
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Petani kopi Desa Seboto, Boyolali, mendapat pendampingan dari Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui pelatihan pascapanen kopi.
Kegiatan yang berlangsung di lahan perkebunan kopi Desa Seboto pada 22 Juli 2026 itu tidak hanya membahas kualitas hasil panen, tetapi juga strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai ekonomi kopi lokal.
Pelatihan menghadirkan Alam Wulang Kautsar, anggota Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 sekaligus Founder dan CEO TO Coffee. Sebagai pelaku usaha yang bergerak dalam penyediaan biji kopi dan pengolahan atau roasting untuk kebutuhan kafe dan restoran, Alam membagikan pengalaman mengenai perkembangan industri kopi di Indonesia.
Menurut Alam, meningkatnya budaya minum kopi dan pertumbuhan industri kopi membuka peluang pasar yang semakin besar bagi petani. “Meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya minum kopi serta berkembangnya industri yang membuka peluang pasar menjadi semakin luas bagi para petani kopi,” kata Alam, Rabu (2/9/2026).
Peluang tersebut, lanjutnya, perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran agar kopi lokal mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Petani kopi Desa Seboto, Boyolali, mendapat pendampingan dari Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui pelatihan pascapanen kopi. (Humas)
Dalam pelatihan, petani dikenalkan pada sejumlah strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan nilai jual kopi. Materi mencakup konsistensi kualitas biji, pemahaman terhadap kebutuhan pasar, pembangunan identitas produk, hingga peluang kerja sama dengan pelaku usaha seperti kafe, roastery, dan distributor.
Pengetahuan tersebut diharapkan membantu petani melihat kopi tidak sekadar sebagai hasil pertanian, tetapi juga sebagai produk yang memiliki nilai tambah ketika dikelola dan dipasarkan secara tepat. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani aktif menggali informasi mengenai perkembangan pasar kopi serta peluang pengembangan produk dari potensi yang dimiliki Desa Seboto.
Pengalaman Alam sebagai pelaku industri kopi juga menjadi bahan diskusi praktis bagi peserta, terutama terkait cara membangun usaha dan memperluas akses pasar. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di Desa Seboto.
Melalui pendampingan tersebut, petani diharapkan semakin memahami strategi pemasaran dan mampu mengembangkan usaha kopi secara berkelanjutan. Peningkatan nilai jual serta perluasan akses pasar diharapkan turut berdampak pada penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Seboto.
UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...
Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...
Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...
Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...
Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...
AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas
PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...
Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...
Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...
725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...
Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...
Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...
Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...






