Oleh : Nuril Hidayati *)
MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pada hari Selasa, 19 April 2022 bertempat di studio SD Muh PK TV berlangsung sebuah acara diskusi dengan tema “”Bincang Bangun Budaya Unggul Sekolah”. Hadir sebagai narasumber adalah Nur Salam, M.Pd kepala Sekolah SD Muhammadiyah PK kota Surakarta dan Nur Ratna Juwita, M.Pd dari TK ‘Aisyiyah PK Ska. Diskusi tersebut untuk memperbincangkan budaya unggul yang ada di sekolah Muhammadiyah.
Mari kita simak perbincangan budaya dan program yang menjadi unggul di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat yang sudah membudaya, antara lain (1) dengan mencanangkan pola komunikasi excellent untuk menyambung pemahaman pada semua warga sekolah baik antara siswa, pendidik, kepala sekolah, tenaga kependidikan, masyarakat terutama wali siswa maupun kedinasan.
Penunjang suksesnya program pola komunikasi excellent adalah adanya sebuah standar operasional yang lebih dikenal dengan SOP. SOP ini telah dimiliki oleh SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, ujar Nur Salam, selaku kepala sekolah. Hal positif yang diperoleh dengan adanya pola komunikasi Excellent adalah ketenangan bagi wali siswa pada saat menyekolahkan anak, selain itu tidak mudah terjadi kesalahpahaman antara yang satu dengan yang lain sebagai warga sekolah.
Program lain yang mendukung sistem mutu sekolah adalah program pembelajaran dengan EDU TAB MU. Ini merupakan program pembelajaran dari majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah (sebagai penyedia perangkat), yang bekerjasama dengan ENUMA dari Korea (sebaga penyedia soft ware), diperuntukkan siswa kelas 1 dan 2, dimana modul di Edu Tab Mu ini berisi literasi, numerasi dan bahasa Inggris. Pelaksanaan pembelajaran dengan Edu Tab Mu ini dipantau oleh Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dan Enuma, kemudian dilaporkan ke sekolah untuk dikaji penggunaannya.
Terkait mutu prestasi, penataan lomba menjadi sasaran program mutu prestasi sekolah. Dengan berbekal semangat” Fastabiqul Khoirot” dan persepsi bahwa setiap anak pasti punya potensi dan kemampuan kompetensi , maka SD Muh PK melakukan pemetaan kompetensi siswa untuk proyeksi lomba sebagai wahana mengasah kemampuan siswa. Hasil pemetaan kemudian dimasukkan ke dalam ranah kegiatan, kemudian disaring lewat lomba internal sekolah, dibina, baru diikutkan lomba ekternal. Pemetaan dimulai kelas 2, pembinaan dilakukan guru kelas kemudian dibantu guru klaster mapel.
Terkait mutu pengelolaan minat bakat, sekolah ini juga melakukan pembinaan Ekstrakurikuler, dimana ekskul ini dilakukan berdasar keinginan siswa. Dikelompokkan berdasarkan minat bakat untuk kemudian disiapkan program pembinaan. Saat ini ada 22 macam ekskul yang dikelola di SD Muh PK Kottabarat.
Program filantropi bagi siswa SD Muh PK juga dibina melalui program Kencleng Surga. Denganm kegiatan Filantropis, semangat al-maun untuk mencintai manusia lain, maka sekolah berharap anak-anak akan menjadi orang yang mudah menyumbangkan waktu, tenaga, dan hartanya untuk menolong orang lain, maka sekolah mengadakan program kencleng Surga. Program ini dilaksanakan dengan bekerjasama bersama LAZISMU. Dana dari kencleng dikumpulkan, diserahkan ke LAZISMU untuk dihitung, kemudian dialokasikan ke pihak yang sangat membutuhkan.
Terkait mutu Al-Islam-Kemuhammadiyahan, program Tahfid 3 juz menjadi salah satu program yang dijalankan.Ini adalah program SD MUH PK dengan memanfaatkan masa emas siswa yang mudah mengingat, karena efek positipnya lebih besar. Pelaksanaannya secara bertahap. Dengan program tersebut SD Muh PK Kottabarat berharap dapat menanamkan Alquran di hati siswa sehingga menjadi cahaya dan pedoman hidup siswa.
Program penunjang lain terkait karakter adalah tahajud call. Guru melakukan salat tahajud, berdoa di waktu emas secara bersama-sama, kemudian mengikuti kajian sebelum subuh. Setelah program tersebut berjalan, mengajak siswa kelas 4-6 lewat grup media sosial. Selanjutnya adalah program “Kampung Ramadan”. Ini merupakan program penanaman karakter rasa syukur dan rasa empati. Sekolah memfasilitasi kegiatan menginap di rumah penduduk desa sebagai orang tua asuh dari 3-4 siswa kelas 5 SD Muh PK selama 2 hari 1 malam. Kegiatan yang dilakukan siswa adalah membantu orang tua asuh dan mengikuti kegiatan masyarakat.
Sementara itu, Nur Ratna Juwita mengemukakan budaya unggul di TK ‘Aisyiyah Program Khusus Kottabarat. Proses pembudayaan tersebut melalui penataan kurikulum yang sudah dikembangkan menjadi Kurikulum Ramah Anak Samawa, dimana siswa kelas PAUD (usia 3-4 tahun) diarahkan untuk mandiri tingkat awal (tidak memakai pempers lagi, tidak minum dengan botol, menghafal surat pendek, dll), kelompok ini mengutamakan penataan sosial emosional anak, sehingga nyaman ketika memasuki kelas TK A dan TK B.
Program budaya mutu literasi dilakukan melalui program pojok literasi. Melalui gambar sebagai acuan awal anak mengenal kosa kata, dimana kelas A (usia 4-5 th) disiapkan model belajar yang lebih komplek, pencapaian sekolah dalam hal sosial emosional, motorik, agama dan lain-lain dan dilakukan bersama-sama dengan orang tua. Termasuk pelatihan kemandirian dipertajam, ujar Nur Ratna Juwita. Program ini dilakukan untuk upaya perubahan dari individu sentris menjadi sosio centris dan sebagai upaya persiapan menuju kelas TK B.
Di Kelas TK B, (usia 5-6 tahun/ Pra SD) siswa dibekali kegiatan yang sesuai dengan kemandirian, tanggungjawab misalnya merapikan media yang sudah digunakan, mengantri, dan menyikapi perbedaan teman serta mengenalkan keadaan lingkungan di sekolah dasar.
Sebagai kesimpulan, dapat kita tulis dalam diskusi ini adalah keunggulan sekolah yang sudah membudaya dari kedua sekolah baik TK ‘Aisyiyah dan SD Muhammadiyah PK Kottabarat haruslah dijaga dan terlembagakan dengan baik. Sebab, dampak dari kebaikan yang membudaya, yang tertanam pada semua warga sekolah akan menjadi sarana pembentuk karakter yang utuh pada siswa serta warga sekolah yang pada akhirnya akan menjadi sekolah yang menghasilkan lulusan unggul baik secara keagamaan, keilmuan maupun karakter.
*)LPMP Kottabarat
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...
Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...
UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer
SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...
PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji
GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...
Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...
Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...
Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...
Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...







