Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasiswa Teknik Kimia UMS Latih Warga Makamhaji Olah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Guna

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 29 Oktober 2025 15:21 WIB
Mahasiswa Teknik Kimia UMS Latih Warga Makamhaji Olah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Guna
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) punya cara unik dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Ormawa (PPO), mereka mengubah limbah rumah tangga seperti minyak jelantah dan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan. (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) punya cara unik dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Ormawa (PPO), mereka mengubah limbah rumah tangga seperti minyak jelantah dan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan.

Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, dengan melibatkan warga Kampung Dukuh RT 03 RW 12 sebagai peserta utama. Pra 1: Pelatihan dan Pembuatan Lilin Aromaterapi Kegiatan pertama (Pra 1) diawali dengan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.

Tim Keluarga Mahasiswa Teknik Kimia (KMTK) UMS, yang diketuai oleh Firaas Luthfi Amrullah, memberikan pelatihan kepada ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner di Desa Makamhaji. “Dalam pelatihan ini, warga diajarkan cara mengolah minyak goreng bekas menjadi lilin beraroma terapi yang wangi dan estetik. Produk tersebut tak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber penghasilan tambahan bagi warga,” ungkap Firaas, Senin (27/10/2025).

Antusiasme Warga

Salah satu warga mengungkapkan perasaannya setelah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh mahasiswa Teknik Kimia UMS. “Saya baru tahu kalau minyak bekas bisa dijadikan lilin, ternyata hasilnya bagus dan wangi,” ungkap salah satu peserta dengan antusias.

Firaas menceritakan, tim mahasiswa mengadakan berbagai lomba edukatif dan interaktif untuk anak-anak untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, seperti lomba menggambar bertema kemerdekaan dan cerdas cermat.

Selain memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran warga sejak dini akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menambah rasa kemerdekaan.

Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) punya cara unik dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Ormawa (PPO), mereka mengubah limbah rumah tangga seperti minyak jelantah dan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan.

Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) punya cara unik dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Ormawa (PPO), mereka mengubah limbah rumah tangga seperti minyak jelantah dan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan. (Humas)

Kegiatan lain yang dilakukan oleh mahasiswa adalah pelatihan pembuatan eco-paving block dari sampah plastik. Pelatihan ini diikuti oleh bapak-bapak RT, pemuda, dan beberapa warga desa lainnya. Dalam sesi ini, peserta mempelajari cara mencampur limbah plastik dengan pasir hingga menjadi paving block yang kuat, tahan lama, dan ramah lingkungan.

Prof. Herry Purnama, selaku dosen pendamping kegiatan menyebut, selain mengurangi penumpukan sampah plastik, hasil paving ini juga dapat dimanfaatkan untuk area jalan atau halaman rumah warga. “Kegiatan ini bukan hanya solusi terhadap sampah plastik, tapi juga peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Herry.

Firaas sendiri berharap masyarakat Makamhaji merasa terbantu karena memperoleh pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kini, warga semakin peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga dan berencana untuk melanjutkan produksi lilin serta paving secara mandiri. “Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berjalan dan menjadi contoh bagi desa lain,” harap Firaas.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...