Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Wisudawati UMS Asal Fiji Kenalkan Baju Tradisional di Momen Wisuda

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 6 April 2026 20:39 WIB
Wisudawati UMS Asal Fiji Kenalkan Baju Tradisional di Momen Wisuda
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Veville Volatabu Nabalarua yang akrab disapa Ve, alumni Program Studi Manajemen S1 UMS asal Fiji, memperkenalkan busana budaya yang sarat makna dalam momen wisuda yang penuh haru. Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (4/4/2026). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana berbeda terlihat dalam prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ketika salah satu wisudawati internasional tampil mengenakan pakaian tradisional khas negaranya.

Veville Volatabu Nabalarua yang akrab disapa Ve, alumni Program Studi Manajemen S1 UMS asal Fiji, memperkenalkan busana budaya yang sarat makna dalam momen wisuda yang penuh haru. Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (4/4/2026), menjadi panggung istimewa bagi Ve untuk menampilkan identitas budayanya di hadapan civitas academica.

Dalam prosesi tersebut, Ve mengenakan pakaian tradisional Fiji yang biasa digunakan dalam perayaan penting seperti pernikahan, ulang tahun, maupun pencapaian besar. Busana tersebut memiliki keunikan tersendiri karena terbuat dari bahan alami. “Ini adalah pakaian tradisional kami, biasanya dipakai saat perayaan besar. Terbuat dari bahan alami seperti pohon yang diproses secara khusus. Ini melambangkan pencapaian besar,” jelas Ve.

Bagi Ve, mengenakan pakaian tradisional di hari wisuda bukan sekadar penampilan, melainkan simbol perjalanan panjang yang telah ia lalui selama menempuh pendidikan di UMS. Ia menilai momen tersebut menjadi penanda keberhasilan sekaligus kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya di Fiji.

Veville Volatabu Nabalarua yang akrab disapa Ve, alumni Program Studi Manajemen S1 UMS asal Fiji, memperkenalkan busana budaya yang sarat makna dalam momen wisuda yang penuh haru. Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (4/4/2026)

Veville Volatabu Nabalarua yang akrab disapa Ve, alumni Program Studi Manajemen S1 UMS asal Fiji, memperkenalkan busana budaya yang sarat makna dalam momen wisuda yang penuh haru. Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (4/4/2026). (Humas)

Dalam momen wisuda yang penuh kebahagiaan itu, Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, turut menyoroti perjalanan Ve sebagai wisudawan dengan jarak tempuh terjauh. Ia harus menempuh perjalanan selama dua hari dari Fiji menuju Indonesia untuk memulai studinya di UMS. “Perjalanan saya ke UMS memakan waktu dua hari. Dari Fiji ke Singapura sekitar 10 jam, lalu transit dan menginap, kemudian lanjut penerbangan sekitar 2 jam ke Indonesia,” ungkapnya.

Meski datang dari negara yang jauh, Ve mengaku merasa nyaman selama berkuliah di UMS. Lingkungan yang ramah membuatnya cepat beradaptasi dan menjadikan Indonesia sebagai rumah kedua. “Teman-teman di sini baik, dosen-dosen juga sangat ramah. Saya merasa aman dan bahagia di sini,” ujarnya.

Namun, di balik kebanggaan mengenakan pakaian tradisional dan meraih kelulusan, terselip rasa haru yang mendalam. Ve mengaku kerap menahan tangis saat menyadari masa studinya di Indonesia telah usai. “Indonesia seperti rumah kedua saya. Setiap kali memikirkan harus pulang, rasanya seperti meninggalkan rumah dan keluarga. Empat tahun di sini sangat berarti,” tuturnya.

Ve merupakan penerima beasiswa selama menempuh studi di UMS. Ia berharap semakin banyak mahasiswa dari Fiji dapat merasakan pengalaman serupa, termasuk mengenalkan budaya mereka di lingkungan internasional seperti UMS. “Saya berharap lebih banyak mahasiswa dari Fiji datang ke UMS, karena UMS sangat luar biasa. Saya sangat mencintai tempat ini,” ungkapnya.

Ke depan, Ve membuka peluang untuk kembali melanjutkan studi jenjang magister di UMS, sekaligus melanjutkan keterikatannya dengan Indonesia yang telah ia anggap sebagai rumah kedua. “Saya sedih harus pulang. Kalau bisa, saya ingin tetap di sini. Mungkin nanti saya akan kembali untuk S2,” ujarnya.

Berita Terbaru

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...