
COLOMADU, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anies Rasyid Baswedan menyerukan pentingnya transformasi dan modernisasi pendidikan pesantren agar dapat mencetak santri sebagai pemimpin umat dan global. Seruan ini disampaikan Anies dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Dari Pesantren ke Panggung Dunia” yang menjadi bagian dari International Islamic Education Fair (IIEF) 2025 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Ma’ahid dan Madaris Quran Indonesia (Formakin) dan turut menghadirkan Ustaz Umarulfaruq Abubakar, Al-Hafidz, sebagai narasumber.
Dalam paparannya, Anies Rasyid Baswedan menekankan bahwa tantangan utama dalam perubahan sektor pendidikan bukanlah pada gagasan, melainkan pada eksekusi dan kemauan untuk meninggalkan cara yang usang. “Anak kita abad 21, gurunya abad 20, ruang kelasnya abad 19,” ujar Anies, menegaskan bahwa sasaran perubahan pertama dan utama harus difokuskan pada pembaruan kapasitas pendidik. Anies menguraikan empat aspek krusial yang harus disuntikkan dalam tradisi kuat pesantren untuk mencapai orientasi global. Pertama, Anies menekankan kemampuan berpikir kritis. Kemampuan ini berfungsi melahirkan inovasi dan menjadi pertahanan (benteng) atas narasi dogmatik, hoaks, serta ekstremisme.
Asisten Pribadi
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguasaan teknologi digital. Teknologi, khususnya kecerdasan buatan (KB), harus difungsikan sebagai asisten pribadi (khadam) yang membantu proses pembelajaran, bukan sebagai pengganti manusia, sebab guru yang kinerjanya repetitif dan mekanistik adalah yang paling rentan digantikan teknologi.
Dua aspek terakhir yang disorot adalah orientasi menyelesaikan masalah dan wawasan global sebagai ruang berkarya. Anies menjelaskan bahwa kurikulum harus membekali santri dengan keterampilan identifikasi dan solusi masalah agar mereka memiliki “alat-alat yang amat banyak” untuk menghadapi problematika baru di masa depan. Wawasan global, lanjutnya, harus dimaknai sebagai ruang untuk berkarya, menuntut santri memiliki mindset untuk berkiprah di kancah internasional, melampaui batas-batas Indonesia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut turut mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap tren urbanisasi yang diproyeksikan mencapai 75% populasi Indonesia pada tahun 2050. Oleh karena itu, bekal pendidikan pesantren harus relevan untuk kehidupan di kawasan urban, sejalan dengan sejarah Islam yang pusat peradabannya selalu berada di kota seperti Madinah. Anies juga menyarankan agar pesantren melatih santri memiliki imunitas dan keterampilan sensor mandiri terhadap konten gawai, alih-alih mengisolasi mereka dari teknologi.
SoulMed Diluncurkan, RS UMS Dukung Medical Wellness Tourism Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin mendukung pengembangan ekosistem kesehatan digital melalui partisipasi dalam peluncuran awal aplikasi SoulMed. Kegiatan yang...
Panahan Solo Raih Dua Emas Pertama di Porprov Jateng 2026
KENDAL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim panahan Kota Solo meraih dua medali emas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 Semarang...
Dosen UMS Dampingi Atlet Indonesia Raih Emas Asian Para Games
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azlan Khoirur Rozikin, turut berkontribusi dalam keberhasilan atlet Indonesia meraih...
Sambut Milad ke-61 Kokam, Pemuda Muhammadiyah Solo Putar Film Kedung Kopi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menggelar refleksi Milad ke-61 Kokam bertajuk “Jejak Darah di Kedung...
Tiga AUM Muhammadiyah di Bolon Ajak Warga Berdoa Memohon Hujan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni MIM Digdaya Bolon, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan, dan TK Aisyiyah Bolon, bersama warga menggelar Salat Istiska...
Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...
UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...
Ribuan Anggota Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tablig Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan...
Wali Kota Solo Siapkan Program Air Bersih Gratis PDAM untuk Rumah Ibadah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Wali Kota Solo, Respati Ardi menyiapkan program air bersih gratis dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening atau PDAM bagi seluruh rumah...
Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...
Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...
Mahasiswa dan Alumni UMS Bersatu Membangun Kepedulian melalui Organisasi Al-Barokah
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam organisasi Al-Barokah mengadakan kegiatan sosial di Panti Disabilitas Anugrah, Kepoh RT 05/06, Desa Tohudan,...






