Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Khotbah Jumat

Mendidik Generasi Unggul

Hendro Susilo, Editor: Sholahuddin
Jumat, 13 Februari 2026 20:06 WIB
Mendidik Generasi Unggul
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Hendro Susilo. [dok.pribadi]

إِنَّ الحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِيْرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَن

يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لاَ نَبِيَ وَلَا رَسُولَ بَعْدَهُ.

قَالَ تَعَالَى فِي القُرْآنِ الكَرِيمِ :﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

اللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينْ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسِانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ :

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Pertama-tama dan yang utama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Dengan senantiasa menyegarkan rasa syukur, semoga jalan bagi kita untuk memperkuat dan takwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala hingga akhir hayat kita.  Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam beserta keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Khatib mengingatkan kepada diri sendiri dan para jemaah sekalian untuk senantisa meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, yakni dengan senantisa istikamah melakukan kebaikan-kebaikan yang diperintahkan sekaligus menjauhi dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan harapan,  semoga kita semua dapat menjadi hamba-Nya yang menjalankan tugas dan peran sebagai khalifah fi-al-ardh atau penjaga kelestarian bumi ini

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surat Ibrahim ayat 24-26.

اَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ اَصۡلُهَا ثَابِتٌ وَّفَرۡعُهَا فِى السَّمَآءِۙ‏ ٢٤ تُؤۡتِىۡۤ اُكُلَهَا كُلَّ حِيۡنٍۢ بِاِذۡنِ رَبِّهَا​ؕ وَيَضۡرِبُ اللّٰهُ الۡاَمۡثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُوۡنَ‏ ٢٥ وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيۡثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيۡثَةٍ ۨاجۡتُثَّتۡ مِنۡ فَوۡقِ الۡاَرۡضِ مَا لَهَا مِنۡ قَرَارٍ‏ ٢٦

“Tidakkah engkau memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik? Seperti pohon yang baik, akarnya kuat (kokoh) dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk (seperti pohon) yang buruk, yang telah dicabut akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun”.

Dari ayat ini kita bisa belajar dari sebuah pohon. Dari ayat ini kita belajar pohon karakter. Akar pohon bisa diasosiasikan dengan karakter tauhid, di mana fungsi akar sebagai fondasi untuk menopang batang dan daun agar tumbuhan dapat berdiri kokoh di tanah, terutama saat angin kencang atau hujan deras. Dengan tauhid yang kuat, insya Allah hidup kita akan kokoh.

Cabang/dahan dan ranting bisa diasosiasikan sebagai kompetensi. Fungsi cabang/dahan/ranting dalam tumbuhan mendukung pertumbuhan daun dan tempat bertumbuhnya bunga dan buah, serta sebagai jalur transportasi air dan nutrisi dari batang ke bagian atas dan sebaliknya, yang pada akhirnya membantu tumbuhan mendapatkan lebih banyak cahaya matahari dan melakukan fotosintesis. Artinya, kompetensi seorang guru memiliki pengaruh signifikan dalam mendidik dan menghasilkan lulusan yang berkarakter baik dan unggul. Sedangkan buah/bunga/oksigen yang dihasilkan pohon bisa diasosiasikan hasil yang bermanfaat. Dalam konteks pendidikan, buah seperti output hasil proses pendidikan yang unggul dan baik. Jadi, Pendidikan Tauhid (Akidah-Akhlak) menjadi fondasi akar dalam proses menghasilkan lulusan yang unggul. Bila tauhid kuat, maka karakter moral dan kinerja guru juga akan kuat sehingga berpengaruh pada hasil pendidikan yang dilakukan.

Sebagai pendidik, tentu harus memiliki kompetensi. Kompetensi guru ada 4, yakni kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan personel guru yang mencakup kemantapan diri, akhlak mulia, kedewasaan, kearifan, dan kewibawaan, sehingga guru dapat menjadi teladan yang baik bagi peserta didik. Kepribadian guru identik dengan kesabaran, ketelitian, ketabahan dan penuh semangat dedikasi. Sedangkan untuk kompetensi pedagogik, ini fokusnya pada hal teknis yaitu mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, serta pengembangan potensi peserta didik.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Sedangkan kompetensi profesional fokus pada penguasaan materi yang disampaikan di dalam kegiatan pembelajaran seperti penguasaan materi pelajaran, pemahaman tentang struktur dan pola pikir keilmuan bidang studi.  Kompetensi sosial merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan peserta didik, sesama guru, orang tua/wali, dan masyarakat di sekitarnya. Maka, penting sekali guru memiliki kompetensi yang akan menopang tumbuhnya output pendidikan yang unggul dan berkarakter baik. Jika guru tidak kompeten, maka dampak ketidakkompetenan guru sangat merugikan lulusan siswa seperti penurunan prestasi dan motivasi belajar siswa, masalah perilaku di kelas, yang pada akhirnya terjadi penurunan kualitas pendidikan secara keseluruhan

Untuk menanamkan karakter yang unggul, tentu saja guru bisa menggunakan metode-metode utama dalam mendidik akhlak. Memberi teladan dari guru dan orang tua, pembiasaan melalui praktik rutin, pemberian nasihat dengan lembut dan berwibawa, serta penggunaan cerita dan perumpamaan dari Al-Qur’an dan hadis untuk menanamkan nilai-nilai moral. Penting juga untuk menanamkan keyakinan nilai agama dan rasa takut kepada Allah, serta mendorong keterlibatan sosial dan memberikan ruang refleksi diri. Selain itu, siswa dididik untuk berpikir positif yang dapat membantu siswa untuk selalu melihat sisi baik dari setiap situasi dan menjadi lebih optimistis dalam menjalani kehidupan. Sisi lain, kita sebagai guru, sebaiknya meresapi nilai dan etos Al-Ashr dan memberikan teladan pada siswa kita dengan penguatan tauhid, mencintai ilmu pengetahuan, kerja keras dan produktif (amal saleh), serta memperkuat moral dan akhlak menuju kehidupan yang berkeadaban baik dan unggul sehingga itu akan membawa getaran moral (moral force) pada siswa untuk meneladani dan berikhtiar menuju kebaikan.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khotbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْشَدَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، أَمَّا بَعْدُ؛

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ ،  إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ, رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَاْرحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُونَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفُ رَّحِيْمٌ، رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.  رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمّا يَصِفُونَ. وسَلامٌ عَلى المُرْسَلِينَ. والحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العالَمِينَ.

Penulis adalah guru SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Kota Solo

Sumber: Majalah Langkah Baru edisi 23/Januari-April 2026

Berita Terbaru

Khotbah Jumat : Tahun Baru Hijriah Sebagai Sarana Refleksi Diri dan Bangsa

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَاخْتِلَافَ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآَيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا...

Deep Learning Spiritual Ramadan

إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ  أَشْهَدُ...

Mencintai Sesama

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ...

Melahirkan Pemimpin yang Baik

Assalaamu’alaikum Wr Wb اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ...

Marhaban Ya Ramadhan

Assalaamu’alaikum Wr Wb إِنَّ اْلحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ، وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئاَتِ أَعْمَالِناَ. مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ...

Menjaga Alam dengan Program Eco-Masjid

Oleh: Ananto Isworo Assalaamu’alaikum Wr Wb إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ...