Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Workshop PPK Ormawa 2026, UMS Siapkan 44 Ormawa Raih Juara Abdidaya

Fika/Rasya, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 25 Februari 2026 16:42 WIB
Workshop PPK Ormawa 2026, UMS Siapkan 44 Ormawa Raih Juara Abdidaya
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Sub-Proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Sub-Proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026.

Kegiatan ini sebagai langkah strategis mempersiapkan organisasi mahasiswa menghadapi kompetisi nasional. Kegiatan dihadiri Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS, Prof. Ihwan Susila, Direktur DKPTI, Ahmad Kholid Alghofari, jajaran kepala subdirektorat, wakil dekan kemahasiswaan, serta pembina UKM dan Ormawa pengusul.

Sebanyak 44 Ormawa turut hadir dengan masing-masing tiga perwakilan anggota. Dalam suasana penuh semangat, Ihwan Susila secara resmi membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa PPK Ormawa bukan sekadar program hibah, melainkan ruang pembuktian kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan.

Semangat tersebut digaungkan melalui tagline yang disambut antusias peserta, “Siapa Kita? Aktivis Ormawa. Apa Tujuan Kita? Masyarakat Berdaya. Apa Target Kita? Lolos Juara Abdidaya.” Direktur DKPTI UMS, Ahmad Kholid Alghofari, dalam arahannya mendorong mahasiswa untuk merancang program berbasis kebutuhan riil masyarakat dan memastikan keberlanjutan dampak program.

“Proposal yang kuat harus menunjukkan relevansi persoalan, ketepatan solusi, serta indikator keberhasilan yang terukur,” tegasnya, Rabu, (25/2/2026). Sementara itu, laporan kegiatan oleh Kepala Subdirektorat Talenta, Inovasi, dan Prestasi memaparkan kesiapan teknis UMS dalam mendukung PPK Ormawa 2026, mulai dari pendampingan penyusunan proposal hingga monitoring evaluasi program.

Pesan yang ditekankan jelas yaitu mahasiswa harus berani mengambil peran strategis dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional. Sesi inti workshop menghadirkan Muhammad Alfatih Hendrawan, Dias Aziz Pramudita, dan Siti Azizah Susilawati, dengan moderator Agus Triyono.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Sub-Proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Sub-Proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026. (Humas)

Materi yang disampaikan mencakup strategi penyusunan subproposal, aspek penilaian, hingga pentingnya pengukuran dampak program. Dalam pemaparannya, Alfatih menjelaskan penyusunan sub proposal PPK Ormawa harus mengikuti sistematika yang telah ditetapkan agar memiliki daya saing dan memenuhi standar penilaian.

Ia menekankan pentingnya kejelasan judul, latar belakang program, serta kesesuaian solusi dengan kebutuhan masyarakat sasaran. “Subproposal bukan sekadar dokumen administratif, tetapi representasi gagasan pemberdayaan masyarakat yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak,” ujarnya.

Pada workshop tersebut juga dijelaskan bahwa sub proposal PPK Ormawa 2026 terbagi menjadi dua kategori, yakni Desa Rintisan yang diperuntukkan bagi program pemberdayaan baru yang belum pernah didanai sebelumnya, serta Desa Pengembangan yang merupakan program lanjutan tahun kedua bagi desa yang sebelumnya telah memperoleh pendanaan.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UMS dalam meningkatkan kualitas proposal PPK Ormawa agar mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mengantarkan UMS meraih Juara Abdidaya pada PPK Ormawa 2026,” tutur Muhammad Alfatih.

Pembagian kategori ini bertujuan memastikan keberlanjutan program sekaligus membuka ruang inovasi bagi Ormawa yang baru memulai program pemberdayaan. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Untuk mendorong partisipasi aktif, panitia memberikan apresiasi berupa hadiah e-wallet kepada tiga penanya terbaik.

Melalui workshop yang dilaksanakan pada Sabtu, (21/2/2026) itu, UMS berharap organisasi kemahasiswaan mampu menyusun sub proposal yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menunjukkan kapasitas perencanaan program yang matang, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Berita Terbaru

Perkuat Dakwah Persyarikatan, UMS Latih Guru AUM Gatak Menulis Feature

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPA) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak menggelar pelatihan menulis...

Prodi Arsitektur UMS Ajak Orang Tua Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Dialog Akademik Bersama Orang Tua/Wali Mahasiswa 2026 secara daring, Rabu (15/7/2026)....

Leadership Training PTMA, UMS Berbagi Praktik Baik Branding dan PMB

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berbagi praktik baik dalam penguatan branding, reputasi, dan strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB) pada Leadership Training Pimpinan Perguruan...

Mahasiswa Farmasi Didorong Ciptakan Inovasi Kesehatan yang Berdampak

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From...

PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Musuk Olah Alpukat Jadi Selai dan Teh

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melatih masyarakat...

Pendidikan Matematika FKIP UMS Susun Kurikulum Fleksibel untuk Lulusan Berdaya Saing

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan...

Libatkan Pakar UNY dan UNS, Penjas FKIP UMS Matangkan Kurikulum Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat mutu pendidikan melalui kegiatan Review Dokumen...

Program Seribu Peta Desa UMS Perkuat Perencanaan Pembangunan Desa Waru

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketersediaan data geospasial yang akurat menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan. Namun, masih banyak desa yang belum...

PPK Ormawa IMM FKIP UMS Gandeng BPBD Perkuat Ketangguhan Banjir Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tingginya risiko banjir di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, mendorong perlunya kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi bencana. Menjawab...

Program One Dosen One AUM Perkuat Pendampingan Amal Usaha Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya memperkuat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) melalui program One Dosen/Tenaga Kependidikan,...

KKN FIK UMS Bekali Warga Purbayan Penanganan Tersedak dan Gigitan Ular

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 28 menggelar sosialisasi dan demonstrasi penanganan kegawatdaruratan...

UMS Kembangkan Presensi Digital untuk Pengajian Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Transformasi digital tidak hanya merambah dunia pendidikan dan industri, tetapi juga mulai diterapkan dalam pengelolaan organisasi kemasyarakatan. Menjawab kebutuhan tata kelola dakwah...