
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat pertama Science and Technology Index (SINTA) untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah.
Per Sabtu (11/10/2025), UMS unggul di posisi pertama untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dan peringkat ke-17 nasional dengan bersaing lebih dari 5.400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Skor keseluruhan (SINTA Score Overall) UMS menunjukkan angka 1.118.739 dengan 898 penulis. Sedangkan untuk skor per tiga tahun (2022-204) menunjukkan angka 539.931.
Deputi Bidang Publikasi, Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS, Prof. Kun Harismah, memaparkan bahwa peringkat SINTA dihitung berdasarkan banyak faktor yang mencakup publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual (HAKI), sitasi, pengabdian masyarakat hingga akreditasi lembaga.
Ia mengungkapkan data ini merupakan akumulasi metrik selama 3 tahun sebelumnya diperoleh melalui website SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan dapat diakses oleh semua orang.
“SINTA merekap kinerja dosen dan peneliti seluruh Indonesia. Kinerja yang sudah direkap dari jumlah kemudian dikali bobotnya setiap poin, lalu ditotal menjadi skor. Skor itulah yang menjadi dasar pemeringkatan,” jelasnya, Jumat (10/10/2025).
Kun menyebut sistem penilaian SINTA sangat komprehensif dengan bobot yang beragam. Data diambil secara otomatis dari berbagai sumber seperti artikel maupun sitasi dari Scopus dan Google Scholar. Akan tetapi, terdapat pula beberapa data yang harus diinput secara manual oleh masing-masing dosen seperti buku dan prototipe.
Peran Penting
Sitasi memiliki berperan penting dalam peningkatan skor SINTA. Kun menyebut, beberapa dosen UMS, terutama dari Program Studi Keperawatan dan Ilmu Gizi, terlibat aktif dalam publikasi jurnal internasional bergengsi seperti The Lancet Journal yang memiliki ratusan penulis dan ribuan sitasi.
“Lancet itu jurnal internasional, sitasinya banyak digunakan oleh penulis di seluruh dunia. Kalau mereka butuh data penyakit, mereka otomatis mengambil dari artikel tersebut. Itu otomatis masuk pada skor SINTA dosen,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengungkap bahwa Rektor UMS menerapkan kewajiban bagi setiap dosen untuk melakukan publikasi ilmiah di jurnal internasional minimal setahun sekali. Menurutnya, hal ini merupakan upaya untuk menambah artikel publikasi dosen.
“Satu tahun satu artikel, satu tahun satu riset, satu tahun satu publikasi, dan kekayaan intelektual. Sehingga kalau dosennya lebih dari 800 sekian, paling tidak minimal satu tahun artikel yang terbit segitu,” tuturnya.
Selain kewajiban publikasi, Yasir Sidiq, Kasubdit Manajemen Jurnal Ilmiah DRPPS UMS, menjelaskan bahwa DRPPS UMS juga menyediakan berbagai program pendampingan. Ia menyampaikan pendampingan dilakukan dua kali dalam setahun bagi dosen dan sekali dalam satu tahun bagi mahasiswa.
Pendampingan mahasiswa dilakukan langsung oleh dosen setiap program studi masing-masing, sedangkan pendampingan dosen dipantau langsung oleh DRPPS UMS seperti pelatihan menulis. “Kami membuka pendaftaran, dosen mengirimkan artikel, kemudian kami review dan beri pendamping. Pendampingan dimulai dari penulisan hingga submit,” jelasnya.
Dampak Signifikan
Yasir mengungkap, pencapaian SINTA ini membawa dampak signifikan bagi UMS. Lembaga penelitian di universitas kini berada di klaster mandiri, setara dengan akreditasi unggul. Menurutnya, posisi ini memberikan keuntungan UMS untuk mengelola dana penelitian secara mandiri. “Kementerian memberikan kepercayaan kepada UMS untuk mengelola dana penelitian secara mandiri, tidak seperti klaster lain yang harus disupervisi universitas lain,” ujar Yasir.
Bagi Yasir, pencapaian ini sangat berdampak positif bagi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa catur dharma perguruan tinggi, yakni Penelitian, Pendidikan, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan satu kesatuan utuh yang saling mempengaruhi dan tidak dapat dipisahkan.
Menurutnya, ketika dosen melakukan penelitian dan memahaminya dengan baik, maka ia dapat mengajarkannya kepada mahasiswa dengan baik. Hal itu sangat mempengaruhi kualitas pendidikan dan pengajaran di UMS.
“Dampaknya untuk mahasiswa, otomatis dengan demikian kepercayaan publik terhadap UMS semakin baik dan juga mahasiswa diajak kolaborasi penelitian, riset, pengabdian juga karena menambah keterampilan dan pengalaman mereka,” jelasnya.
Yasir menyebut, UMS menargetkan untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini pada evaluasi SINTA 2025 yang akan dilakukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada akhir tahun ini.
Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...
UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...
Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...
Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...
UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...
UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....
UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...
Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...
FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...
Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...
Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...
Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...






