Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Transformasi Digital dan AI dalam Pendidikan Islam, Gagasan Mahasiswa UMS Diakui Nasional

Roselia, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 24 Februari 2026 11:44 WIB
Transformasi Digital dan AI dalam Pendidikan Islam, Gagasan Mahasiswa UMS Diakui Nasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Muhammad Yogi Saputro, mahasiswa program studi Magister Pendidikan Agama Islam meraih penghargaan peserta terbaik III dalam Workshop Nasional Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APPPTMA) Tahun 2026. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Muhammad Yogi Saputro, mahasiswa program studi Magister Pendidikan Agama Islam meraih penghargaan peserta terbaik III dalam Workshop Nasional Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APPPTMA) Tahun 2026.

Sejumlah 67 peserta yang berasal dari 28 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah mengikuti kegiatan yang diselenggarakan pada 13-14 Februari 2026 di Aula Gedung Soedirman, Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Yogi mengungkapkan artikel ilmiah yang ia tulis berjudul “Digital Transformation in Islamic Religious Education” yang ditargetkan untuk publikasi pada jurnal internasional bereputasi Digital Education for All. Artikel tersebut mengintegrasikan konsep transformasi digital dengan nilai, pedagogis, dan tantangan etika dalam pendidikan agama Islam di era Ai secara sistematis dan kontekstual.

“Karena transformasi digital berbasis AI merupakan isu strategis dalam pendidikan tinggi, termasuk pendidikan agama Islam. Bidang ini penting karena pendidikan agama tidak bisa terlepas dari perkembangan teknologi. Integrasi AI secara etis dan pedagogis dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, serta daya saing global,” ungkapnya, Senin (23/2/2026).

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Muhammad Yogi Saputro, mahasiswa program studi Magister Pendidikan Agama Islam meraih penghargaan peserta terbaik III dalam Workshop Nasional Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APPPTMA) Tahun 2026.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Muhammad Yogi Saputro, mahasiswa program studi Magister Pendidikan Agama Islam meraih penghargaan peserta terbaik III dalam Workshop Nasional Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APPPTMA) Tahun 2026. (Humas)

Menggunakan pendekatan berbasis literatur mutakhir, analisis konseptual yang sistematis, dan penggunaan AI, Yogi melakukan persiapan penelitian dengan tetap menjaga integrasi akademik. Ia menyoroti risiko AI dalam menyeragamkan pemahaman agama yang sering menjadi perhatian, AI kerap kali memberikan jawaban yang bersifat umum.

Sedangkan dalam Islam perbedaan mazhab dan tafsir adalah kekayaan intelektual yang luar biasa. Berdasarkan fenomena tersebut, ia menegaskan AI bukanlah sumber landasan utama dalam menjawab suatu isu, terutama dalam konteks keagamaan. Dalam hal ini, peran pendidik diperlukan dalam menyelaraskan berbagai keberagaman pandangan dalam Islam.

“AI mungkin bisa membantu memberi gambaran awal, tetapi pendalaman tetap membutuhkan bimbingan ulama dan kajian ilmiah. AI bukan ancaman bagi pendidikan Islam. Yang berbahaya bukan teknologinya, tetapi kalau kita menggunakannya tanpa ilmu, tanpa etika, dan tanpa kesadaran nilai,” tekannya,

Dalam proses penyusunan artikel ilmiah, Yogi mendapat dukungan Prof Waston, rekan akademisi serta institusi yang menyediakan ruang diskusi akademik. Melalui keberhasilan ini, Yogi berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi, sekaligus memperkuat reputasi akademik di kancah global.

“Pendidik agama perlu hadir dalam ruang AI agar nilai-nilai Islam ikut mewarnai cara teknologi itu dimanfaatkan. Kalau kita menjauh, ruang itu akan diisi oleh orang lain yang mungkin tidak punya sensitivitas nilai yang sama. AI seharusnya menjadi penguat peran guru, bukan pengganti guru,” pesannya.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...