Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

MPI PWM Jateng Dorong Kader Muhammadiyah Kuasai Penulisan AI

Mafaza Haikal Ahmad, Editor: Alan Aliarcham
Minggu, 8 Maret 2026 14:22 WIB
MPI PWM Jateng Dorong Kader Muhammadiyah Kuasai Penulisan AI
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah bertema “Akselerasi Dakwah Digital Muhammadiyah dari Penulisan AI hingga Videografi Mobile” pada Jumat-Sabtu (06-07/03/2026) di Gedung BPSDMD Semarang.

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah bertema “Akselerasi Dakwah Digital Muhammadiyah dari Penulisan AI hingga Videografi Mobile” pada Jumat-Sabtu (06-07/03/2026) di Gedung BPSDMD Semarang.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta kader jurnalistik Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat dakwah digital di era perkembangan teknologi informasi. Ketua MPI PWM Jawa Tengah, Rustam Aji, dalam sambutannya menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam mendukung dakwah melalui tulisan dan media digital.

Ia mencontohkan bahwa teknologi AI bahkan telah dimanfaatkan di berbagai sektor strategis, termasuk militer, sehingga kader Muhammadiyah perlu memaksimalkan teknologi tersebut untuk dakwah. “AI sekarang sudah digunakan di berbagai bidang. Saya berharap teman-teman bisa memanfaatkan teknologi ini secara maksimal untuk mendukung dakwah digital Muhammadiyah,” ujarnya.

Rustam menjelaskan bahwa MPI tidak hanya membidangi penulisan dan pemberitaan, tetapi juga perpustakaan dan kehumasan. Saat ini MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga sedang melakukan pendataan heritage atau peninggalan sejarah Muhammadiyah yang berusia minimal 50 tahun. Menurutnya, data tersebut dapat menjadi bahan penting dalam penulisan dokumentasi sejarah Muhammadiyah, seperti bangunan, sekolah, maupun dokumen penting lainnya.

Ia juga menegaskan bahwa profesi jurnalis merupakan jalan perjuangan yang memiliki nilai dakwah. “Jurnalis itu jalan perjuangan, sama seperti dai. Melalui tulisan kita bisa menyiarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Dakwah juga bisa dilakukan melalui tulisan atau dakwah bil qolam,” ungkapnya.

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah bertema “Akselerasi Dakwah Digital Muhammadiyah dari Penulisan AI hingga Videografi Mobile” pada Jumat-Sabtu (06-07/03/2026) di Gedung BPSDMD Semarang.

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah bertema “Akselerasi Dakwah Digital Muhammadiyah dari Penulisan AI hingga Videografi Mobile” pada Jumat-Sabtu (06-07/03/2026) di Gedung BPSDMD Semarang.

Sementara itu, Sekretaris MPI PP Muhammadiyah, Prof. Anam Sutopo, menyampaikan bahwa MPI terus mendorong lahirnya kader jurnalis dan kader influencer Muhammadiyah sebagai garda depan dalam mengawal persyarikatan di ruang digital. Menurutnya, potensi dakwah digital Muhammadiyah sangat besar, namun masih perlu dioptimalkan.

Ia mencontohkan jumlah pengunjung situs resmi Muhammadiyah yang masih di bawah satu juta, padahal potensi sumber daya manusia Muhammadiyah sangat besar, terutama dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Potensi kita besar sekali. Nama Muhammadiyah sering dicari di Google, tetapi konten kita masih minim dan sering tidak konsisten. Ini peluang besar yang harus kita maksimalkan,” jelasnya.

Anam juga menekankan bahwa kebangkitan media sosial dan perkembangan teknologi AI harus dimanfaatkan untuk memperkuat brand dakwah Muhammadiyah di dunia digital. Sementara itu, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Wahyudi, mengapresiasi terselenggaranya Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah tersebut.

Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk pesantren modern yang memadukan tradisi keilmuan Islam dengan praktik jurnalistik berbasis nilai-nilai Islam. “Pesantren biasanya identik dengan kegiatan lesehan, tetapi ini adalah pesantren modern jurnalistik yang memadukan tradisi Islam dengan praktik jurnalistik berbasis nilai Islam,” ujarnya.

Wahyudi menambahkan bahwa salah satu tugas penting jurnalis adalah meluruskan informasi dan melawan hoaks yang beredar di masyarakat. “Hoaks itu sudah ada sejak zaman Nabi. Salah satu tugas jurnalistik adalah meluruskan informasi yang keliru. Termasuk persoalan di persyarikatan, itu juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar mampu memperkuat dakwah Muhammadiyah melalui media digital. “Semoga kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT dan mampu melahirkan kader-kader jurnalis yang siap menguatkan dakwah Muhammadiyah di era digital,” ujarnya.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...