Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dosen FKI UMS Perkuat Literasi Informasi Anak dan Guru di Sanggar Belajar Kepong Malaysia

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Sholahuddin
Minggu, 20 September 2026 09:41 WIB
Dosen FKI UMS Perkuat Literasi Informasi Anak dan Guru di Sanggar Belajar Kepong Malaysia
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Suasana pembelajaran anak dan guru di Sanggar Belajar Kepong Malaysia. [Humas UMS].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Paparan informasi digital yang semakin mudah diakses anak usia sekolah dasar mendorong Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat literasi informasi bagi komunitas migran Indonesia di Malaysia. Upaya tersebut dilakukan dosen Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema PkM-KI di Sanggar Belajar (SB) Kepong, Malaysia.

Program bertajuk “Penguatan Literasi Komunikasi pada Komunitas Migran melalui Pendekatan Community Engagement: Peningkatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Literasi Informasi” tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam mendampingi anak menghadapi berbagai informasi dan konten digital.

Kegiatan yang diketuai oleh Dian Purworini bersama anggota tim Rona Rizkhy Bunga Chasana, Riski Apriliani, dan Endang Wahyu Pamungkas, melibatkan sebanyak 39 anak dan guru SB Kepong.  Program tersebut mengimplementasikan konsep literasi digital berbasis Social Cognitive Theory. Pendekatan ini diarahkan agar anak tidak hanya memahami konsep literasi informasi, tetapi juga mampu mengamati, mempertimbangkan, dan mempraktikkan perilaku bermedia yang lebih bijak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembelajaran bersama anak-anak SB Kepong. Ketua tim pengabdian, Dian Purworini, sekaligus Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi UMS, memperkenalkan konsep “Saring sebelum Sharing” sebagai prinsip sederhana dalam membangun kebiasaan literasi informasi.

“Anak-anak diajak memahami bahwa informasi yang ditemui melalui media sosial maupun ruang digital tidak selalu dapat langsung dipercaya atau dibagikan,” ungkap dosen Ilmu Komunikasi UMS ini, Sabtu, (19/9/2026).  Melalui prinsip tersebut, siswa dikenalkan pada kebiasaan untuk berhenti sejenak, mengenali informasi, memeriksa kebenarannya, serta mempertimbangkan dampak sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

“Di era sekarang ini anak-anak semakin rentan terkena paparan konten yang misinformasi, disinformasi, dan malinformasi maupun meme yang mengandung bullying. Maka pengabdian ini diharapkan mampu memberikan tambahan bagi guru untuk menyelipkan pembelajaran terkait literasi ini kepada siswa,” tambah Dian.  Materi kemudian diperkuat melalui metode gamifikasi. Riski Apriliani dan Rona Rizkhy Bunga Chasana mengajak siswa bermain, bercerita, dan berdialog untuk melihat sejauh mana konsep literasi informasi dapat dipahami dan diterapkan.

Metode tersebut digunakan agar pembelajaran literasi informasi tidak hanya berlangsung melalui ceramah, tetapi juga melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Siswa diajak mengenali situasi ketika menerima informasi, melihat konten digital, maupun berinteraksi dengan teman di ruang digital.

Foto bersama tim UMS dan Sanggar Belajar Kepong Malaysia. [Humas].

Setelah sesi bersama siswa, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama guru dan pengelola SB Kepong.  FGD difokuskan pada pendampingan penggunaan Modul Literasi Informasi yang dikembangkan tim pengabdian. Modul tersebut memuat langkah-langkah untuk mengintegrasikan materi literasi informasi ke dalam proses pembelajaran anak.

Kepala Sekolah SB Kepong, Afif, menyambut baik program pengabdian yang dilakukan oleh tim UMS tersebut. Salah satu guru SB Kepong, Renggo, menyampaikan kegiatan tersebut memberikan manfaat dan wawasan baru bagi para guru.  Menurutnya, SB Kepong sebelumnya belum mendapatkan pendampingan secara khusus mengenai literasi informasi bagi anak.

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, tim pengabdian UMS juga menyerahkan Modul dan Poster Literasi Informasi kepada SB Kepong. Materi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan guru sebagai bahan pendampingan dalam pembelajaran.  Melalui pendekatan community engagement, program tersebut menempatkan guru dan siswa tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembelajaran dan keberlanjutan program.

Penguatan kapasitas guru menjadi strategi agar pembelajaran literasi informasi dapat terus diterapkan dalam aktivitas pendidikan di SB Kepong. Dengan demikian, literasi informasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengabdian, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan belajar anak.  Program pengabdian tersebut telah dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) dan diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun budaya literasi informasi yang kritis, reflektif, dan bertanggung jawab di kalangan anak-anak komunitas migran, sekaligus memperkuat peran guru dalam mendampingi anak menghadapi tantangan informasi di era digital.

Berita Terbaru

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun...

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...