Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Capres Harus Mampu Membuat Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Berkemajuan

Fika Annisa, Editor: Sholahuddin
Senin, 18 Desember 2023 14:52 WIB
Capres Harus Mampu Membuat Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Berkemajuan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Direktur Pascasarjana UMS, Farid Wajdi (paling kiri), menyampaikan materi saat diskusi Indonesianomika di Kampus UMS, Senin (18/12/2023). (Foto : Humas UMS).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggandeng Surakarta Daily menggelar Diskusi Pra Debat Calon presiden (Capres)- Calon wakil presiden (Cawapres) Kedua dengan topik Indonesianomika pada Senin, (18/12/2023) di Ruang Seminar Pascasarjana, Kampus II, UMS.

Direktur Pascasarjana UMS, Farid Wajdi, menyampaikan kegiatan ini diinisiasi dari Surakarta Daily. Dia menawarkan kegiatan terkait pencermatan juga peningkatan pemahaman terkait debat pilpres, yang pada akhirnya nanti outputnya berupa podcast.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, terutama untuk membangun sikap kritis dan peran kampus untuk proses didik kepada masyarakat. Setiap isu apapun bisa dipertajam, sehingga mendapatkan informasi dengan peninjauan lebih komprehensif secara akademis, lebih komplit, clear, dan terhindar dari informasi hoaks,” jelasnya.

Pada awal diskusi, Keynote Speaker, Farid Wajdi, mengungkapkan pada dasarnya terdapat penerapan teori pengambilan keputusan. Selain itu terdapat beberapa isu umum perekonomian Indonesia yang perlu menjadi perhatian Capres.

“Pertama terkait pertumbuhan ekonomi yang tidak merata. Kedua, ketidakpastian ekonomi global. Hal itu dikarenakan krisis keuangan global, fluktuasi harga komoditas, dan perubahan kebijakan perdagangan internasional ini akan mudah perekonomian Indonesia,” paparnya.

Kemudian, lanjutnya, ketidaksetaraan sosial dan ekonomi untuk mewujudkan keadilan ekonomi, menjadi penting untuk dibahas. Meskipun ada ketidaksetaraan distribusi pendapatan, akses ke layanan dasar dan bagaimana peluang ekonomi di antara penduduk Indonesia.

“Dalam hal infrastruktur, jaringan transportasi ini masih terbatas dan menjadi hambatan dalam pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya, persoalan ketenagakerjaan dan pengangguran masih menjadi perhatian serius,” ungkap Direktur Pascasarjana UMS itu.

Belum lagi, kondisi ketahanan lingkungan dan perubahan iklim yang tidak bisa dihindari. Dampak dari perubahan iklim ini memiliki konsekuensi yang serius terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Bukan Hanya Visi Misi

Permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia, adalah lemahnya pemberantasan korupsi. Hal ini berkaitan dengan kesadaran masyarakat tentang korupsi itu dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, menghancurkan kepercayaan investor, dan akan merugikan rakyat. Terakhir, masalah yang cukup serius saat ini adalah tingginya tingkat utang yang menjadi beban perekonomian. Sehingga pemerintah harus dapat membatasi dalam melakukan investasi dan kebijakan fiskal.

“Maka perlu menjadi perhatian dalam debat Capres lebih mendalam, bukan hanya visi misi tapi lebih ke action-nya. Membangun fundamental ekonomi, terutama kebutuhan masyarakat secara merata, baik di desa maupun di kota,” ujar Farid Wajdi.

Menurutnya, untuk mengatasi masalah-masalah ini pemerintah maupun Capres dituntut mampu membuat kebijakan dan reformasi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif berkemajuan.

Dalam kesempatan tersebut, Praktisi Ekonomi Maritim, Rusdianto Samawa menyampaikan jalur maritim Indonesia yang menjadi potensi besar Indonesia dalam perekonomian dunia. “Berani tidak Capres menentukan masa depan, dalam hal poros kekuasaan maritim Indonesia agar dapat menggoyang dan mengontrol dunia. Caranya bagaimana, capres debat ekonomi besuk, harus mampu menunjukkan hal itu, sebagai ketegasan dan nasionalisme kebangsaannya. Dan menjaga wilayah NKRI,” ujarnya.

Narasumber terakhir,  Imron Rosyadi, lebih menitikberatkan pada bahasan pertumbuhan ekonomi impor yang dilakukan Indonesia masih sangat tinggi.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Tawarkan Terapi Hortikultura bagi Komunitas Disabilitas Boyolali 

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali rangkaian program pengabdian melalui kegiatan Sapa Mitra 1...

UMS Dorong 490 Penerima Beasiswa Kader Jadi Pemimpin Masa Depan Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) menggelar kegiatan Silaturahmi, Pendampingan, dan Koordinasi Penerima Beasiswa Kader UMS,...

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...