
BLORA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Menyikapi tingginya risiko kebakaran di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Kelompok ‘Aisyiyah dalam Pencegahan dan Penanganan Kebakaran”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan mitigasi bencana kebakaran bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi ‘Aisyiyah.
Ketua Tim Pengusul, Alfia Magfirona, dari Fakultas Teknik UMS menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari skema Pengabdian kepada Masyarakat di lingkungan Persyarikatan. “Kami melihat bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami langkah-langkah pencegahan dan penanganan kebakaran. Melalui program ini, kami ingin memberikan edukasi sekaligus membangun kesiapsiagaan berbasis komunitas,” ujarnya, Kamis (17/4/2025). Kecamatan Kedungtuban memiliki risiko kebakaran yang tinggi, mengingat banyak rumah di daerah tersebut dibangun dengan bahan yang mudah terbakar seperti kayu dan bambu. Faktor lain yang meningkatkan potensi kebakaran adalah korsleting listrik dan kelalaian dalam penggunaan alat rumah tangga. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, kasus kebakaran di wilayah ini meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam program ini, lima mahasiswa UMS memberikan pelatihan kepada ibu-ibu ‘Aisyiyah tentang langkah-langkah mitigasi bencana kebakaran. Pelatihan ini mencakup edukasi tentang penyebab kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta simulasi evakuasi darurat. Selain itu, tim pengabdian juga menyusun buku pedoman kebakaran interaktif yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai panduan dalam menghadapi situasi darurat. Fadhilla Tri Nugrahaini, salah satu anggota tim, menekankan pentingnya buku pedoman ini.
Mitigasi Kebakaran
“Buku ini tidak hanya memberikan informasi teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan ilustrasi dan infografis agar lebih mudah dipahami. Kami berharap ini bisa menjadi referensi utama bagi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan mereka,” jelasnya.
Program ini juga menggandeng petugas pemadam kebakaran setempat untuk memberikan pelatihan langsung dalam penggunaan alat pemadam kebakaran dan prosedur penyelamatan diri. Selain itu, tim mahasiswa juga merancang sistem barcode digital yang dapat diakses oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang langkah-langkah darurat saat terjadi kebakaran.
Dengan anggaran sebesar Rp10.000.000 yang didukung oleh Hibah Riset Muhammadiyah, dengan target peningkatan kesadaran dan keterampilan mitigasi kebakaran bagi seluruh peserta. Indikator keberhasilan program ini mencakup peningkatan pemahaman masyarakat, berkurangnya tingkat kepanikan saat simulasi, serta jumlah anggota yang terlibat aktif dalam pelatihan dan simulasi.
Melalui program ini, Alfia Magfirona berharap masyarakat Kecamatan Kedungtuban dapat lebih siap dalam menghadapi risiko kebakaran. Dengan keterlibatan mahasiswa, komunitas, dan instansi terkait, proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi akademisi dan masyarakat dapat menghasilkan solusi konkret bagi permasalahan lingkungan dan keselamatan publik.
Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...
Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...
UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...
Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...
IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...
Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...
UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan
TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...
Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...
UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...
UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....
Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....






