Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Kaum Muda Muhammadiyah Solo Diskusi Bahas Penyelamatan Lingkungan dan Budaya Hidup Berkelanjutan

Hendro Susilo, Editor: Sholahuddin
Jumat, 16 Februari 2024 10:22 WIB
Kaum Muda Muhammadiyah Solo Diskusi Bahas Penyelamatan Lingkungan dan Budaya Hidup Berkelanjutan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Suasana Focus Group Discussion (FGD) yang membahas isu lingkungan dan budaya hidup berkelanjutan di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Kamis (15/2/2024). (Foto: Hendro Susilo).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kottabarat, Kota Solo, menggelar Focus Group Discussin (FGD) pada Kamis (15/2/2024) di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat di Jl. Pleret Raya, Sumber, Banjarsari, Kota Solo. Partisipan FGD ini berasal dari utusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sekolah setempat, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kottabarat, serta melibatkan aktivis kelompok studi Tajdid Pendidikan, sebuah kelompok yang fokus bergerak pada pengembangan sosial dan pendidikan. Mereka berkumpul membahas tema lingkungan dan budaya hidup berkelanjutan.

Ketua PCPM Kottabarat, Hendro Susilo, dalam forum FGD tersebut mengatakan isu lingkungan hidup saat ini mendesak untuk diangkat dan dipahami oleh generasi muda. Generasi muda berhak untuk hidup nyaman, sejahtera dan bahagia dalam sebuah lingkungan hidup yang sehat. Dia menjelaskan isu pencemaran dan kerusakan lingkungan telah tampak dan dirasakan bersama. Isu global warming, pembuangan limbah, pencemaran sampah plastik, polusi udara, pencemaran air sampai pada bencana akibat peningkatan suhu bumi perlu disikapi dan generasi muda perlu untuk memahami dan mengurangi dampaknya dengan penerapan gaya hidup berkelanjutan.

Mengutip Al-Qur’an surat Ar Rum ayat 41, salah satu peserta FGD dari Tajdid Pendidikan, Zaki Setiawan, mengurai telah tampak kerusakan di darat dan di laut akibat ulah tangan manusia harus menjadi pondasi paradigma gerakan ilmu dan amal bagi generasi muda Muhammadiyah. Zaki menggambarkan fenomena global warming dan dampak dari peningkatan suhu bumi. Ancaman bencana el-nino yang berdampak pada ketahanan pangan perlu disadari generasi muda. Ketahanan pangan ini penting karena menyangkut kelanjutan hidup manusia. “Dan, generasi muda harus di dorong untuk mau merawat atau mengembangkan hobi menanam tanaman yang menghasilkan,” ujarnya.

Peserta lain, Miftahul Ar-Rozaq, membagi pengalamannya tentang kegiatan bank sampah. Pengalaman Rozaq dalam Jambore Nasional terkait pengelolaan dan peduli sampah ditularkan kepada anak-anak muda IPM dengan harapan mereka akan terinspirasi melakukan gerakan yang sama di lingkungan masing-masing. Kesadaran anak muda terkait kelestarian lingkungan harus ditumbuhkan. Salah satu ikhtiarnya melalui forum grup diskusi seperti ini. Setelah kesadaran terbentuk kuat, jelasnya, maka akan terbentuk gaya hidup dan budaya ramah lingkungan akan kuat di kalangan anak muda.

Pakai Tumbler

Peserta FGD, Sholahuddin, memberikan pandangannya terkait kerusakan alam dan lingkungan. Dia menjelaskan Muhammadiyah memiliki komitmen kuat dalam merawat dan melestarikan alam. Komitmen kuat ini harus diinternalisasi dalam setiap diri kader. Mulai dari diri sendiri kita melakukan perilaku gaya hidup berkelanjutan, seperti ke sekolah membawa tempat minum tumbler untuk diisi ulang untuk mengurangi sampah plastik bekas minuman. Sholahuddin berharap pihak sekolah menyediakan air galon sehingga para siswa bisa dengan mudah melakukan isi ulang air minum. Dia juga berharap ada gerakan mengumpulkan sampah botol plastik bekas untuk diolah lebih lanjut. Perubahan dari diri sendiri ini penting. Apalagi bila dilakukan konsisten maka akan memberikan efek positif bagi orang lain agar turut peduli pada kelestarian lingkungan yang akhirnya hidup dengan gaya hidup berkelanjutan.

