Surakarta – Stunting dan kontroversi bayi dilihat dari prespektif Islam menjadi tema hangat seminar yang digelar oleh Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Surakarta di Hotel Megaland Surakarta Jawa Tengah, Sabtu (14/09).
Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 800 peserta dari kalangan mahasiswa, tenaga medis dan masyarakat umum.
Rektor ITS PKU Surakarta Weni Hastuti kegiatan tersebut merupakan implementasi hibah untuk UKM (BEM) dari LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah terhadap ITS PKU Surakarta.
Seminar tersebut juga menjadi ajang silahturohmi antar mahasiswa kepada tenaga medis lainnya serta pada masyarakat umum.
”Saya berharap seminar ini bukan sekedar diskusi interaktif atau sekedar wacana namun dapat menjadi rekomendasi dan soluai terhasap masalah kesehatan di Indonesia, ” jelas Weni.
Sedang saat ditemui narasumber seminar H.Subari perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait bayi tabung sebagai solusi bagi pasangan yang kesulitan mendapatkan momongan. Sesuai risalah Islam sangat menghargai kemajuan teknologi untuk menjembataninya.

Pembicara dan Para Pimpinan ITS PKU Muh Ska berfoto bersama setelah Seminar. (Humas ITS PKU)
”Panca maslahah merupakan konsep Fiqih yang dilahirkan oleh Imam Syafi’i dimana maslahah keturunan syariatnya adalah dalam bingkai pernikahan. Menjaga kemurnian keturunan. Prinsipnya selama ovum dan sperma dari pasangan suami istri diperbolehkan. Tujuannya adalah tidak mengacaukan kewarisan di kemudian hari. Itupun harus ada pada rahim istri,” jelasnya.
Sementara secara teknis agar lebih kuat secara hukum proses proses yang berlangsung butuh dilengkapi lagi.
”Mungkin butuh disertifikasi asal ovum dan sperma agar valid dan tidak tertukar, ” imbuh Subari.
Ditemui terpisah Dr. Eriana Meliawati Sp. OG(k) mengatakan jika stunting dan kotroversi bayi tabung merupakan dua isu yang cukup hangat karena menyangkut generasi penerus bangsa. Menyorot masalah stunting dirinya mengaku bahwa belum ada catatan yang valid di Indonesia. Belum sebagus data di luar negeri.
”Dalam catatan Unicef sekitar 178 juta anak anak di seluruh dunia mengalami stunting.” terang Eriana.
Lebih lanjut ia menuturkan stunting merupakan kekurangan gizi yang kronis di awal kehiduoan mulai dari 0 sampai 59 bulan atau 5 tahun. Di tandai oleh pertumbuhan otak yang lambat dengan tinggi tubuh yang lebih rendah dari rata rata bayi pada umumnya. Stunting masih bisa di atasi selama usianya belum lebih dari dua tahun. Jika melebihi itu sudah sangat sulit.
”Ini menjadi hal yang harus disadari dan tanggung jawab diri sendiri pada generasi penerusnya. Bagaimana calon orang tua memberi gizi yang baik dan cukup. Harus tahu tentang makanan yang baik dan kapan waktunya diberikan.Gizi yang pas. Tidak kurang dan tidak berlebih,” tegasnya.

Bangun Generasi Berakhlak, Dai Pondok Shabran UMS Inisiasi Semarak Ramadan di Kalimantan Barat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan nilai keimanan para santri. Hal ini dilakukan oleh Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran Universitas...
UMS Berikan Bingkisan untuk Ratusan Tenaga Outsourcing dan Tenaga Harian Lepas
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengajian Ramadan dan pembagian bingkisan bagi tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas (THL) di Masjid Pesma Kampus 4 UMS,...
Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo
WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...
Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...
Kunjungi UMS, Mendiktisaintek Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus PTMA
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut diterima Rektor...
3 Dosen FHIP UMS Sabet Dana Penelitian Multitahun 2026, Angkat Isu ESG
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan tiga dosennya yang memperoleh Pendanaan Penelitian Multitahun (On...
Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-AS-Israel terhadap Ekonomi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Guru...
Pondok Shabran UMS Gandeng Warga Semarakkan Festival Ramadhan 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Festival Ramadhan 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, (7-8/3/2026) berlangsung meriah dan sangat khidmat. Mengusung tema “Bersama Ramadhan, Menyemai Kebaikan, Menuai Kebahagiaan.” Kegiatan...
Cegah Bullying, UMS Jalin Kerja Sama dengan Sekolah di Selangor Malaysia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Agama Menengah Tengku Ampuan Jamaah Sungai Besar, Selangor, Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of...
Kolaborasi Muhammadiyah Lintas Negara: UM PKU Surakarta dan PCIM Jepang Teken MoU
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar...
UMS Buka Prodi AI, Jadi Daya Tarik Baru Calon Mahasiswa 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2026 mulai menghadirkan program studi baru Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Program studi...
Prodi Kesehatan dan Teknologi UMS Jadi Primadona, Jumlah PMB 2026 Tembus 9.786 Orang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2026. Hingga awal Maret, jumlah...






