Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Jadi Rujukan Studi Keluarga Militer Muslim Thailand Selatan

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 8 Januari 2026 13:06 WIB
UMS Jadi Rujukan Studi Keluarga Militer Muslim Thailand Selatan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan delegasi Angkatan Darat Kerajaan Thailand (Royal Thai Army) di Kampus UMS, Kamis (8/1/2026). Kunjungan ini dipimpin Mayor Jenderal Sorawoot Chaiyabutr bersama sembilan staf lainnya. Pertemuan berlangsung di Ruang Sidang Rektorat, Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Kedatangan rombongan Royal Thai Army bertujuan menjajaki peluang kerja sama pendidikan bagi keluarga dan personel militer Muslim Thailand untuk melanjutkan studi di Indonesia, khususnya di UMS. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Angkatan Darat Kerajaan Thailand dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui pengembangan pendidikan formal tingkat sarjana, magister, maupun program pelatihan jangka pendek.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Reputasi, Dampak, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Prof. Supriyono, menyambut hangat kehadiran delegasi tersebut. Dalam sambutannya, ia memaparkan profil singkat UMS yang saat ini memiliki sekitar 35.000 mahasiswa, termasuk 200 mahasiswa internasional dari berbagai negara, serta telah meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Supriyono juga menyampaikan bahwa kerja sama UMS dengan lembaga pendidikan di Thailand telah berlangsung sejak 2009. Sejak saat itu, banyak mahasiswa asal Thailand Selatan dari wilayah Yala, Narathiwat, dan Pattani yang melanjutkan studi di UMS, baik pada jenjang sarjana maupun magister.

“Bahkan para alumni tersebut kini turut membantu proses rekrutmen mahasiswa baru dari Thailand,” ujarnya..

Mayor Jenderal Sorawoot Chaiyabutr dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada UMS atas kontribusinya dalam mendidik mahasiswa asal Thailand Selatan. Ia menjelaskan, Royal Thai Army kini tengah mengembangkan program fasilitasi pendidikan bagi keluarga militer Muslim agar dapat melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk Indonesia, dengan lingkungan yang aman dan memiliki kedekatan budaya.

Ia juga menegaskan komitmen Royal Thai Army untuk memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin antara Thailand dan UMS, termasuk jaringan Muhammadiyah dan lembaga mitra pendidikan di Thailand Selatan.

Dalam sesi diskusi, Supriyono menegaskan bahwa UMS sangat terbuka untuk menerima mahasiswa dari Royal Thai Army pada berbagai program studi. UMS memiliki pilihan program yang luas, mulai dari bidang kesehatan, teknik, hukum, ekonomi, hingga pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3.

Atase Angkatan Darat Kerajaan Thailand di Jakarta, Kolonel Supakarn Jindawat yang juga turut dalam rombongan mengungkapkan ketertarikan pihaknya untuk menjajaki peluang beasiswa serta skema kerja sama khusus, termasuk kuota penerimaan mahasiswa dari kalangan militer Thailand. Ia juga menanyakan prosedur pendaftaran mahasiswa internasional serta jaminan lingkungan akademik yang mendukung secara budaya.

Menjawab pertanyaan itu, Kasubdit Hospitalitas Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Wijianto, S.T., M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa persyaratan mahasiswa internasional secara umum mencakup kelengkapan administrasi, ijazah, dan kemampuan bahasa.

Namun, untuk kerja sama institusional, UMS membuka peluang penyusunan nota kesepahaman (MoU) yang lebih spesifik, termasuk kemungkinan penentuan kuota atau bantuan biaya studi.

Pertemuan ini berjalan hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan teknis penyusunan MoU sebagai landasan resmi kerja sama. Royal Thai Army menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat memperkuat hubungan pendidikan sekaligus menjadi kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia Muslim Thailand.

Pada kesempatan tersebut, beberapa mahasiswa Thailand juga berbagi pengalaman studi di UMS. Salah satunya, Nuro Sabuela, mahasiswa program Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).

Ia menuturkan bahwa beasiswa KNB memberikan dukungan penuh berupa biaya studi, uang saku sekitar Rp5 juta per bulan, asuransi kesehatan, hingga tunjangan buku dan kegiatan akademik. “Lingkungan belajar di UMS cukup ramah bagi mahasiswa Thailand karena adanya kedekatan budaya,” kata Nuro.

Ia juga memberitahukan bahwa mahasiswa asing yang memperoleh beasiswa pemerintah mendapatkan pendampingan administratif yang cukup baik.

Nuro juga menilai UMS terbuka bagi mahasiswa lintas agama meskipun merupakan perguruan tinggi Islam.“ Mahasiswa non-Muslim tetap dapat berkuliah dengan nyaman tanpa paksaan dalam praktik ibadah,” ujarnya.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...