Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Sulam dan Suparmi, Difabel Binaan Alumni Ummad, Berdaya dengan Produksi Tusuk Sate

(Riska Yulia & Windy Retnosari), Editor: Yusuf R. Yanuri
Rabu, 16 Agustus 2023 09:35 WIB
Sulam dan Suparmi, Difabel Binaan Alumni Ummad, Berdaya dengan Produksi Tusuk Sate

MADIUN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Bagi para difabel, keterbatasan fisik di satu sisi dapat memacu diri, bersemangat untuk tidak menyerah dengan kondisi yang ada.

Hal itulah yang dilakukan oleh pasangan suami istri, Sulam dan Suparmi, warga Dusun Bulu, Desa Candirejo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.

Sulam dan Suparmi sudah sejak tahun 2018 bekerja dengan memproduksi tusuk sate. Pembelinya memang paling banyak berada di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun.

Namun begitu, Sulam dan Suparmi kerap mendapat order dalam jumlah signifikan dari luar Madiun bahkan seperti dari Semarang (Jawa Tengah) dan Kalimantan.

Saat ini, pasutri yang punya 1 anak tersebut memperoleh order dari Semarang untuk membuat tusuk sate sebanyak 5 kuintal.

“Ini menunggu ACC pengiriman dari pihak Semarang (pembeli),” kata Sulam, Senin, 14 Agustus 2023.

Setiap hari, Sulam dan Suparmi bisa menjual 10-40 kilogram (kg) tusuk sate dengan harga Rp 7.000 tiap kg.

“Produk tusuk sate yang saya buat paling banyak diambil pengepul Madiun. Ya untuk dibuat tusuk Sempol, dan lain-lain,” kata Sulam.

Volume produksi tusuk sate berdasar pesanan yang didapat dari pemesan tidak hanya kilogram namun juga sampai kuintal.

Penghasilan paling banyak yang diperoleh Sulam dan Suparmi sebesar Rp 1,5 juta dari penjualan tusuk sate sebanyak 2 kuintal.

“Dalam 1 kuintal tusuk sate berisi 30 kg sampai 35 kg, dan dalam 1 kg tusuk sate berisi 600 sampai 700 tusuk sate,” ujar Sulam.

Sulam mengatakan, dalam memproduksi tusuk sate ini, ia dan istrinya menggunakan mesin Three in One yang bekerja memproduksi tusuk sate-tusuk sate dari bilah bambu berukuran panjang 30 cm

“Saya juga menggunakan mesin tersendiri untuk memperuncing tusuk sate tersebut,” kata Sulam.

Bahan baku yang dipakai untuk memproduksi tusuk sate ini adalah bambu ORI yang didapat Sulam dengan memesan lebih dulu.

“Dulu saya pernah mencari bahan baku tusuk sate itu sendiri. Karena sekarang tenaganya tidak memungkinkan, saya lebih memilih membeli bahan baku untuk menghemat tenaga,” ujar Sulam.

Sulam mengaku jika tidak ada pekerjaan memproduksi tusuk sate ini, keadaan ekonomi keluarganya akan bermasalah.

“Pekerjaan membuat tusuk sate ini sangat membantu ekonomi keluarga saya. Kalau tidak ada pekerjaan ini, ya mungkin kami agak kesusahan,” ujar Sulam.

Selain memproduksi tusuk sate, Sulam dan Suparmi juga mempunyai usaha penggilingan ubi garut menjadi tepung.

“Dari tepung garut ini saya bikin jadi kerupuk garut dan jenang garut. Usaha ini sudah saya lakukan sejak tahun 2015,” ujar Sulam.

Produksi kerupuk garut yang dilakukan Sulam dipasarkan di sekitar Madiun dan diperjualbelikan dengan harga Rp 32.000 per kg.

Berdayanya Sulam dan Suparmi ini, selain dari semangat dalam bekerja juga berkat pemberdayaan masyarakat yang dilakukan alumni Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad), Nur Wasis dengan Ummad.

Pemberdayaan masyarakat Nur Wasis dengan Ummad itu sudah dilakukan pada tahun 2018 dengan mengajak 4 warga difabel. Namun dalam perjalanannya, Sulam dan Suparmi mampu eksis.

Selain memberdayakan difabel dalam berusaha, Nur Wasis juga mencarikan pinjaman lunak dari PT Telkom Madiun dan dapat berjalan hingga saat ini.

“Sejak tahun 2019 Pak Sulam mendapat pinjaman lunak dari PT Telkom Madiun,” ujar Nur Wasis.

Nur Wasis menyampaikan, masih banyak warga difabel yang belum mendapat pemberdayaan masyakarat. Kondisi mereka membutuhkan perhatian pihak pendidikan tinggi maupun pemerintah.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...