Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Dampingi Pekerja Migran di Korsel Kelola Keuangan dan Persiapkan Masa Depan

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 4 September 2026 17:46 WIB
UMS Dampingi Pekerja Migran di Korsel Kelola Keuangan dan Persiapkan Masa Depan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan mendapat pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan kesehatan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IKMI) Korea Selatan. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan mendapat pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan kesehatan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IKMI) Korea Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Falah, Korea Selatan, tersebut diikuti PMI yang bekerja di sejumlah wilayah. Tim PkM-KI UMS dipimpin Wahyu Utami. Pembekalan diarahkan agar PMI tidak hanya mampu mengelola penghasilan selama bekerja di luar negeri, tetapi juga memiliki persiapan finansial dan kesehatan untuk menjalani kehidupan setelah masa kerja berakhir.

“Berada jauh dari keluarga dan tanah air, PMI tidak hanya dituntut untuk bekerja secara produktif, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan dan menjaga kondisi kesehatan. Oleh karena itu, literasi keuangan dan kesehatan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kehidupan setelah purna tugas,” kata Wahyu, Jumat (4/9/2026).

Pada sesi literasi keuangan, Andy Dwi Bayu Bawono memaparkan tiga fondasi dalam membangun perencanaan keuangan jangka panjang, yakni disiplin menyusun anggaran, otomatisasi tabungan dan investasi, serta proteksi terhadap berbagai risiko.

Menurut Andy, kebiasaan tersebut perlu dilakukan secara konsisten, terutama bagi PMI yang ingin memiliki kesiapan finansial ketika kembali ke Indonesia. “Kunci perencanaan masa depan finansial adalah disiplin anggaran, otomatisasi, dan proteksi. Ketiganya harus dijalankan secara konsisten dan disertai persiapan purna tugas, agar saat kembali ke Indonesia kita tidak memulai semuanya dari nol,” ujarnya.

Pembahasan kemudian berkembang pada investasi. Salah seorang peserta, Puspo, mengaku tertarik berinvestasi di pasar saham, tetapi masih mempertimbangkan risiko akibat fluktuasi ekonomi.

Pahami Tujuan Investasi

Andy mengingatkan calon investor untuk memahami tujuan investasi dan strategi yang digunakan. Ia juga menjelaskan pendekatan investasi yang berorientasi pada dividen sebagai salah satu pilihan yang dapat dipelajari investor pemula.

“Investasi yang tepat untuk pemula adalah berfokus pada dividen. Pilihlah saham perusahaan yang secara konsisten membagikan dividen, sehingga kita tetap memperoleh imbal hasil meskipun harga saham berfluktuasi,” jelasnya.

Selain saham, peserta juga mendapat gambaran mengenai investasi aset tanah di sejumlah kawasan sekitar Jakarta dan Jawa Barat. Pembahasan tersebut disesuaikan dengan latar belakang sebagian peserta yang berasal dari wilayah tersebut.

Investasi aset dapat menjadi salah satu pilihan dalam menyiapkan kehidupan setelah kembali ke Indonesia, baik untuk kebutuhan tempat tinggal maupun membangun sumber penghasilan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UMS memperluas pengabdian masyarakat hingga komunitas Indonesia di luar negeri. Kerja sama dengan IKMI Korea Selatan diharapkan dapat berkembang menjadi kemitraan berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan PMI, mulai dari pengelolaan keuangan, kesehatan, hingga persiapan purna kerja.

Pengurus IKMI Korea Selatan, Rizal, mengapresiasi pembekalan yang diberikan. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan perspektif baru bagi PMI dalam menyusun rencana kehidupan setelah bekerja di Korea Selatan. “Semoga ilmu yang didapat hari ini dapat kami praktikkan, baik selama bekerja di Korea maupun saat kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Aspek kesehatan juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Pada sesi penutup, Heppy memandu pemeriksaan kesehatan bagi para peserta.

Pemeriksaan yang berlangsung Sabtu (29/8/2026) menjadi pengingat bahwa kesejahteraan PMI tidak hanya ditentukan oleh kesiapan finansial. Kondisi kesehatan juga perlu dijaga agar mereka dapat menjalani pekerjaan di perantauan sekaligus mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tanah air.

Berita Terbaru

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...

UMS Perkuat Kompetensi Calon Guru melalui Forum SEAMEO di Filipina

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi pendidikan di Asia Tenggara melalui partisipasi dalam SEAMEO Executive Meeting 2026 di Hotel Seda Manila, Filipina, pada...

FEB UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Kampus Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama internasional dengan Southern Taiwan University of Science and Technology (STUST), Taiwan....

FKIP UMS Perkuat Jejaring Global melalui Visiting Professor di Filipina

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kerja sama akademik internasional melalui program Visiting Professor di College of Education,...

AMIKOM Yogyakarta Pelajari Strategi Konten Digital UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan studi banding Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan kehumasan, pemasaran, dan komunikasi digital perguruan tinggi....

Mahasiswa Asing UMS Ajak Siswa MIM Trangsan Belajar Bahasa Inggris

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan kepada siswa MI Muhammadiyah (MIM) Trangsan, Gatak, Sukoharjo, melalui program Fun English Learning....

Mahasiswa UMS Jadi Pemuda Pelopor Karanganyar Berkat Gerakan Mengajar Desa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hian Risnandar, meraih Juara I Pemuda Pelopor Kabupaten Karanganyar 2026 bidang Pendidikan dan Sosial Masyarakat....

BEM FHIP UMS Perkuat Kesadaran Hukum dan Demokrasi Warga Alas Tuwo

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (BEM FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program DESA CERDAS di Desa Alas Tuwo, Kecamatan...

UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...