. Gali keunikan sekolah, lalu publikasikan sekolah dengan postingan dan konten yang menarik namun tetap dalam etika pendidikan yang santun dan mengedukasi.
Kolaborasi dan Komunikasi
“Terima kasih kolaborasi dan komunikasi antar warga sekolah terutama Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Al Islam, Sarpras, Kesiswaan yang telah mengirim foto untuk mengisi di sosial media seperti Facebook, Instagram, Youtube, Podcast, dan juga web,” ujarnya. Dia menegaskan, guru karyawan berpakaian islami menjadi inspirasi gaya hidup. Penampilan guru dimulai dari cara berpakaian, riasan yang digunakan, aroma tubuh, hingga cara seorang guru saat berpapasan dengan siswa dan sesama guru.
“Untuk itu guru sangat perlu terlihat fresh, wangi, dan bersemangat setiap datang ke sekolah. Keunikan guru, hal ini berkaitan dengan attitude, keramahan, kedisiplinan, dan totalitas dalam bekerja serta bersosialisasi dengan sesama guru maupun orang tua siswa,” tegasnya. Untuk berhasil mengkomunikasikan branding sekolah secara efektif perlu strategi yang jitu. “Kita harus menentukan saluran apa saja yang akan kita gunakan. Mulai dari saluran yang bersifat offline ataupun online. Targetnya adalah ketercapaian target PPDB,” katanya.
Contoh saluran offline yang bisa digunakan dalam branding sekolah atau lembaga pemberitaan di media cetak, brosur, banner/spanduk, openhouse, perlombaan, seminar, pameran dan lain-lain.
SD Muhammadiyah 1 Solo Ajak Wali Murid Bersinergi Wujudkan Generasi Berkemajuan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo mengajak wali murid berperan aktif mendampingi pendidikan anak melalui sosialisasi program sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 bertajuk Growing Together,...
Matamuda MTs Muhammadiyah Solo Bekali Murid Anti-Perundungan dan Jiwa Kepemimpinan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari ketiga Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) dan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) di MTs Muhammadiyah Solo berlangsung edukatif dengan menghadirkan...
SD Muhammadiyah 1 Solo Deklarasikan Sekolah Anti-Perundungan saat MPLS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun...
Guru Gunungkidul Belajar Inovasi Pembelajaran Bahasa Jawa di SD Muhammadiyah PK Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo kembali dipercaya menjadi rujukan pengembangan pendidikan. Sekolah ini menjadi lokasi Studi Lapangan Pendidikan dan Pelatihan...
Lewat Pembiasaan Harian, SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Karakter Religius Murid
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo terus memperkuat budaya religius melalui pembiasaan ibadah yang dilaksanakan secara terstruktur setiap hari. Program tersebut menjadi bagian dari...
Sekolah Harus Adaptif, Strategi Branding di Era Digital Penting
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Humas SD Muhammadiyah 1 Solo, Dwi Jatmiko, mengingatkan lembaga pendidikan perlu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat di era digital. Menurutnya,...
Wawali Solo Ajak Murid SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Jadi Petualang Hebat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Solo berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Astrid Widayani....
MPLS Ramah SD Muhammadiyah PK Solo Hadirkan Mini Outbound Seru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah murid kelas I SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo...
SD Muhammadiyah 1 Solo Tegaskan MPLS Ramah Anak, Tolak Segala Bentuk Perundungan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo menegaskan komitmennya menghadirkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak, aman, dan bebas dari perundungan pada Tahun...
Apel Perdana Meriah, SMP Muhammadiyah PK Surakarta Tanamkan Semangat Berprestasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar apel hari pertama masuk sekolah di lapangan basket sekolah, Senin (14/7/2026). Kegiatan ini diikuti...
MPLS SMA Muhammadiyah PK Surakarta Bekali Siswa Menata Jalan Menuju Perguruan Tinggi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS), Senin (13/7/2026). Melalui...
Rebranding Sekolah, SD Muhammadiyah PK Solo Perkuat Identitas Berkemajuan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengawali Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027 dengan memperkenalkan arah baru pengembangan sekolah melalui program rebranding....






