Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Inovasi Imunisasi Ramah Bayi Mahasiswa UMS Diganjar Medali

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 30 Januari 2026 14:59 WIB
Inovasi Imunisasi Ramah Bayi Mahasiswa UMS Diganjar Medali
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Inovasi pelayanan kesehatan bayi berbasis prinsip atraumatic care berhasil dikembangkan mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan produk bernama SWEETDROP. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Inovasi pelayanan kesehatan bayi berbasis prinsip atraumatic care berhasil dikembangkan mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan produk bernama SWEETDROP.

Inovasi ini dirancang untuk membantu menekan rasa nyeri pada bayi saat menjalani imunisasi, sehingga menciptakan pengalaman pelayanan kesehatan yang lebih nyaman dan minim trauma. SWEETDROP berangkat dari kebutuhan pelayanan keperawatan anak yang menekankan pendekatan holistik.

Dalam praktik imunisasi, bayi kerap mengalami rasa nyeri yang dapat menimbulkan trauma, sehingga diperlukan solusi pendukung yang aman dan mudah diaplikasikan untuk meningkatkan kenyamanan pasien anak.

“Ide pengembangan SWEETDROP berawal dari pembelajaran pada mata kuliah keperawatan anak. Dari sana, kami melihat peluang untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga dapat diterapkan dalam praktik pelayanan kesehatan, khususnya pada tindakan imunisasi bayi,” jelas Ketua Tim SWEETDROP, Putri Azzahra Namora, saat ditemui Jumat, (30/1/2026)

Sebagai bahan dasar utama, Putri menjelaskan SWEETDROP memanfaatkan mangga arumanis yang memiliki kandungan sukrosa relatif tinggi dibandingkan buah lokal lainnya. Pemilihan bahan alami ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemanfaatan sumber daya pangan lokal dalam pengembangan inovasi produk kesehatan.

Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Melalui inovasi SWEETDROP, ia berharap bersama timnya dapat berkontribusi dalam meningkatkan angka cakupan imunisasi dasar di Indonesia. Pendekatan atraumatic care yang diusung diyakini mampu meningkatkan kepatuhan imunisasi, karena imunisasi dipandang sebagai upaya perlindungan kesehatan anak di masa depan.

Salah satu anggota tim, Asrofi Noor Masithoh, memaparkan bahwa proses pengembangan SWEETDROP dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D). Tahapan riset meliputi pemilihan bahan, proses ekstraksi, hingga pengujian untuk memperoleh formulasi yang sesuai dengan kebutuhan dan standar keamanan.

“Dalam proses riset, kami menghadapi tantangan pada tahap penentuan formulasi. Beberapa percobaan menghasilkan kadar sukrosa yang belum sesuai, ditambah dengan keterbatasan ketersediaan buah mangga yang bersifat musiman, sehingga membutuhkan waktu riset yang lebih panjang,” ungkap Asrofi.

Inovasi pelayanan kesehatan bayi berbasis prinsip atraumatic care berhasil dikembangkan mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan produk bernama SWEETDROP.

Inovasi pelayanan kesehatan bayi berbasis prinsip atraumatic care berhasil dikembangkan mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan produk bernama SWEETDROP. (Humas)

SWEETDROP memiliki sejumlah keunggulan, tambah Asrofi, di antaranya penggunaan bahan alami yang minim efek samping, mudah diaplikasikan pada bayi, serta tidak menimbulkan rasa sakit tambahan selama proses imunisasi.

Inovasi ini juga mendapatkan respons positif dari para penilai karena dinilai sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan. SWEETDROP dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui riset lanjutan agar semakin aman, aplikatif, dan efektif.

Berkat inovasi SWEETDROP tersebut, tim mahasiswa Keperawatan UMS berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Penghargaan tersebut diserahkan di Graha Widya Wisuda Kampus IPB Dramaga pada Minggu, (18/1). Tim mahasiswa Keperawatan UMS terdiri dari Putri Azzahra Namora, Mufida Nur Afifah, Asrofi Noor Masithoh, Muhammad Reza Kurniawan, Nabila Putri Krisnardiantie, dan Radhiyalifa Naura Syilfanda, yang berhasil mengharumkan nama UMS di kancah internasional.

Berita Terbaru

Fakultas Farmasi UMS Kenalkan Bahan Alam untuk Mendukung Kesehatan Lambung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi penggunaan obat antinyeri secara aman dan rasional kepada masyarakat di Tipes, Serengan, Solo. Kegiatan pengabdian...

BenerinAja, Inovasi Mahasiswa UMS yang Permudah Layanan Servis Elektronik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Berawal dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan reparasi elektronik yang mudah diakses dan terpercaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan BenerinAja. Platform digital yang...

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...