Ketua IPM Ranting SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Rafif juga memberikan pandangannya. Bahwa penting sekali bagi generasi muda diberikan pemahaman utuh agar kesadaran tumbuh dengan baik akan kelestarian lingkungan. Forum diskusi seperti FGD ini menjadi sarana yang tepat menanamkan kesadaran. Seperti isu ketahanan pangan, sebenarnya anak-anak muda telah mengenal istilah petani milenial dan banyak juga anak muda yang mengenal hidroponik. Teknik pertanian modern tersebut harus dikembangkan dan anak-anak muda perlu pendampingan dalam pelaksanaanya. Mewakili pengurus IPM, Rafif mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya forum diskusi ini. “Semoga hasil kajian diskusi ini bisa ditindaklankuti khususnya oleh IPM dalam gerakan aksi nyata program peduli lingkungan,” jelasnya.

Berita Terbaru

Dua Siswa SD Muhammadiyah Program Unggulan, Colomadu Juarai Pencak Silat Tingkat Nasional

COLOMADU, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Gembira dan bahagia menyelimuti hati dan wajah dua orang murid SD Muhammadiyah Program Unggulan, Colomadu, Karanganyar, Ananda Alesha Sarah Widyantara dan Syauqi Tapi Al...

SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Peringati Hari Santri dan Bulan Bahasa 2026 dengan Membaca Bersama

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan menyemarakkan Bulan Bahasa 2026, SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta mengadakan kegiatan Membaca Bersama dan Dongeng dengan konsep...

Kepala Kemenag Surakarta Kunjungi MA Muhammadiyah, Apresiasi Pelaksanaan TKA Perdana

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Madrasah ‘Aliyah (MA) Muhammadiyah Surakarta mendapat kehormatan menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, Kamis (29/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi...

Tim Futsal SD Mapan Juara I dan Best Player Turnamen LSBO PDM Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim futsal SD Muhammadiyah 8 Jagalan Solo atau SD Mapan meraih dua penghargaan dalam Turnamen Futsal yang diselenggarakan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga...

SD Muhammadiyah PK Solo Ajak Murid Sulap Galon Bekas Jadi Minipond

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 66 murid kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Parents’ Day bertajuk “Kreasi Minipond Ekosistem dari Galon Bekas”...

International Native Speaker Latih Kepercayaan Diri Siswa SD Muhammadiyah 14 Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Solo menggelar kegiatan International Native Speaker bertema “Speak Globally, Shine Brightly!” pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula...

Sempat Sakit, Siswa SMP Muhammadiyah 7 Colomadu Raih Gelar di Ajang Badminton

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Muhammad Fakhri Pratama, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu, meraih juara II cabang bulu tangkis tunggal putra dalam Lomba Sayap...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

SMP Muhammadiyah 1 Simpon Raih 375 Prestasi dalam 93 Hari

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo mencatatkan 375 prestasi dalam kurun waktu 93 hari. Capaian tersebut berasal dari berbagai bidang akademik dan nonakademik, mulai...

Sekolah Muhammadiyah di Solo Perkuat Tata Kelola Arsip

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Solo mengikuti Workshop Kearsipan Sekolah Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola administrasi dan pengelolaan dokumen kelembagaan. Kegiatan yang menghadirkan Rudi...

Kemah Bakti Hizbul Wathan MTs Muhammadiyah Solo Tanamkan Peduli Alam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- MTs Muhammadiyah Solo menggelar Kemah Bakti Hizbul Wathan (HW) selama tiga hari di Bumi Perkemahan Al Amin, Ngargoyoso, Kamis–Sabtu (22–24/10/2026). Kegiatan ini diikuti...

Parents’ Day, SD Muhammadiyah PK Solo Ajak Murid Jadi Donutpreneur

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Parents’ Day bertajuk “Junior Donutpreneur: Sweet Success” di Ruang...